Kamu Target Obsesiku

Kamu Target Obsesiku
Mungkin Datang Bulan


__ADS_3

Lima belas menit kamu mencari keberadaan suamimu tapi tidak bisa kamu temukan, tiga kali kamu ke taman rumah sakit tetap tidak menemukannya.


Dengan rasa frustasi karena tidak dapat menemukannya, air mata menetes begitu saja melewati pipimu.


"kamu kemana alson.. hisk..hiskk..hisskkk..." tangismu membenamkan wajahmu.


Beberapa saat kemudian kamu tetap termenung di kursi taman dan melamun.


"sayang..." panggilan suara dari orang yang kamu cari.


Kamu berbalik menatap wajahnya dengan tatapan musuh.


"Kamu kemana saja..." ucapmu dengan nada sebal dan berdiri.


Kamu tatap matanya dengan tajam hingga beberapa menit kemudian tatapanku berubah menjadi sendu.


"hhuuuuaa... kamu pergi kemana... aku mencarimu kemana-mana tapi tidak menemukanmu.." tangismu pecah begitu saja di tengah-tengah taman rumah sakit.


"cup..cup..cup... sayang kenapa menangis.. aku tadi pergi sebentar untuk memebeli sesuatu" ujar alson dengan memelukmu.


"kenapa tidak mengajakku, kamu pergi dengan siapa.. apa dengan wanita.. membeli apa.. untuk siapa.. ayo cepat katakan.." pekikmu cepat, panjang kali lebar.


"sa...sayang... pelan-pelan bicaranya tenangkan dirimu.. begitu banyak pertanyaan yang kamu lontarkan padaku, aku harus menjawab yang mana dulu" balas alson menenangkanmu.


"apa tenang kamu bilang... jelas-jelas kamu pergi tidak bilang-bilang padaku.. apa aku harus tenang" pekikmu lagi.


"sayang.. kenapa denganmu hari ini..."tanya alson keheranan.


"ada apa denganku.. jelas-jelas kamu membuatku marah.. cepat belikan aku coklat, ice cream, aku mau yang terlezat di Spanyol.. kalau tidak dapat aku akan semakin sebal padamu" titahmu sambil menyilangkan tangan.


"baiklah ratuku.. semua keinginanmu akan aku kabulkan.. rikooo..." ucap alson dan memanggil asistennya.


"apa panggil Riko..Riko.. tidak bisa... aku mau kamu yang belikan.. aku kasih waktu dua puluh menit mulai sekarang" sahutmu pada suamimu.


"apa... yang benar saja sayang...bagai..."ucap alson terjeda.


"cepat.. waktu adalah coklat sayang.. kamu telah membuang waktumu selama 3 menit disini" titahmu bagaikan ratu pada pelayannya.


"apa.. kenapa cepat sekali... sial..." ucap alson dan berlari keluar rumah sakit.


"hehehe... rasakan.. suruh siapa membuatku merindukanmu.. tapi kenapa tiba-tiba aku menginginkan coklat dan ice cream ya.. padahal itu makanan yang paling tidak Kusuka.. membuatku gendut saja..." gerutumu heran akan keinginanmu.


Disisi lain... Di dalam mobil alson...


"ck... seharusnya aku yang marah kan gegara dia menggenggam tangan Nizam.. kenapa jadi dia yang marah padaku" Gerutu alson pada dirinya sendiri.


Alson menepikan mobilnya dan mengambil barang yang dia beli dari paper bag lalu menatap benda itu dengan senyuman.

__ADS_1


"cincin ini khusus aku pesan hanya untukmu sayang.. semoga kamu akan menyukainya" Batin Alson tersenyum.


Kriiinggg... kkriinggg...


Suara panggilan masuk terdengar.


"Hallo..." ucap alson.


"sayaaannggg... mana coklat dan ice creamku.. ini sudah tujuh menit aku menunggu" rengekmu dengan teriakan dari ujung sana.


"iy.. iya sayang sabar ya ini aku sedang mengantri" dusta alson.


"benarkah... aku tunggu.. cepaat sayang... aku sangat kelaparan...bye sayang.. emuuach" ucapmu dan menutup telfon.


"Dasar wanita centilku.. kenapa dia sangat sensitif hari ini bahkan moodnya gampang sekali berubah.. hadeehhh.. aku tidak paham dengan jalan pemikiran wanita" gerutu alson pada dirinya sendiri.


Lima belas menit sudah berlalu tapi suamimu belum juga datang, kamu menunggunya di dalam kamar yang kamu tempati bersama suamimu tadi malam.


"Kenapa lama sekali... kurang dua menit lagi" Gerutumu.


Ceklekkk.... (suara pintu terbuka)


"huuhh.. huuhh... sa..sayang.. aku mendapatkannya" ucap suamimu dengan mententeng paper bag.


