Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB XXXV


__ADS_3

hari ini aku harus masuk kerja karna banyak yang harus di selesaikan, ada rasa malas untuk berangkat kerja.


tapi aku harus semangat, semua demi anak-anak ku yang masih butuh biaya.


"sayang, kalau masih sakit atau masih lemas.sebaik nya Istirahat saja.."ujar suami ku


"ngga kok, cuma agak malas saja sih.."jawab ku


"ayo,temanin aku di kedai saja sayang.."pinta suami ku


"tapi kan kerjaan ku banyak,,ucap ku manja


"ya sudah,semangat..ayoo mandi.."ucap suami ku


akhirnya aku mandi dan bergegas merapihkan diri memakai kerja kantor.


"sudah siap, sayang..ayo sarapan.."ajak suami ku


"ayo,sayang.."jawab ku


kami pun berdua menuju foodcourt untuk sarapan pagi karena minta di buatkan nasi goreng kesukaan suami ku.


saat keluar dari lobby, Marni memanggil ku. mereka menawarkan sarapan


"na,,sini sarapan? ajak Marni


"maaf Bu sudah pesan di atas lagi di buatkan.."jawab ku


"yaah,, gak teman nih. udah jarang makan bareng lagi.."ujar Marni


"nanti ya Bu, kalau sudah pulang. saya nanti main di taman.."sahut ku


"Bu, kak..kita naik dulu ya..pamit suami ku


kami pun melangkahkan kaki naik ke foodcourt, lalu kami dari jauh kalau Bu uti sudah menyiapkan sarapan.


"Ya ampun Bu uti, udah siap saja.."seru suami ku


"iya pak fajar, kan ibu mau berangkat kerja. jadi saya harus cepat buat sarapan nya.."jawab Bu uti


"makasih ya Bu..ucap ku


"sama-sama Bu.."jawab bu uti


"zal,,nanti yang habis tolong kamu beli ya..nanti minta di catat sama Bu uti ya.."seru ku

__ADS_1


"iya Bu.."ucap Rizal


aku dan suami pun mulai makan dan gak lupa menawarkan karyawan ku untuk sarapan juga.


tapi mereka bilang sudah sarapan, mungkin karena gak enak jadi mereka bilang nya sudah.


sarapan selesai, sebelum berangkat aku mencatat menu apa saja yang harus di masak untuk hari ini.


setelah itu aku berpamitan untuk berangkat ke kantor.


"kamu sudah pesan ojol? tanya suami ku


"sudah, sayang.."jawab ku sambil mengecek aplikasi


"sudah di mana?? ujar suami ku


"ayoo, sudah di pintu keluar.."sahut ku


seperti biasa, dia menggandeng tangan ku. untuk mengantarkan ku sampai pintu keluar.


aku mencium tangan nya dengan takzim dan dia mencium kening ku


"hati-hati sayang.."ucap nya


"iya, assalamualaikum.."tutur ku


lalu aku pun menaiki ojol sampai di stasiun aku langsung bergegas naik kereta. karena sudah ada di jalur 4, jadi gak nunggu lama lagi.


di dalam kereta aku mulai memejam kan mata, sambil menunggu sampai di stasiun transit.


sampai di kantor seperti biasa, aku absen lalu menunggu breifing. selesai breifing,kita langsung turun untuk meminum kopi.


"Lo lagi males ya?? tanya Rita


"iya badan gue masih lemes banget.."sahut ku


"kenapa Lo masuk? tanya Rita


"kan ada klien yang mau Dateng dan mau nya ketemu sama gue.."gumam ku


"iya itu klien gak mau sama yang lain.."ungkap Rita


"heem..auto masuk kan jadi nya gue.."jawab ku


jam menunjukkan pukul 11 siang lalu aku dan yang lainnya bergerak naik ke atas untuk kembali bekerja.

__ADS_1


"dis, ini nanti tolong di bantu ya.."aku menyodorkan file ke Yudis


"bentar deh, Cena..kek nya gak bisa nih.."ucap Yudis yang sudah melihat file tersebut.


"yaahh..terus gimana dong? tanya ku


"nanti gue usahakan bantu,tapi gak janji ya.."gumam Yudis


aku pun mengangguk kan kepala ku tanda setuju.


tak terasa jam menunjukkan pukul 3 sore dan klien ku pun sudah datang, aku menyelesaikan dengan cepat kerjaan ku.


karena klien sudah paham untuk Kinerja nya, jadi tanpa harus aku jelaskan lagi.


aku meminta Febi menyiapkan dokument nya, lalu aku meminta Rita membuat kwitansi.


"Lo mau kemana sih,cepet banget kerjaan Lo.."tanya intan


"gak kemana-mana, cuma kalau cepat kak gak harus pulang malam.."sahut ku


"tapi gak ada kesalahan kan? tanya intan


"Alhamdulillah gak ada.."jawabku sambil merapihkan berkas yang mau di tanda tangani


setelah selesai klien, aku mengajak teman-teman untuk makan di depan kantor. tapi chimet mengusulkan untuk pesan online saja.


aku memesan pizza sesuai selera mereka,lalu aku ijin untuk pulang duluan. badan ku agak mulai demam, teman ku agak takut kalau aku pulang sendiri.


"gue gak apa-apa kok..nanti kalau sudah sampai. pasti aku telpon kalian..ucap ku agar mereka tidak khawatir


"ya sudah jangan lupa kabarin kita-kita ya.."seru Rita dan Mety


"sip.."aku memberi kode jempol tangan


mang Entis mengawalku sampai di lobby, dia selalu begitu kalau salah satu dari kita ada yang sakit.


bahkan dia sangat lebih khawatir lagi,sampai dia bawakan teh hangat. menawar makanan, aku hanya senyum saja.


"gue anter ya kak..takut nanti ada apa-apa.."terang mang Entis


"gak mang,, nanti Lo pulang nya nambah malam saja.."ujar ku


sambil tersenyum agar dia gak khawatir lagi.


akhirnya mobil online ku datang, lalu aku naik dan memberikan sedikit uang untuk mang Entis.

__ADS_1


karena setiap ada rejeki, kita selalu memberikan nya uang walau gak banyak.


__ADS_2