Kamu Target Obsesiku

Kamu Target Obsesiku
Kejutan


__ADS_3

Seminggu sudah kalian berada di Indonesia, saat ini kalian telah kembali ke Amerika untuk kembali ke rutinitas yang biasanya.


Alson sudah kembali bekerja ke kantor, dan kamu sekarang tengah berbelanja di Mall of America, mall termewah pertama di dunia dengan barang-barang kwalitas terbaik.


"berapa harga setelan jas ini ?" tanyamu menggunakan bahasa Inggris pada pelayan toko itu.


"US$ 43.000 nyonya" jawab pelayan itu.


( setara dengan Rp. 602.000.000 )


"Bisa jelaskan detail bahannya padaku !" ujarmu lembut pada pelayan itu.


"ini jas Brioni Vanquish nyonya, terbuat dari serat paling langka di dunia, yakni Qiviuk, merupakan serat alami yang tak biasa dan vicuna yang hanya dicukur 3 tahun sekali. Letak kemewahannya jas ini adalah jahitannya yang berlapis emas putih" jelas pelayan itu.


Kamu mengangguk-anggukkan kepalamu mengerti.


"apa setelan jas ini ada stock lagi ?" tanyamu kembali.


"tidak nyonya, disini hanya akan memproduksi 1 model pakaian saja" tukas pelayan itu.


"baiklah saya ambil yang ini, tolong bungkus yang rapi karena saya tidak mau ada kusut sedikitpun" titahmu pada petugas itu lalu mengarahkanmu ke meja kasir.


Tak menunggu waktu lama akhirnya pesananmu telah siap dan telah kamu bayar.


Setelah berbelanja kamu pergi ke restoran untuk makan siang, dan teringat jika sebentar lagi waktunya jam makan siang jadi kamu mengurungkan pesanan eat in untuk kamu bawa ke kantor alson makan siang disana"


Saat memasuki kantor alson para karyawan menunduk hormat padamu, kamu membalas mereka dengan senyuman ramahmu.


"nyonya intan memang sangat cantik, sopan dan ramah, jalas saja tuan alson sangat mencintainya" bisik beberapa karyawan tapi masih bisa kamu dengar dan itu membuatmu berbunga.


Sesampainya di pintu ruangan alson kamu membukanya dan betapa terkejutnya kamu.


"Sa... sayang" ucap alson kaget melihatmu datang.


Sakit... itu yang kamu rasakan pernikahan yang kamu anggap baik-baik saja dan mulai menerima perasaanmu pada alson kini diambang kekecewaan.

__ADS_1


Bagaimana tidak disaat kamu akan memberi kejutan pada suamimu, ternyata kamu sendiri yang mendapat kejutan.


Melihat suamimu tengah memangku wanita dengan mesra dan berusaha menggodanya, walaupun tidak ada raut tergoda yang diperlihatkan di wajah suamimu tetap saja sakit rasanya.


Kamu tidak ingin di anggap lemah, karena hal ini kamu kembali menyembunyikan perasaanmu pada alson. dan melihatkan wajah tenang agar tidak di curigai.


"oh.. jadi begini ya" ucapmu singkat tersenyum kecut memandang alson.


alson yang melihat kedatanganmu langsung mendorong wanita itu hingga hampir terjatuh.


"sayang aku bisa jelaskan" ujar alson padamu.


Kamu berjalan ke arah alson dan menatap tajam mereka berdua secara bergantian.


"aku kesini hanya ingin mengantarkan ini, silahkan nikmati saja kemesraan kalian berdua" ucapmu tajam dengan menaruh makanan sedikit keras ke meja alson lalu berjalan pergi meninggalkan ruangan alson.


Sedangkan alson merasa sangat risau karena kesalahpahaman ini.


"aarrrkkkk.. sudah kukatakan aku tidak pernah tertarik padamu, kau dan kakakmu sama saja pengusik dalam hidupku, jika terjadi sesuatu dalam pernikahanku akan ku bunuh dirimu" bentak alson pada Bella lalu berlari menyusulmu.