"kenapa lama sekali..." pekikmu pada alson.


"kemarikan sayang.. aku lapar sekali..." rengekmu pada alson meraih paper bag.


"eesstt... cium dulu sayang.." goda alson padamu.


"ck... kamu ini selalu cari-cari kesempatan" Gerutumu dan "eemmuuachh..." ciumanku di pipi suamimu.


"sudah... sekarang kemarikan.." pekikmu.


Alson memberikan paper bag itu dan kamu langsung pergi ke dapur dan menyiapkan mangkuk besar, kamu masukan semua ice cream pada mangkuk dan menabur beberapa toping tak lupa menambahkan coklat yang sudah kamu lelehkan di microwave.


"hmmm... enak sekali..." ucapmu menikmati ice creammu.


Alson hanya bisa tersenyum melihat nafsu makanmu sangat banyak hari ini.


"eh.. sayang... kenapa nafsu makanmu hari ini sangat banyak, bukannya baru tiga jam lalu kita makan siang.. kalau kamu banyak makan nanti kamu gendut" ucap alson heran melihatmu.


Kamu terdiam.


"hhuuuaaa... kamu mencintaiku karena aku kurus.. jadi kalau aku gendut kamu mencampakkanku begitu... kamu jahat.. huaa..." teriakmu.


"tidak sayang.. kamu salah paham..aku tetap akan mencintaimu apapun kondisinya kamu tetap wanita tercantik bagiku" ujar alson.

__ADS_1


"bagaimana kalau aku gendut.. kamu pasti tidak mencintaiku lagi.. hissk.. hisskk..hisskk" rengekmu pada alson.


''husssttt... jangan menangis sayang.. bagaimanapun keadaanmu aku tetap mencintaimu, hingga kita menuapun akan tetap mencintaimu" ucap alson.


"janji ????" sahutmu.


"janji sayangku.." balas alson mencium keningmu.


"hufftt.. kenapa dengan istriku hari ini.. apa dia sedang datang bulan hari ini..yeah.. pasti datang bulan..." Batin Alson geleng-geleng menghadapimu.


Ada apa dengan kamu hari ini intan.. kenapa manja sekali kepada suamimu, author kebingungan dengan sifatmu hari ini 😅


Setelah beberapa saat kalian saling menyuapi semangkuk ice cream hingga tandas, ada suara ketukan pintu dari luar dan alson memerintahkan untuk membukanya.


"ada apa Riko.." tanya alson pada Riko di ambang pintu.


"lapor tuan.. tuan Nizam telah siuman" jawab Riko.


"Benarkah.. sayang ayo cepat kita harus menjenguknya sekarang" sahutmu kegirangan.


Hanya saja hal itu berbeda bagi Alson suamimu, dan dia hanya tersenyum kecil padamu sambil mengangguk.


"kamu masih mencintainya sayang... masih mencintainya..." Batin Alson mengikuti gandengan tanganmu menuju ruang perawatan Nizam.


Kenapa sih alson terus bilang kalau kamu masih mencintai Nizam... kasih tahu donk intaaannn kalau kamu sudah tidak mencintai Nizam.. duniamu sekarang cuma ada suami sialanmu itu.. author gemessshhh nih lihat dia cemburuan teruuusss 😑😑😑😑


To be continue...❤️


Hai gaess... tadi author dapat pertanyaan nih..


"kenapa banyak kata mu ya Thor ???"


oke.. disini aku jelaskan ya gaess biar kalian para readers gak kebingungan 😁


jadi... di dalam cerita ini author tuh ingin menjadikan kalian semua para readers sebagai pemeran utama di cerita ini, maka dari itu author pakai sudut pandang orang kedua : KAMU 😁


kalau kalian belum faham.. biar author bikin gampang deh.


anggap saja kalian para readers kemarin habis kecelakaan.. terus karena luka benturan di kepala jadi mengalami amnesia 😅


nah... author datang buat njenguk kamu terus ngaku kalau author tuh sahabat kamu, sahabat yang mengetahui semua cerita kamu, mulai dari kehidupan sehari-hari sampai masalah percintaanmu juga author tahu loh..


Jadi... karena kamu lupa ingatan author mau bantu kamu buat mengingat semuanya, jadi author menceritakan semua ceritamu yang author ketahui 😁


Mudah kan gaess.. yah walaupun agak susah ya bikin cerita pakek sudut pandang orang kedua, karena keseringan typo 🤣 tolong bantu author donk gaess.. kalau ada revisi pengetikan kasih tau ya.. di episode berapanya biar segera author revisi 😁😁😁


Selamat membaca.... aku cinta kalian semua... terima kasih buat semangatnyaaaa 😚😚😚😚❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


By : Tanna Safitri ❤️❤️


__ADS_2