Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB LX


__ADS_3

sepulang dari kantor aku pun memikirkan kerjasamayang di tawarkan sahabatku itu.apa besok selesai bertemu dengan klien aku mampir kesana ya? Semoga besok bisa bagi waktu"gumam ku


aku ingun berbicara dengan suamiku tapi masih agak takut pasti dia tidak akan mengijinkan nya.


Tapi jika tidak ijin pasti salah lagi aja, aku sudah malas bertengkar. Walaupun usaha ini untuk menambah penghasilanku juga.


aku coba bicara nanti saja jika aku sudah tahu seperti apa sistem bagi hasilnya.


lama aku termenung sampai tidak sadar kalau suamiku sudah ada dibelakangku.


"sedang memikirkan apa sih?"tanya suami ku


"ngga ada cuma tadi masalah kantor saja kok,"sahutku sambil aku peluk dirinya karena aku sangat suka mencium harum tubuhnya semenjak hamil.


"yakin ngga ada yang mau diceritakan denganku? Seolah dia tahu yang aku sedang sembunyikan. Aku hanya menjawab dengan senyuman dan gelengan kepala saja.


"apa kau sudah makan? Aku mengalihkan pertanyaan nya


"belum,aku ingin makan bersamamu. Tunggu aku membersihkan diri dulu ya!" lalu dia masuk kedalam kamar untuk mandi dan aku menyiapkan baju yang akan dia gunakan.


Dia keluar dari kamar mandi dan sudah melihat baju di atas tempat tidur lalu memakainya.


"makasih,sayang.ucapnya sambil memeluk tubuhku dan aku membalas dengan senyuman saja.


'mau makan malam apa?tanya ku yang menggandeng tangannya


"kita makan diluar saja,apa kita masak nasi goreng"pinta suamiku lalu aku berpikir sejenak dan aku menyetujuinya.


"aku masak nasi goreng saja ya,kita ngga usah keluar?"pintaku


"apa kamu ngga cape?tanya suamikusambil menatap wajahku


"ngga kok,ayo kita turun kedapur,"ajak ku sambil menarik tangan nya.


Kami pun turun kedapur dan aku mengecek isi lemari es hanya melihat apa masih ada ayam dan sayuran.


ternyata hanya tinggal cumi asin dan mentimun, aku pun mengolah nasi goreng cumi asin.


karena suami ku tidak suka asin jadi cumi aku rebus sebentar untuk menghilangkan asin nya.


setelah nasi goreng jadi lalu aku sajikan dengan irisan timun dan emping.


Harum masakan ku sampai membuat papa mertua dan kakak ipar ku ikut menunggu juga di meja makan.


"dari harumnya enak banget ini,na? seru kakak iparku


"di coba dulu kak? takut nya kurang asin atau apa gitu,"terangku karena keluarga mereka gak suka asin.

__ADS_1


jadi di rumah ini memasak tanpa garam hanya menggunakan kaldu jamur saja.


"pas udah, enak banget na. hanya kurang pedas aja,"puji kakak ipar ku


"kan tahu kak, kalau adik nya gak suka pedas jadi aku ngga berani kasih cabe banyak."jawab ku sambil menyiapkan piring dan mengisi nya dengan nasi goreng.


kami pun makan malam bersama, hanya ada obrolan kecil saja mengenai kopi.


dan banyak ide-ide lain, aku hanya menjadi pendengar saja karena aku belum melihat lagi seperti apa kedai yang di kelola suami ku itu.


ada pikiran tentang usaha makanan karena aku sangat gemar memasak dan ada saja yang ingin aku buat kalau sudah melihat di sosmed.


selesai makan kami duduk dulu menonton tv sebentar, lalu suami ku mengajak naik untuk beristirahat.


"pah, kami duluan ya .. mau istirahat. besok kan Nina kerja lagi"ujar suami ku


"iya ,silahkan "jawab papa mertua ku


lalu kami pun masuk kekamar dan suami ku melanjutkan nonton film di kamar.


sedangkan aku memilih untuk tidur saja, karena besok harus bangun pagi sedangkan mood ku kadang bagus tapi kebanyakan males nya.


pagi ini aku mendapatkan telpon kalau ada klien yang akan datang pagi.


terpaksa aku bersiap-siap tanpa sarapan lagi.


"iya ngga apa-apa, ayo aku antar? ajak suami ku


dan aku pun berpamitan langsing masuk kemobil suamiku.


"mau makan apa sayang? tanya suami ku


"kita cari lontong sayur aja, yang dekat dari jalan tol biar ngga kena macet."jawab ku sambil merapihkan jilbab ku.


kami memakan lontong sayur yang biasa kami beli, karena di kejar waktu aku makan dengan lahap.


"tumben makannya cepet? lapar? mau tambah lagi? tanya suami ku


"ngga sayang, udah cukup."jawab ku sambil menaruh piring di bawah bangku yang aku duduki.


suami ku memberikan air mineral untuk aku minum, lalu aku meminum nya.


aku pun langsung naik ke dalam mobil setelah selesai makan.


ada rasa tidak enak ketika suami ku melihat aku tergesa-gesa.


lalu dia menjalankan mobil setelah membayar lontong sayur.

__ADS_1


aku memperhatikan suami ku karena biasanya dia banyak mengoceh tapi pagi ini lebih banyak diam.


"kamu kenapa? tumben diam saja."tanya ku


"ngga apa-apa sayang "jawabnya


"yakin nih? kalau memang berat antar aku. ngga apa-apa kok, beneran deh" tutur ku karena suami ku ngga biasanya diam saja.


"beneran aku gak apa-apa. udah dong jangan ngambek"pintanya dengan mengusap wajahku dengan jarinya


aku paling kan wajahku menghadap jendela mobil.


karena mood wanita hamil tidak bisa di tebak, kadang baik dan 5 menit kemudian langsung anjlok.


"aku sudah bilang kalo mood ibu hamil itu naik turun, tolong jangan buat aku bad mood."terang ku


"maaf sayang, bukan maksud ku seperti itu. maaf ya!"ucap nya


aku diam saja tanpa mau menjawab apa pun. karena aku takut emosi ku makin meledak dan yang ada kami ribut lagi.


setelah sampai di kantor aku langsung turun tapi aku mencium tangan suami ku terlebih dahulu,lalu aku turun tanpa menoleh lagi.


ketika aku berbalik badan, fajar membawa mobil dengan cukup kencang.


"terserah deh "lirih ku


benar-benar di buat hancur pagi ini mood ku, sampai masuk di ruangan pun aku memilih diam.


"berkas sudah gue siapin semuanya,na..Klien sudah menunggu di ruang meeting."info dari intan


aku pun Merapihkan sedikit wajah ku dengan bedak dan lipstik.


lalu aku mengganti sepatu ku dengan heels yang tidak terlalu tinggi.


"ayo, masuk sekarang jadi kita ngga usah ikut breifing pagi"ucap ku kepada intan dan Rita hanya menatap wajah ku saja.


"semangat ya..Buna,"seru Meti sambil mengangkat tangan nya ke atas


aku hanya jawab dengan tersenyum, karena benar-benar aku ingin diam.


aku meeting dengan klien cukup lama karena hampir makan siang baru ada kata sepakat.


lalu aku keluar ruangan untuk memberikan berkas ke Feby.


"feb, tolong di buat surat perjanjiannya."pinta ku


"ta, tolong buatkan kwitansinya.."terang ku

__ADS_1


lalu mereka berdua dengan cepat mengerjakan yang aku pinta.


__ADS_2