
hari ini jatah kami pulang ke Bintaro, semenjak pertama kali setelah menikah sekarang jadi rutinitas kami sebulan sekali pasti pulang,untuk menjenguk papa.
karna suami ku tidak pernah pulang kecuali lebaran baru dia pulang kerumah.
"sayang kita mau jalan jam berapa? biar aku tutup kedai lebih cepat,dan kita belum packing barang.."tanya suami ku
"habis Maghrib saja ya.."jawab ku
"ya sudah nanti jam 5 aku tutup saja.."ujar nya
"iya sayang.."sahut ku yang masih sibuk dengan kerjaan kantor
"kamu nanti mau makan siang apa? mungkin jam 2 aku baru turun.tapi kalau kamu sudah lapar biar aku minta tolong Dimas jam 12 siapkan makanan untuk kamu.."terang ku
"aku tunggu kamu saja, kita kan selalu makan sama-sama.."pinta suami ku
"ya sudah,nanti aku kabarin jika aku mau turun.. semangat ya jaga kedai nya.."ujar ku
fajar lalu mencium keningku,, dan melangkah kan kaki nya untuk turun.
aku melanjutkan kerjaan ku dengan fokus karna aku ingin pulang kerumah mertua tanpa harus membawa kerjaan.
"hooamm waduh sudah jam 1 lewat saja,, aku sholat dulu saja deh baru turun.."gumam ku
lalu aku sholat dahulu,tidak lupa mengabari suami ku kalau sebentar lagi aku akan turun untuk membawakan nya Makan siang.
selesai sholat aku bergegas untuk turun ke kedai suami ku di tower D. sampai di lobby ramai sekali di kantin lili sedang berkumpul team ibu-ibu tukang makan
"na..ayoo mau kabur kemana? sini kita makan dulu.."teriak Marni
"bentar ya nanti gue gabung, Bu.."sahut ku
"awas ya..kalau gak gabung.."ancam Marni yang sambil ngemil pastel
"iya..nanti gue gabung tenang saja.."sahut ku
__ADS_1
dengan cepat aku berjalan ke tower D
"Dimas tolong makanan nya di bawa turun ke kedai saja ya.."aku menghampiri Dimas dahulu di food court
"iya Bu..nanti saya bawa turun ke kedai.."ucap Dimas
Lalu aku turun menggunakan tangga darurat,.aku lihat suami ku sudah menunggu didepan pintu masuk kedai.
melihat wajah ku , dia langsung tersenyum dan mengajak ku untuk masuk sambil menunggu Dimas membawa makan siang kami.
makanan datang lalu kami segera makan siang yang sudah Telat, selesai makan tiba-tiba pelanggan kedai datang dan aku pun minta ijin suami ku untuk nongkrong sebentar dia kantin lili.
suami ku mengijinkan aku di kantin lili, dan dia meminta aku menunggu nya di sana karna jam 4 lewat rencana nya akan tutup saja.
"ya sudah kamu tunggu aku di kantin lili ya, jangan naik dulu ya.."ucap nya dengan mengusap bahu ku
"ya sudah aku ke sana dahulu ya.."sahut ku
aku pun berjalan ke tower B karna tadi sudah berjanji untuk nongkrong di kantin bersama yang lain nya.
banyak sekali makanan dari mulai soto mie,gorengan, bahkan donat,pastel dan lain-lainnya.
"wah makan besar apa badan kalian yang besar.."ledek ku
"badan Lo yang makinan gede.."jawab Dewi
"kek perut Lo gak maju aja kak.."sahut ku
"na, kalau gue ulang tahun ikut ya..besok mau ke gading.."ajak Dewi
"Lo gak inget apa kalau tiap awal bulan gue harus pulang ke mertua.." jawab ku
"ya elah kan bisa di tunda.."bujuk nya
"gak bisa bentar lagi laki gue tutup dan sudah packing baju juga, abis Maghrib gue jalan.."terangku
__ADS_1
"udah pulang aja, biar di sayang mertua..kalau dewi bisa Senin traktir kita..kalau dia gak mau traktir kita liat aja, kita kempesin aja badan nya.."tutur Marni
"emang suka bener nih .bini ya pak Udi.."ujar Evi
kami pun semua tertawa terbahak-bahak, makanan dan minuman kali ini yang bayar Dewi semua.
jam 4 ternyata suami ku sudah tutup dan sudah menghampiri aku di kantin lili
"ya elah fajar, bini Lo baru main. udah di jemput aja.."kesel Dewi
"sudah bawa naik bini Lo, gak usah dengerin Dewi. dia lagi stress.."ujar Marni meledek Dewi, suami ku pun tersenyum saja.
"kak maaf ya kita naik dulu karna mau pulang dulu.."pamit suami ku
"iya,, hati-hati ya ,,"seru ibu-ibu semua
aku dan suami pun langsung bergegas naik tapi kami antri dilift agak lama, tiba-tiba di belakang kami ada yang membicarakan kami atau menyindir kami.
"kayak di terima saja dia sama mertuanya..nikah saja itu gak resmi kok.."sindir nur
"sudah abaikan saja.."bisik ku di telinga suami ku
dengan sengaja suami ku langsung memeluk ku, dan mencium pipi ku
"papa tadi telpon , dia sudah nunggu kamu dan Hanum juga sudah masak sontong ke sukaan kamu, sayang.."tutur suami ku
"Kapan..aku kan becanda sama kak Hanum, jadi di masakin beneran.."sahut ku
"iya, sekarang orang rumah yang di cari kamu, bukan aku lagi.."suami ku pura-pura cemburu
"hahahahaha bisa saja.."aku mencubit lengan nya
kami sengaja bicara seperti itu biar di belakang kami tahu kalau tuduhan dia gak sama sekali benar.
mungkin sekarang dia nambah kesal dengan percakapan kita tadi.
__ADS_1
ingin rasanya mentertawakan orang-orang seperti itu tapi gak ada guna juga.