Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB LXXIV


__ADS_3

sepulang kantor aku memilih mencari tempat ngopi karena otak ku perlu berpikir jernih.


emosi ku masih belum stabil dan masih merasa marah jadi aku putuskan berdiam diri dulu.


tidak ada chat atau telpon dari suami ku dan aku pun coba berdiam diri.


entah disini siapa yang salah aku juga tidak tahu hanya saja ketika dia membentak mengingatkan ku kejadian lalu.


"sudah malam saja!! apa aku tidur di rumah mamih ya? sudah lama ngga jengukin juga dan selalu menutupi semua masalah juga lama-lama mamih aku akan tahu juga."gumam ku.


"Rita,,gue besok ngga masuk dulu ya? gue lagi mau kerumah mamih gue dulu dan lusa gue pasti masuk."isi pesan ku ke Rita sebelum aku mematikan ponsel ku.


aku pun langsung masuk ke mobil online yang aku pesan tujuan rumah orang tua ku.


sepanjang jalan aku hanya menatap jalanan lewat jendela mobil.


ada rasa kangen aku dengan anak-anak ku dan juga orang tua ku.


aku melewati semua ingatan masa kecil ku kadang aku ingin kembali ke masa itu.


satu jam aku sampai juga di tujuan dan setelah membayar aku langsung turun.


"assalamualaikum"sapa ku sambil mengetuk pintu.


"waalaikum salam."sahutan dari dalam.


"Nina tumben!! ayo masuk?? dari mana? tanya mamih ku


"dari kantor mmmm..kangen saja ingin nginap jadi Langsung kesini deh!? jawab ku.


"ya sudah kamu ganti baju dulu,gih?? nanti kita makan malam Sama-sama."pinta mamih ku

__ADS_1


"iya mih..kalau gitu aku bersihkan diri dulu ya!? seru ku sambil masuk kedalam kamarku.


didalam kamar ingin rasa nya aku menangis dan menumpahkan rasa sesak di dada ku.


sehabis menangis aku langsung mandi dan mengganti pakaian dengan daster.


aku keluar kamar sudah ada adik dan abangku juga.


"na udah ketemu anak-anak? tanya abangku


"besok saja bang!! sekalian mau ke makam.karena besok free ngga kerja."jawab ku.


"wah bisa bawa anak-anak lama dong Lo ajak main."timpal Icha Adik ku.


"iya besok sepulang sekolah tolong jemput ya bang!! pinta ku.


"oke deh."sahut abangku.


kami bertiga pun mengikuti langkah kaki mamih ku masuk kedalam rumah dan duduk di ruang makan.


"kamu baik-baik saja kan,na? tanya mamih ku sambil memberikan piring.


"baik mih..cuma kemarin habis keguguran jadi kangen saja ingin pulang."jawab ku.


"mungkin belum rejeki jadi sabarlah dan banyak berdoa."ucap mamihku.


aku hanya menganggukan kepala saja dan lebih memilih tidak mau memikirkan itu lagi.


"apa sudah ijin sama mantan suami Lo na? tanya Abang ku.


"Abang saja yang hubungi dia ya!! tolong ya? mohon ku.

__ADS_1


"ya sudah nanti gue kerumah sekalian pulang."sahut abangku.


"makasih ya!! ucap ku.


kami pun makan sambil berbincang-bincang karena hampir 6 bulan aku ngga pulang kerumah orang tua.


terlihat di wajah mamih ku yang sangat kangen dengan aku, adik ku juga.


mereka banyak bercerita tentang saudaraku bahkan tentang anak-anak ku juga.


malam pun sudah larut dan aku putus kan untuk tidur karena aku letih sekali dan cepat sekali lelah.


aku tidak membuka ponsel lagi karena aku butuh tenang.


pagi nya aku langsung sholat subuh dan bergabung duduk sambil minum teh dengan mamih ku.


"aku nanti mau ke makam!! apa mamih mau ikut? tanya ku.


"iya sudah lama sekali kau tidak mengunjungi makam papih mu!? mamih di rumah saja."ujar mamih ku.


"ya sudah nanti aku sama Icha dan afip ya!! sekalian belanja untuk makan siang."terang ku.


"iya kalian pergilah nanti.."jawaban mamih ku itu seolah dia tahu aku sedang tidak baik-baik saja.


"kalau memang hati mu sedang marah sebaiknya jangan terlalu lama."ucapan mamih ku itu membuat aku menatap wajah ibu yang sudah melahirkan ku itu.


"semua baik-baik saja."lirih ku.


"mamih tahu kamu dan jangan terlalu kau pikirkan serahkan semua pada yang kuasa karena Dia yang akan menentukan akhirnya."ujar mamih ku.


aku pun terdiam dan hanya diam sambil menghabiskan teh manis panas serta cemilan.

__ADS_1


aku pun berpikir biarlah hanya Tuhan yang tahu dan hanya Tuhanlah yang akan memberikan jalan terbaik nya.


__ADS_2