Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB LXI


__ADS_3

Hari ini aku lebih banyak bertemu klien di luar , ketika masuk keruangan ku. terlihat Meti sedang membereskan beberapa berkas.


"sudah met? bentar lagi gue mau pesan taksi online aja."tanya ku sambil mengecek data apa saja yang akan aku bawa.


"bentar lagi, ini lagi minta surat jalan saja kok."sahut Meti


"oke kalau gitu gue pesan taksi ya."seru ku


"na tapi si Rita ingin ikut katanya."tanya Meti


"ya sudah ngga apa-apa ikut aja."jawabku santai


"itu dia orang nya, malah udah siap banget ya."tunjuk Meti


aku hanya terkekeh saja,karena aku yakin yang lain akan iri juga.


"jalan jam berapa,"tanya Rita


"bentar lagi kita berangkat,"jawab ku


"yuk ini surat jalan sudah dikasih nih, kita tunggu di lobby aja."ajak meti.


"ya sudah ayo? sahutku


lalu kami bertiga keluar dari ruangan kerja kami, dan ketika melewati meja-meja anak merketing.


mereka menyapa kita karena sebentar lagi akan segera di mulai breifing.


ketika di koridor kami berpapasan dengan intan dan juga chimet.


"kalian ngga ngajak kita juga? tanya chimet


"aduh gue kan mau kerja bukan mau jalan-jalan,"sahut Rita


"sudah kalian masuk, mau mulai breifing tuh."ujar Meti


"yaelah sekali-kali dong,ajak kita juga,"cebik intan


aku dan Rita serta Meti hanya tersenyum saja lalu kami pun berjalan menuju pintu lift.


"taksi nya sudah dilobby,"ujar ku memberitahu Meti dan Rita


"cepet juga, biasanya lama."timpal rita


"habis ketemu klien,Lo mau kemana Buna? tanya Meti


"Anterin gue sebentar mau ngga? ketemu sama teman gue,dia mau ajak gue join buka kantin,"terang ku

__ADS_1


tidak lama pintu lift terbuka dan kami bertiga langsung keluar dan masuk kedalam mobil yang sudah menunggu di lobby.


"pagi mbak Nina ya? sapa si driver


"pagi juga pak, iya pak. sesuai alamat ya pak,"jawab ku


"baik mba ."ucap driver


"na kalau Lo buka kantin nanti siapa yang akan kelola? tanya Rita.


"ada karyawan dan teman gue juga stay di situ, jadi kalau gue hanya tinggal ngcek aja, ta"terang ku


"yakin kek gitu bisa jalan? selidik Rita


"gue udah dua kali kerjasama dan gak pernah bermasalah kok,"tutur ku


"ya bagus, yang penting kebersamaan aja."sahut Rita.


aku pun mengirim pesan ke Marni sahabat ku itu, memberitahu kalau aku akan datang setelah ketemu dengan klien.


dia pun menjawab akan menunggu ku datang biar bisa bicara leluasa.


"sayang hari ini aku meeting diluar dengan klien,aku di temani Meti dan Rita. hari ini ke area Bekasi ya,"isi pesan ku untuk fajar


"iya hati-hati kamu dan jangan lupa makan siang ya."jawaban fajar.


"tadi si bos nanya soal klien yang di luar kota, dia tetap minta Lo yang handle Buna,"info Rita sambil melihat ponselnya


"gimana ya, Ta..kan Lo lihat mood gue lagi ngga bagus dan apa lagi gue hamil begini. cepat banget cape dan bukan gue ngga mau tapi kan masih ada intan terus Yudis atau ngga fijar deh yang gue yakin pasti mau banget,"terang ku.


"bagaimana si bos mau nya Lo kok yang handle,"sahut Rita


"laki gue ribet banget dan gue udah ngga bisa seperti kemarin lagi. sudah tidak bebas seperti dulu yang mau kerja kemana pun pasti gue mau banget,kalau sekarang gue harus minta ijin dulu."jawaban ku membuat Rita terdiam dan dia mungkin baru ingat kalau sekarang aku sudah bersuami jadi tidak bisa pergi begitu saja.


"mungkin si bos lupa juga kali, jadi main enak aja nyuruh Lo na? timpal meti


"iya kek nya , abis inget nya Lo masih sendirian terus. padahal udah jadi bini orang."seru Rita


"Lo tadi ketemu fijar ngga? tanya Rita


"ngga, emang kenapa lagi dia? tanya ku


"ngga tahu muka nya udah mulai ngga enak lagi di lihatnya. apa karena tim dia beloman clossing kali ya, jadi Si Bos push dia terus."ungkap Rita


"bisa jadi begitu,"sahut ku


"kayaknya nih, dia kesal lagi sama Lo buNa? timpal Mety

__ADS_1


"apa lagi sih ? terus kenapa kesel nya sama gue Mulu. gue aja boro-boro pengen iri sama orang,ngurus hidup gue aja bikin gue cape.apa lagi gue harus mikirin orang buat dia semua pada iri."ujar ku


Rita dan Meti pun tertawa karena ucapan aku benar, aku ngga pernah perdulikan masalah orang karena aku tidak suka ikut campur.


"bentar lagi kita sampai ya mbak!"seru si driver


"dilobby saja pak nanti parkiran nya saya yang bayar."sahut Rita


"baik mbak."ucap driver


kami pun berhenti di lobby dan tidak lupa Meti membayar ongkos taksi beserta tol dan biaya parkirnya.


sampai di lobby aku dan kedua teman ku langsung menuju tempat yang sudah di tunggu klien ku.


"pagi Bu Nina.,"sapa klien ku


"pagi juga Bu, apa kabarnya ."jawab ku sambil menjabat tangan nya.


"baik Bu Nina, oh iya silahkan duduk. saya sudah pesan es kopi dan beberapa kudapan nya. kopi disini sangat enak sekali jadi kalian wajib coba ya."penuturan Klien ku membuat aku dan Rita penasaran seperti apa sih rasanya.


Meti memberikan berkas kepadaku dan mendampingi ku


sedangkan Rita sudah di meja yang lain dan sibuk membuka laptopnya.


"apa bisa kita mulai sekarang Bu."tanya ku


"oh apa tidak kita ngopi dulu? sahutnya


"sambil menunggu biar saya sambil jelaskan ya Bu,"tutur ku


"baiklah Bu Nina ."jawab nya


aku menjelaskan detail nya seperti apa bentuk kerjasama nantinya dan membackup dirinya sampai selesai.


panjang lebar aku menjelaskan datanglah pelayan membawakan empat gelas kopi beserta cemilan yang cukup banyak.


"bisa-bisa ngga makan siang, liat aja ngga salah apa dia pesan banyak banget."bisik Meti dan aku jawab hanya dengan tersenyum saja.


"ayo Bu Meti, Bu Nina di coba dulu kopinya."tawar si ibu lalu pelayan juga memberikan kopi dan cemilan ke meja Rita juga.


tidak lupa Rita mengucapkan terimakasih ke klien ku itu.


"ibu terimakasih ini banyak sekali,"ucap Rita


dan klien ku hanya tersenyum saja dan mempersilahkan kami untuk meminum nya.


lalu kami melanjutkannya pembicaraan yang cukup alot sampai tiga jam dan melewati makan siang.

__ADS_1


ternyata klien ini sangat baik dia juga sudah memesan makan siang untuk kami bertiga.


__ADS_2