
rencana untuk menyewa tempat pun sudah terlaksana sekarang tinggal merenovasi tempatnya menjadi lebih nyaman.
setiap hari fajar selalu datang ke kedai bersama papa mertuaku, aku sudah mulai beraktivitas masuk kerja lagi.
walau masih berasa mual tapi tetap aku paksakan karena tidak Mungkin aku memanjakan diriku.
"kamu yakin apa sudah sehat? tanya suami ku
"iya aku sudah baik-baik saja kok, kalau di bawa manja malah makin gak enak banget."ujar ku
"ya sudah nanti di sana jaga diri dan selalu hati-hati."pinta suami ku aku sangat dengar kan
aku akan menjaga kandungan ku ini.
aku berangkat kekantor juga dengan menahan mual yang sangat luar biasa itu.
sepanjang jalan aku hanya memejamkan mata ku saja, sesekali menghirup minyak telon.
sampai di kantor aku langsung menuju toilet karena sudah menahan mual dari di atas kereta.
"na, Lo udah masuk aja? kalau masih mual lebih baik istirahat saja."ujar Rita
"ngga apa-apa kok? kalau dibiarkan malah manja."sahut ku
"ya sudah kalau memang berasa banget mual nya lagi,sebaiknya Lo jauhin yang membuat lo mual."saran Rita aku dengar kan.
masuklah biang rusuh kedalam ruangan kerja ku, aku pun hanya diam saja karena sudah tidak ada tenaga meladeni Yudis teman ku.
bahkan pagi ini aku lebih banyak diam merasakan Ngidam yang sangat luar biasa nikmatnya.
"Buna, diam aja..apa lagi hemat akhir bulan ya? tanya Yudis
"udah sih bang, bumil jangan di ganggu."ujar intan
"biar saja biar anak nya mirip sama gue, paling ngga jari tangan nya."sahut Yudis
aku hanya diam saja, dan meminta mang Entis membuatkan teh manis panas untuk mengurangi rasa mual ku itu.
setelah breifing pagi, aku ikut turun ke bawah karena perutku berasa lapar sekali.
"Lo mau makan apa na? tanya Meti
"ada asianan gak? ujar ku
"yang bener aja masih pagi begini!!paling nanti jam 11an baru ada,"sahut Meti
aku pun hanya terdiam saja karena kalau sedang seperti ini agak susah untuk makan.
__ADS_1
"Lo jauh-jauh bang, badan Lo bau banget."kesal ku
"bau apa sih bumil? gue pake parfum yang biasa gue pake kok? seru Yudis
"apa lagi lihat muka Lo bang, tambah males aja gue."seru ku
Yudis pun memahaminya dan menjaga jarak di dengan ku, setelah Yudis menjauh datanglah bos ku yang memakai parfum sangat menyengat sekali.
"bos pake parfum apa sih? aku memencet hidungku Sendiri
"sauvage dior lah kek biasa."sahutnya
aku langsung berlari mencari toilet karena sudah tidak tahan ingin memuntahkan nya.
setelah aku dari toilet,.aku putuskan untuk naik keruang kerja ku saja.
aku sangat lelah banget dan lemas sekali karena isi perut ku sudah kosong lagi.
"na,.kalau gak kuat pulang sajalah? kasihan Lo nya Sampe lemas banget "ujar intan
"ngga apa-apa, gue mau coba dulu masa iya manja banget."sahut ku
tidak lama Meti datang membawakan aku asinan sayur dan beberapa buah.
aku pun langsung memakan nya dengan lahap sekali, setelah itu aku lanjutkan pekerjaan ku.
hari ini benar-benar aku lebih banyak diruang kerjaku dan tidak bergerak sama sekali hanya bergerak kalau ke toilet saja.
"Lo balik hati-hati ya? klien biar gue yang handle."ucap chimet
"makasih ya ? kalau udah gak pusing atau mual gue pasti bantu Lo kok? tutur ku lalu naik ke dalam mobil taksi online
chimet hanya mengantarkan aku sampai lobby saja begitupun dengan mang Entis.
sepanjang perjalanan aku hanya memijit pelipis ku saja, sekali-kali rasa mual menyerangku.
akhirnya setelah macet yang cukup parah, aku sampai dirumah juga.
bukan mengucapkan salam tapi aku malah lari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut ku dulu.
setelah lega barulah aku menyapa suami ku yang masih setia menunggu di depan pintu kamar mandi.
"kalau masih mual coba lah istirahatlah dulu,."saran kakak ipar ku
"ngga apa-apa kok kak? jawabku
"kamu mau makan apa,na?tanya nya lagi
__ADS_1
"belum ada yang ingin di makan kak?sahut ku
"sabar saja ya, nanti juga kalau sudah lewat tiga bulan akan hilang mual nya."terang kak Hanum.
aku berpamitan naik ke atas kamar dulu, karena badan berasa sudah sangat lengket sekali.
suami ku pun mengikuti ku sampai masuk kekamar aku langsung bergegas masuk ke kamar mandi.
rasa segar terasa banget, aku mulai merasakan lapar dan hanya buah yang bisa aku makan.
suami ku memberi roti keju dengan perlahan aku memakan nya dengan teh manis panas.
suami ku lega aku bisa masuk makanan walau hanya roti saja.
lalu dia meminta aku beristirahat karena besok aku akan berangkat bekerja lagi.
ada yang ingin di ceritakan suami ku tapi melihat aku mulai mengantuk dia tidak tega.
aku pun tertidur sangat pulas sekali bahkan sampai tidak sadar kalau sudah pagi lagi
"kalau masih ngantuk tidur saja lagi."saran suami ku
"aku kan harus kerja lagi? jawab ku
"apa yakin kamu kuat? ujarnya
"kuat kok, ya nama nya hamil kita harus nikmati saja lah."sahutku yang melangkah kan kaki ku menuju kamar mandi.
aku tahu suami ku agak kecewa ketika aku putuskan untuk masuk kerja.
tapi aku harus bekerja untuk membayar sekolah anak-anak ku dan biaya sehari-harinya karena tidak mungkin aku membebankan semua ke suami ku.
kadang aku juga ingin beristirahat kalau sudah jenuh bekerja tapi aku harus tepis semua itu.
kehidupan rumah tangga yang sekarang aku jalani agak sedikit membuat ku harus ekstra sabar karena aku di uji benar-benar untuk bisa menahan Ego ku.
kami berdua keras kalau salah satu dari kita tidak ada yang mengalah pasti akan ribut besar.
setiap seminggu sekali pasti ada saja yang membuat kita ribut, kadang aku ingin kabur rasanya kalau berhadapan dengan suami ku ini.
kepribadian ku yang cuek bahkan yang ada di otak ku hanya uang saja.
aku selalu memikirkan untuk hari esok dan aku tidak pernah ingin punya rasa cemburu karena hanya membuang energi saja.
selesai mandi aku menunggu suami ku yang akan mengantarkan aku bekerja.
"sarapan dulu walau hanya sedikit saja?tawarnya
__ADS_1
"iya tapi hanya roti saja jangan nasi goreng."pinta ku
lalu kami pun berdua sarapan sebelum berangkat kerja.