Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB XXXIX


__ADS_3

entah kenapa sekarang mood ku Suka berubah-ubah, seperti hari ini tiba-tiba bawaan nya emosi sekali.


banyak sekali pembicaraan yang makin tidak karuan di lingkungan tinggal ku.


banyak banget cerita tentang ku yang tidak masuk akal, bahkan ada yang bilang aku sedang selingkuh.


sedangkan aku sedang bersama suami ku, kadang aku ingin tertawa saja.


rasa lelah tergambar dari suami ku yang tiba-tiba mengajak aku untuk tinggal di rumah orang tua nya.


ada rasa bimbang dan ragu karena aku merasa berat, aku merasa akan makin jauh dengan anak-anak.


"apa yang kamu pikirkan? kalau berat bawa saja Ais dan Tia. papa pasti akan senang dan keponakan ku juga ada teman.."terang suami ku


"aku gak enak sama kakak dan papa kamu kalau harus bawa anak-anak pindah kerumah kamu."jawab ku


"ya terus mau gimana? aku udah gak nyaman tinggal disini, aku gak tega sama kamu yang selalu saja ada bahan omongan yang tidak-tidak,"tutur suami ku


ada saja yang membuat aku dan suami ribut,bahkan kadang aku merasa dalam kekangan jadi suka ingin pergi sendirian.


rasa sayang nya terlalu berlebihan, cemburu pun terlalu.


aku biasa sendiri kini harus bisa menyesuaikan dengan aturan suami ku,lebih banyak melanggar nya.


seperti pagi ini teman-teman lobby B mengajak makan mie ayam di Cipinang, diam-diam aku turun yang ijin nya mau cek foodcourt ternyata aku ikut teman-teman ku.

__ADS_1


"aduh laki gue telpon terus nih.."aku berkali-kali melihat ponsel ku ada rasa takut. tapi aku abaikan.


"angkat dulu sih Na.."ujar Marni


"gak usah deh nanti aja.."sahutku


akhirnya kami pulang pukul jam satu siang, aku turun di pintu masuk karena aku gak mau turun di lobby takut ketahuan suami ku.


lalu aku menelpon nya untuk meminta akses, aku lihat di wajah nya marah sekali dengan ku.


aku hanya tertunduk diam sampai di atas unit dia marah sekali dengan ku.


aku hanya diam dan lama-kelamaan aku menangis juga, dia meninggalkan ku di sendirian di unit.


kami tidur terpisah malam itu, ada rasa lapar tapi aku tahan saja.


pagi nya dia mandi tanpa menegurku, ketika sudah rapih dia turun saja.


ada rasa sakit dan nyeri di hati ku, apa aku benar-benar sudah jatuh cinta


aku terdiam di unit dan aku hanya mengerjakan kerjaan kantor ku saja.


"ayo makan, maaf kan aku kalau terlalu keras sama kamu. karna aku sangat sayang sama kamu."tutur suami ku


"sini peluk dulu,"pinta suami ku

__ADS_1


aku pun memeluknya dan meminta maaf karna jujur ini salah ku yang mengikuti ego saja.


"lain kali kasih kabar, aku panik dan takut kamu kenapa-napa. jangan seperti itu lagi ya? ujar suami ku


"iya ,aku juga minta maaf ya,"jawabku


"kamu sayang gak sih sama aku? tanya suami ku


aku hanya menganggukan kepala saja, dan dia langsung memelukku dengan erat sekali lalu mencium keningku


"i love you sayang."ujar fajar


"i love you to."balas ku


lalu dia menyuapi ku, kami makan berdua. dia terus menggenggam tangan ku lalu menciumi tangan ku.


"ayo ikut aku jaga kedai? ajak nya


"aku di sini saja, nunggu kamu sampai tutup kedai ya.."jawab ku


"aku kangen banget sama kamu.."ujar nya yang terus memeluk ku dengan erat.


ketika kita ribut dengan suami, entah badan ku terasa lelah dan mengantuk sekali.


bahkan untuk bergerak saja rasa nya berat dan bawaan nya ingin tidur sana.

__ADS_1


__ADS_2