
hari ini benar-benar full kerja di rumah sampai pinggang rasanya mau rontok, lebih enak di kantor tanpa kenal waktu tahu-tahu sudah jam pulang kerja saja.
kak pon : Na,, gak makan siang?
me. : pesan sop.iga nya 2 kak sama emping ya, nanti
Dimas yang ambil makanan nya
kak pon : oke
aku pun mematikan panggilan ku langsung mentransfer kak pon untuk membayar makanan tadi.
selang berapa menit Dimas datang membawakan SOP iga dan nasi juga emping.
aku masuk kekamar sebelah membangunkan fajar untuk makan siang karena hari ini dia gak buka kedai, sesuai janjinya menemani ku sampai selesai kerja.
"bangun yuuk,, makan siang dulu.."aku menggoyangkan badannya akhir nya dia bangun juga
"iya bentar aku ke kamar mandi dulu..jawab nya dengan muka yang masih mengantuk.
sementara dia masuk kekamar mandi aku menyiapkan makanan nya, lalu menunggunya sebentar.
kita mulai makan siang dengan lahapnya karena sudah sangat lapar,bahkan fajar sampai menambah makan nya.
"kamu pulang dulu aja,,buat ganti baju dan mandi .."saran ku
"apa aku simpan beberapa baju aja ya disini.."ucapnya
"untuk apa? tanya ku
"ya kalau aku mau mandi gak usah pulang ke unitku lagi cukup disini aja.."sahut nya sambil menghabiskan makanan nya
"ya..ya..ya lakukanlah yang menurut mu baik.."sahutku malas berdebat dengan nya.
__ADS_1
aku kembali melanjutkan kerjaan ku setelah merapikan bekas makan tapi aku sempatkan untuk sholat Dzuhur dahulu.
"jangan lupa sholat ya kalau sudah mandi.."seruku
fajar pun siap-siap akan kembali ke unit nya untuk mandi
"assalamualaikum ucap nya sambil membuka pintu untuk keluar dari unit kamar ku
"waalaikum sayang .."sahutku sambil meledak dia
setelah sholat aku sempatkan membalas pesan dari Marni yang menawarkan makanan.
ada dari nur juga yang mengajak makan siang di foodcourt
kalau aku gak kekantor Semua teman yang di apartemen akan menawarkan makanan untuk ku.
dengan cepat aku selesaikan tugas kantor ku lalu aku tertidur pulas menjelang sore setelah sholat ashar.
aku terduduk di ujung tempat tidur, nyawaku belum terkumpul.
"soreee bayii,,.mandi dulu gih nanti kita makan bareng .."sapa fajar.yang tersenyum memandang ku.
"heeemmmm, kamu dari kapan di sini.."tanya ku
"dari kamu tertidur malah aku udah 2 kali ganti film, kamu belum bangun juga.."kekeh nya geli
aku pun langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri dan melaksanakan sholat Maghrib.
aku pun tidak lupa mengingat nya untuk sholat, dia pun akhirnya mau sholat juga.
"bayi mau makan malam apa? tanya nya sebelum aku jawab pintu kamar unit sudah diketuk ternyata nur Yang datang
"pada susah banget di telponin nya,, ini laki gue bawa makanan banyak.."ujar nur sambil membuka kantong plastik yang dia bawa.
__ADS_1
aku melihat fajar seperti kurang suka kalau nur sering datang ke unit ku, tapi aku tepis itu semua. gak mungkin fajar seperti itu karena nur adalah teman nya juga.
akhirnya kita makan malam di unitku sama-sama malah sesekali nur menyindir kami tapi aku abaikan saja, seolah aku pura-pura gak mendengar kan ocehan nur.
sekali-sekali fajar menyangkal pembicaraan nur.
aku hanya diam saja sebagai pendengar yang baik,.malam makin larut aku tertidur lagi,,.aku gak tahu fajar dan nur turun ke bawah.
"aneh sih mereka itu sebenarnya ada apa?? hati ku bertanya apa ada yang di tutupi mereka berdua.
aku bersikap cuek saja bahkan aku belum menunjukkan ke fajar kalau aku sudah mulai nyaman dengan dia.
aku selalu melihat keseriusan fajar dulu, dia memang benar-benar menjaga ku seperti bayi yang gak bisa di sentuh.
kadang aku merasa paling di istimewa kan banget, kadang aku merasa risih dengan perhatian dia.
pagi nya aku terbangun kesiangan jadi aku batalkan kekantor lagi.
"ahh kesiangan lagi aja nih..gerutu ku
aku pun mendapat pesan dari kak pon,.dia mau ke unitku
mau gak mau aku harus bagaimana.,fajar masih tidur di kamar samping pun terbangun lalu beranjak kekamar mandi.
setelah itu dia asik menonton tv sampai kak pon datang.
pas masuk agak kaget di unitku ada seorang cowo,.aku langsung memperkenalkan kak pon dan fajar.
kak pon hanya bengong saja berkali-kali dia menatap.ke arahku.
aku hanya menghela nafas berat,lalu menjelaskan ke kak pon kalau aku baru 2 Minggu dekat dengan fajar
"Lo Nemu dimana itu cowo,na..emang dia gak ada yang nyariin.."bisik kak pon, aku hanya menggaruk kepala bagian belakang ku yang gak gatal.
__ADS_1