Hanya beralaskan bosan sebab alson tidak pernah mau menyentuhnya kalau tidak ada status pernikahan, membuat bianka berkhianat, amerika bukanlah negara yang menjunjung kepercayaan itu, bahkan pasangan yang hidup bersama dan punya anak belum tentu ada status pernikahan.


Namun alson bukanlah orang Amerika, dia tetap orang Indonesia, dia menjunjung tinggi nilai moral dalam hidupnya.


Alson berlari mengejarmu hingga sampai di basemen perusahaan dan terlihat kamu menyuruh sopirmu keluar dari mobil, kamu menyetir mobil itu sendiri dengan kecepatan hampir 50 km/jam hanya untuk keluar dari basemen luas milik perusahaan suamimu itu.


"intaannn..." teriak alson melihat mobilmu dengan cepat menghilang.


Dengan cepat alson berlari ke arah mobilnya dan hendak menyusulmu, tapi dia lupa kalau kunci mobilnya tidak terbawa olehnya.


"Hallo... Riko cepat bawakan kunci mobilku, aku tunggu di basemen, cepaat" titah alson cepat untuk Riko melalui panggilan telfon.


Sedangkan kamu sendiri menyetir mobilmu, membelah aspal panas jalanan karena terik matahari dimusim panas ini dengan kecepatan hampir 90 km/jam.


Air mata lolos begitu saja dari pipimu, sorot mata yang terlihat terluka kamu tetap menatap kedepan.

__ADS_1


"huuaaaaaa...." teriakmu kaget tiba-tiba ada mobil memotong jalanmu begitu saja.


Kamu membanting setir ke kiri untuk menghindari mobil itu.


Bruuaaakkkkk.....


Tapi malah mobilmu menabrak pohon pinggir jalan.


"to..tolong" ucapmu lirih melihat bayangan beberapa orang berpakaian hitam menghampiri mobilmu sampai kamu hilang kesadaran diri.


Disisi lain...


"sayang kamu kemana ?" ucap alson mencemaskanmu.


Alson khawatir akan keselamatanmu, pasalnya kamu tengah menyetir dengan perasaan penuh amarah saat ini.


Di tengah jalan dia melihat banyak orang bergerombol, entah kenapa perasaan alson kacau hari ini, alson turun melihat apa yang sedang terjadi disana dan tepat perkiraannya, itu mobilmu yang sudah remuk bagian depannya karena tabrakan dengan pohon.


"pak dimana orang yang mengendarai mobil ini ?" tanya alson pada seorang polisi.


"tenanglah pak, saat ini kami sedang menyelidikinya" ucap polisi itu, merasa tidak mendapat jawaban yang dia inginkan alson mencekal bahu polisi itu.


"tenang katamu... mobil ini adalah mobil saya, orang yang tadi mengendarainya adalah istri saya, jadi saya tanya sekali lagi dimana istri saya" teriak alson penuh amarah dengan tatapan mata yang sudah merah padam.


"maaf tuan saat saya datang pengemudi mobil ini tidak ada disini tuan" ujar polisi itu dengan setengah takut.


"lalu kemana istri saya..." teriak alson semakin khawatir.


"saya belum bisa memastikannya tuan, saya masih mau menyelidikinya jadi tolong beri saya ruang untuk pekerjaan saya" tukas polisi itu dengan nada setenang mungkin.


alson melepas cekalannya dan berjalan ke arah mobilnya dengan raut wajah sangat khawatir.


"dimana kamu sayang, apa yang sudah terjadi padamu, apa kamu baik-baik saja.. oh tuhan tolong selamatkan istriku pastikan dia baik-baik saja" Batin alson lalu mengusap wajahnya kasar penuh frustasi.


To be continue... ❤️

__ADS_1


__ADS_2