Kamu Target Obsesiku

Kamu Target Obsesiku
Keberangkatan


__ADS_3

Keesokan harinya semua keluarga telah menunggu pasangan suami istri di restoran hotel tersebut. hingga waktu sarapan pagi menunjukkan hampir terlewat.


"apa mereka berdua sengaja tidak turun, dan lebih memilih melanjutkan permainan panas mereka" ucap Raden kesal karena dia sudah lapar.


Semua orang malah tertawa mendengar ucapannya. tak lama kemudian pasutri yang di tunggu-tunggu sudah datang.


"ini dia artis yang ditunggu-tunggu dari tadi, aku sudah lapar tapi gak bisa makan karena harus menunggu kalian selesai melakukan adegan panas" olok Raden pada kalian berdua. Dan itu sukses membuatmu pipimu merah.


"Husst.. sudah ayo kita sarapan dulu" ucap ibu Maya pada semua orang.


Para pelayan menyajikan setiap hidangan terbaik yang ada di hotel ini, suara dentingan sendok khas acara makan terdengar, hingga akhirnya ayah Bagaskara berbicara memecah keheningan.


" kalian akan tinggal di Indonesia kan setelah ini" ucap ayah Bagaskara kepada kalian.


"tidak yah, Anam akan kembali ke Amerika bersama intan, disana rumahku sudah menunggu dan perusahaanku tidak bisa ku tinggal terlalu lama lagi" jelas Anam pada mereka.


Ayah Bagaskara dan Gustiwana hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


"kenapa tidak kamu pindahkan saja kantor pusatmu kemari nak itu hal yang mudah untukmu, ibu sangat senang kalian menikah, ibu pikir kalian akan tinggal bersama kami" ucap ibu Maya dengan raut wajah lesu.


"ibu... kita akan sering berhubungan, kalau mas Anam memutuskan itu pasti ada suatu alasan yang memang tidak bisa dia tinggalkan disana" ucapmu menenangkan ibu Maya.


Sedangkan Anam senang ketika kamu memanggilnya dengan sebutan mas, ya walaupun sedikit aneh baginya, karena dia hidup di Amerika.


"intan benar Bu, anak kita pasti punya alsan kuat untuk tetap disana" ucap ayah Bagaskara menyetujui pemikiranmu.


Dan ibu Maya hanya bisa menganggukan kepalanya.


"jadi kalian kapan akan berangkat ke Amerika" tanya ayah Gustiwana.


"nanti malam ayah, jadi besok malam kami sudah sampai disana" ucap Anam enteng.


"APA ???" ucap semua orang termasuk kamu intan.


semua orang terkejut dengan penjelasan Anam, secepat itu Anam akan terbang ke Amerika, padahal pernikahan kalian baru saja selesai kemarin.

__ADS_1


"iya nanti malam ibu, kami akan berangkat, Riko sedang menyiapkan jet pribadiku di bandara" ucap Anam sekali lagi.


"apa tidak terlalu cepat nak, kalian baru saja kemarin menikah" tutur ibunya agar tinggal sedikit lama lagi.


"tidak Bu, anam tidak bisa karena pekerjaan sudah menumpuk disana, jadi nanti malam kami akan berangkat" ucap Anam sambil menatapmu dan menggenggam tanganmu.


Setelah acara sarapan selesai, kini semua keluarga kembali ke kamarnya masing-masing dan berbenah untuk pulang ke kediamannya.


Begitu juga denganmu dan Anam, Anam menyuruh Riko untuk menyiapkan keperluan kalian berdua untuk berangkat ke Amerika nanti malam.


"mas apa aku boleh mampir ke cabang tempatku kerja setelah ini, dan cabang lamaku" ucapmu pada Anam.


"untuk apa ?" tanya Anam dingin padamu.


"aku ingin berpamitan dengan semua temanku mas" jujurmu padanya.


"baiklah"


Siang hari datang, setelah berbenah, semua barang telah masuk kedalam mobil masing-masing, kalian berdua juga berpamitan pada seluruh keluarga karena tidak akan sempat untuk mampir ke rumah nanti.


"Jaga putriku ya nak, aku percaya padamu" ucap ayah Gustiwana pada Anam.


"pasti ayah" balas Anam singkat.


"jaga dirimu ya sayang, kalau anak ibu ini menyakitimu telfon ibu, akan ibu tendang anak ini" gurau ibu Maya padamu, tapi sangat menyentuh bagimu.


"akan aku lakukan ibu" ucapmu singkat pada ibu Maya.


kini giliran para saudara yang kalian peluk.


"baik-baik disana, lain kali aku akan berkunjung kesana kak bersama kak andre, jaga kakak iparku dengan baik kalau tidak aku yang akan menikahinya nanti" gurau Raden yang sangat menyebalkan bagi Anam.


"aku sangat menyayangimu, semoga dia memang jodoh terbaik untukmu" bisik kak Andre padamu.


"terimakasih kak, pasti" ucapmu sambil menghapus air matamu.

__ADS_1


Semua orang telah masuk ke mobil masing-masing termasuk kalian berdua, mobil kalian berjalan menuju kantor cabang tempatmu bekerja dulu.


Selang 30 menit mobil kalian sampai di cabang lamamu dulu.


Dindana sahabatmu keluar dari kantor, dan menghampiri mobil yang kamu Naiki.


kamu peluk sahabatmu itu dan berpamitan padanya.


"hati-hati kalau kamu pulang ke Indonesia, kabari aku" ucap dindana padamu.


"iya aku akan menghubungimu jika sampai disana" ucapmu lembut padanya.


Mobil berjalan kembali, kini mobil itu berhenti di cabang tempatmu bekerja, terlihat semua orang ada disana karena waktu menunjukkan pukul 16:00.


"mbak intuunnn" teriak hampir seluruh karyawan disana.


Mendengar namamu dipanggil, Vita keluar dari ruangan FAO.


"intuunn... ya ampun aku kangen sama kamu, aku belum ACC surat resign, tapi kamu sudah gak masuk kerja, ini termasuk mangkir tahu" dusta Vita padamu, karena sebenarnya dia sudah tanda tangan surat itu 1 bulan sebelum kamu menikah.


"maaf mbak, itu mendadak soalnya, aku kesini mau pamit pada kalian" ucapmu lembut.


"mbak intun mau kemana" tanya seorang karyawan padamu.


"aku mau ke Amerika gaess" ucapmu santai pada mereka.


Setelah perdebatan panjang, dan Senda gurau akhirnya jam menunjukkan pukul 20:00, susah waktunya untukmu ke Bandara.


Dan lepas landas menggunakan jet pribadi milik Anam suamimu.


To be continue... ❤️


Hai gaess... terima kasih sudah senantiasa mengikuti ceritaku, ada bocoran sedikit nih di episode kedepannya 😁


jadi episode sebelumnya hanya pemanasan ya gaess, cerita aslinya akan ada disaat kamu berada di Amerika gaess, banyak sekali kejutan yang akan kamu hadapi, jadi kamu harus kuat ya 😁👍👍

__ADS_1


__ADS_2