Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB LXXI


__ADS_3

hari yang sangat sibuk dan ini hari pertama aku berangkat dari rumah mertua.


ada sedikit beda aku melihat fajar memperlakukan aku, merasa takut ada kesalahan dan dia berkata pun sangat hati-hati sekali.


"nanti aku jemput ya? ujar fajar


"kalau sibuk ngga usah biar aku saja yang jemput kamu di kedai."sahut ku


"beneran kamu mau ke kedai? ucap fajar seolah tidak percaya dengan perkataan ku.


"iya jika aku pulang cepat dan aku akan mampir ke kedai."tegas ku.


"baiklah sayang selamat bekerja dan semangat ya!! seru nya


"iya dan kamu hati-hati di jalan."jawab ku


fajar pun sudah tidak terlihat lagi,aku langsung masuk kedalam gedung kantor.


hari ini agak ramai karena intan sudah bergabung di kantor kami lagi.


hanya tinggal satu yang belum bisa bergabung karena chimet harus stay di kantor pusat.


"udah pada sarapan belum? seru Rita


"gue sih udah dan ngga tahu yang lain."timpal ku


"gue pesankan kopi ya? mau ngga sama cemilan nya!! ujar Rita.


"bolehlah kalau itu kita pada mau, habis mau sarapan juga tanggung banget."timpal meti


"iya bentar lagi juga ada klien datang, sayang kan kalau kita pas lagi enak-enak makan."timpal yudis.


"oke baiklah.mmmm udah gue pesan nih kopi plus cemilan nya."seru Rita.


kopi pesanan beserta cemilan pun datang Kami semua langsung berkumpul dalam satu meja.


banyak cerita dan masukkan untuk kesuksesan kantor kami yang baru.


kami membagi cerita soal keluarga bahkan aku menceritakan soal rumah tangga ku juga.


"bentar lagi klien datang,,data sudah siap semua kan? tanya ku


"sudah na,, udah gue siapin di meja meeting tuh!! sahut Meti


"Lo yang temanin gue kan, Tan!! ujar ku


"okelah perdana gue disini kan."seru intan.


"awal Lo harus bisa clossing..hahahaha biar bos nambah bangga."ujar Rita.


"semangat ya semua kita tunjukkan ke pusat kalau kita mampu!! seru Yudis.


setelah kami bersiap tidak lama klien sudah masuk keruang meeting.


aku mulai masuk dan mulai melakukan meeting dengan sedikit perang urat dulu dengan Klien yang satu ini.


tapi akhirnya bisa memuaskan bahkan mereka menjadi percaya dengan kantor kami.

__ADS_1


"akhirnya bisa bernafas lega juga."ujar intan


"iya gila bener itu Klien sumpah benar-benar detail banget ya? terang ku.


"memang agak susah ya buat meyakinkan Klien,kita harus punya skill bahkan pengetahuan yang di luar kepala."ungkap intan.


"hahhahaha iya dan semua benar-benar kita harus jawab dengan cepat kalau ngga cepat yang ada kita dibilang kurang pintar."sahut ku.


"seru banget Lo berdua, sampe gue tunggu diruangan lama banget."tiba-tiba Rita datang.


"ini lagi cerita klien yang tadi, bener-bener deh bikin emosi awalnya."terang intan.


"kelihatan waktu pertama kali datang, dia udah ribet banget."ujar Rita.


"iya awalnya gue hampir nyerah tapi gue coba terus jawab semua pertanyaan itu klien akhirnya nyerah juga."ungkap ku


"ya udah yuk..makan siang dulu!!ajak Rita.


"laporan ke bos gimana? tanya intan


"itu urusan Rita kita tinggal terima rapih saja."timpal ku


"oh jadi kita ngga perlu ikut laporan ya? dan enak dong ngga di bawelin si bos lagi."ujar intan.


"siapa bilang paling dia teriak kapan setoran"ucap ku sambil menirukan gaya si bos teriak.


"hahahahaha kalo ada si bos bisa di jitak Lo na!! seru Rita


"bukan di jitak lagi tapi di Jambak."ujar ku


"yang lain mana? tanya ku


"tunggu bentar lagi juga turun."sahut Rita.


tidak lama Yudis dan Meti pun datang menghampiri aku dan Rita serta intan.


"mau makan dia mana? tanya Yudis


"sudah lama ngga makan ramen..mau ngga? ajak Rita.


"boleh saja sih..kalau gue ikut saja."sahut ku.


akhirnya kami pun berlima mencari tempat makan ramen yang dekat dari kantor.


sampai di tempat makan tiba-tiba Rita dapat telpon kalau si bos mau menyusul.


"yah ini tenggorokan gue kek nya mulai gatal."ujar Yudis


"memang Lo batuk atau Lo mau radang? timpal meti


"gatel kalau dengar bos mau datang."sahut Yudis


"hahahaha langsung alergi Lo kumat ya bang!! ledek ku


"nah itu tahu.. gatel semua-semua termasuk tenggorokan gue."ujar Yudis.


"mungkin bos kangen berat sama kita kali."timpal intan

__ADS_1


"cukup sama Lo aja deh,Tan kangen nya!! sama gue jangan."sahut Yudis.


"ini mau pesan makanan apa ngga?? protes Rita


"jadilah kalau bisa cepet ngga pakai lama."ujar Yudis


"Lo masak aja sendiri bang."sahut Rita.


"ya sudah sih bang..biar saja bos Dateng kan dia yang bayar semua makan kita."terang ku


"Nina kangen banget ya sama bos nya!! sindir Yudis.


"hahahaha bisa gila Lo ngomong begitu."sahut ku


"siapa tahu dapat bonus bang..iya ngga? kan omzet kita sudah di luar target!! terang ku


"iya juga tuh!! siapa tahu bener."timpal meti


tidak lama benar kata Rita si bos datang, langsung teriak dan memanggil satu persatu nama-nama yang ada di rumah makan.


"hadee dikira kita lagi di ragunan ya!! kesal Yudis


"nah itu ciri khas bos Lo!! ujar intan


"iya kayak baru kenal saja sih."ucap ku


"tahu tuh..kek kesel banget liat bos nya!! sahut si bos


"hahahaha masih saja bos jutek itu mulut!! ujar Rita


"habisnya Yudis lihat gue kek lihat setan, alergi banget!! protes si bos.


"Rita itu makanan sudah di pesankan? tanya Yudis


"ya sudah nanya doang kan ada si bos yang bayar."ujar Yudis.


"iya gue yang bayar..sekalian mau kasih bonus buat Lo berempat.. puas!! ucap si bos.


"mantab deh..tuh kan bang gue bilang apa!! ucap ku


"ya iyalah dapat bonus kan kita lewat dari target malah satu Minggu sudah melampaui target."terang Yudis


"iya gue makasih sama kalian dan sudah memegang kepercayaan dari gue bahkan hasil kalian bukan kaleng-kaleng."ungkap si bos.


"kek sarden kalengan."timpal meti


"diam Lo gendut."protes pak bos


"sesama gendut juga pada main cela."ledek ku


"sudah tuh makanan nya udah siap!! makan dulu baru lanjut curhat nya."ujar Rita.


ramen pesanan kami pun sudah di hidangkan dan kami pun makan dengan lahap.


sekali-kali kami saling mencela dan itu hanya bercanda.


hari ini benar-benar sangat membuatkan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2