Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB VIII


__ADS_3

waktu pulang kantor seperti biasanya aku dan rekan-rekan akan nongkrong dulu, tapi kali ini aku putuskan untuk pulang saja di karenakan kurang tidur jadi badan ku agak sedikit demam.


ponsel ku terus saja berbunyi sedangkan di Krl paling malas angkat telpon.


fajar : na, susah banget sih di hubunginya.. lagi dimana?


sudah makan belum?


me : di krl mau pulang dari kantor


fajar: hati-hati kalau sudah sampai apartemen kabari ya


me : iya


aku langsung menutup telpon ku dan membalas chat dari nur


"gue sudah di jalan pulang, Lo masak apa?)) isi chat balasan untuk nur


di dalam krl aku langsung menutup mata ku untuk tidur, karena sangat ngantuk sekali.


sampai di stasiun Bekasi , aku langsung memesan ojol menuju apartemen.


sampai di lobby D aku langsung naik ke unit untuk melanjutkan tidur ku.


jam 7 malam aku terbangun dan langsung mandi, habis mandi aku turun ke bawah untuk mengecek pemasukan hari ini.


"tolong beliin bubur ya.."pinta ku ke Dimas


aku melihat pembukuan ternyata di depan ku sudah ada bang Adul dan nur

__ADS_1


"Lo udah makan,,"tanya nur


"lagi pesen bubur ayam,,"sahut ku


"bentar gue turun dulu ,tapi Lo jangan kemana-mana ya" ujar nur yang berdiri lalu pergi entah kemana


"na, gue mau Kopi ya "pinta bang Adul


"bikin aja bang, gue lagi cek pembukuan " ucap ku tanpa melihat ke arah nya lagi.


selesai membuat kopi bang Adul menghampiri aku dan memberikan sendok untuk aku makan karena bubur ayam ternyata sudah ada di meja.


"fajar dari tadi nanyain Lo, na.."info bang Adul


aku menatap nya dan hanya menjawab "oh.."


"iya bang mungkin karena lagi gak enak badan gue jadi males makan" jawab ku


"na, gue nyusul nur dulu ya ke bawah,, Lo jangan kemana-mana. dari tadi fajar nyariin Lo" terang bang Adul


"gue lagi males bang , ketemuan sama dia. jadi abis ini gue mau lanjut tidur lagi" sahut ku sambil menyudahkan makanan ku.


tanpa aku sadari ternyata fajar sudah melihat ku dari kedai kopi nya, aku orang yang cuek bukan tipe cewek yang akan menghampiri laki-laki yang hanya sekedar teman saja.


itu yang membuat penasaran dengan ku.


aku langsung naik ke atas, aku menyalakan tv dan mengecek beberapa chat dari klien.


masuk lah video call dari nur yang ternyata pas aku angkat wajah fajar yang ada di layar ponsel ku.

__ADS_1


"apa..? tanya ku


"turun,, Ayo kita makan" teriak nur


"gue lagi males turun lagi gak enak badan.."jawab ku


"Lo gak turun, biar fajar yang gue suruh naik ke atas" ancam nur


" sebentar saja kan? gue beneran gak enak badan kecapean dan kurang tidur.." tunggu gue di lobby " langsung aku tutup video call tersebut.


aku kembali memakai jaket dan turun ke lobby, aku tunggu ternyata nur dan anak nya sudah menunggu ku


lalu kita jalan melewati kedai fajar, dia mengajak aku mampir masuk kedai kopi nya tapi aku menolak nya.


dengan cepat fajar menutup kedai kopi nya karena kita mau makan bareng diuar yang gak jauh dari apartment.


selama jalan ketempat makan fajar selalu mendekati kadang mencoba menggenggam tangan ku, langsung dengan cepat aku menghindari nya.


pas makan dia bersisian duduk dengan ku, nasi bagian ku. aku pindahkan setengahnya ke piring fajar.


"Lo berdua mirip,, jangan-jangan Lo berdua jodoh.." seru bang Adul sambil tertawa


" aamiin.." fajar mengaminin nya


aku hanya terdiam saja, entah harus bicara apa karena belum ada rasa sama sekali.


setelah makan fajar terus saja mengikuti aku, sampai dia coba mengancam ku kalau gak mau di antar sampai di atas dia akan mencium ku di depan orang banyak.


aku pun akhirnya mengikuti kemauan dia untuk mengantarkan ku sampai unit.

__ADS_1


__ADS_2