
aku belum menyadari sama sekali kalau aku di manfaatkan oleh mereka, aku hanya berpikiran positif saja tapi tidak dengan fajar yang sudah melihat orang-orang yang mendekati ku hanya karena uang saja.
"na, Lo harus tegas sama fajar jangan mau hidup Lo susah. kayak sekarang dia gak buka kedai terus dia makan dari Lo?? ujar kak pon
"dia masih ada simpanan dan gue gak merasa dia ngabisin duit gue kak.."sahutku
"iya sekarang saja belum, coba aja Lo liat nanti juga keliatan kalau dia cuma butuh duit Lo..jangan cuma karena dia ganteng..dan gue lihat sama nur dia Deket banget jangan bilang kalau si nur suka juga sama dia..ocehan kak pon membuat aku jengah.
"kita jadi kan pindah unit ke lantai 3 sementara waktu sampai unit aku di renovasi.."ucap fajar yang membuat aku terlonjak kaget.
"iya kenapa harus pindah ke unit kamu ,sih? tanya ku
"ngapain kamu bayar sewa, mending tinggal di tempat ku biar gak keluar uang.."terang nya.
aku dan fajar akhirnya turun dulu ke foodcourt untuk bertemu yang punya unit di lantai 3, aku di kenal kan oleh nur.
kami pun bertransaksi dan fajar membayar sewa satu bulan.
lalu dia menghubungi om nya kalau unit mau di renovasi karena dia mau tinggal dengan ku.
fajar : om itu unit di renovasi semua ya, termasuk AC
om. : iya memang kenapa fajar,tumben mau di renov
fajar : fajar udah punya pacar om, jadi fajar mau dia tinggal
dengan ku, om
__ADS_1
om. : kamu sudah bilang ke papa Ari? om gak mau ya kamu
tinggal bareng kalau tidak menikah.
om akan kasih tahu papa kamu biar kalian menikah
fajar mematikan panggilan telpon nya lalu menghampiri aku, aku memicingkan mata ku.
"apa ..."tanya ku
"kita harus nikah sebelum pindah ke unit ku.."jawab nya santai
"apaaaa.."teriak ku sampai melotot mata ku
"kamu gila ya,, kita baru mau satu bulan dan kamu belum tahu tentang aku.."terang ku
kita nikah agama dulu saja, kalau kamu belum yakin.."fajar membelai rambut ku
aku dan dia bertanya ke kak pon,, untuk menikah secara agama dulu, dia ada kenalan dengan biaya yang lumayan tidak sedikit.
kita coba mencari cincin sampai fajar mengirimkan model cincin dan foto aku ke papa nya.
"cantik.."jawaban papa nya fajar lewat chat
"siapa dulu dong, Anak nya ganteng ya istri nya pun cantik"balasan dia ke papa nya.
bimbang Yang aku rasakan saat ini,apa aku bisa menjalankan pernikahan lagi. apa akan semulus atau akan gagal lagi, gimana dengan anak-anak ku?
__ADS_1
perang bathin aku rasakan, aku meminta ijin ke mamih ku dan juga minta di walikan oleh Abang ku.
"na ,Lo harus pesan nasi kotak ya minimal 25 kotak. terus kue nya juga, abis nikah kan selamatan juga.."terang kak pon
"berapa total semua sama biaya nikah? "tanya ku
"kurang lebih 3,5 .."sahutnya
"nanti biar fajar yang bayar.."ucapku
aku memberitahukan fajar soal biaya, dia gak jadi masalah.
bahkan kue pun dia minta tolong nur untuk membelikan nya
kue seharga 600 ribu pun dia gak masalah walau kue nya hanya satu loyang.
"ini kue apa coba mahal begini"bathin ku
aku untuk sementara menempati unit di lantai 3 sampai selesai di renovasi dan aku menikah.
persiapan 7 hari untuk menikah sudah selesai, sempat ramai karena kakakku gak terima aku menikah dengan fajar.
saksi yang sudah di siapkan dari apartemen banyak yang mundur karena menghindari kakak ku itu
satu hari sebelum pernikahan aku sudah mulai merasa lebih baik mundur, tapi dia selalu memberikan ku kekuatan bahkan teman-teman ku pun meyakin kan aku untuk jangan mundur,mungkin jodoh ku seperti ini tanpa harus berpacaran lama.
pagi hari nya sebelum menikah aku sempatkan turun untuk sarapan pagi seperti biasa, tanpa Tante iyan tahu aku mendengar percakapan antara dia dan kakak ku. karena telpon Tante iyan di loud speaker, aku mendengar semua nya sampai sarapan aku tinggalkan begitu saja.
__ADS_1