Kamu Target Obsesiku

Kamu Target Obsesiku
LEPAS


__ADS_3

Alson bingung atas apa yang dia dengar barusan. seorang tak dikenal tiba-tiba menelfonnya dan mengatakan "saya tahu dimana posisi orang yang selama ini anda cari"


Hal ini membuat alson bertambah bingung, bagaimana bisa orang ini tahu siapa yang alson cari selama ini, karena alson menyembunyikan berita penculikanmu dengan begitu rapat.


Setelah berfikir sejenak akhirnya alson mengirimkan pesan pada orang yang menelfonnya tadi dan mengatakan jika dia ingin bertemu, tak lama kemudian suara notifikasi masuk dan alson melihat alamat yang dikirimkan orang itu.


"saya tunggu di Gabriel Kreuther besok siang jam 11" isi pesan itu.


"Riko siapkan reservasi di Gabriel kreuther untuk besok pukul 11 siang" titah alson pada Riko.


Riko langsung mengambil ponselnya dan menelfon seseorang, kemuadian pamit keluar dari ruangan alson.


Keesokan harinya alson sudah bersiap menunggu seseorang yang memintanya untuk datang ke tempat ini, 15 menit berlalu pintu ruang VIP terbuka dan wajah asing masuk ke dalam.


"selamat datang.." ucap alson sambil berjabat tangan dengan orang ini.


"terima kasih..." balas pria itu.


"silahkan duduk, kita lakukan jamuan makan terlebih dulu" ajak alson sopan pada pria itu.


Setelah acara jamuan makan selesai, kini alson dan pria itu saling tatap.


"Jadi... tujuan anda mengajak saya bertemu ??" tanya alson pada pria itu.


"sebelumnya.. perkenalkan nama saya Bara Jonathan anak dari Mario Jonathan" ucap pria itu pada alson dengan mengulurkan tangannya.


"saya pernah mendengar nama anda, cuma belum pernah melihat seperti apa anda" terang alson dan menyambut jabatan tangan bara.


"yah.. saya memang sengaja menyembunyikan diri saya karena beberapa alasan tertentu" balas bara dan di sanggupi anggukan oleh alson.


"jadi.. tujuan saya mengajak anda bertemu disini untuk membicarakan masalah Intan Gustiwana Johannes istrimu" terang bara lagi.


Seketika sorot mata Alson jadi berubah karena namamu disebut oleh Bara.


"dari mana anda mengenal istri saya ??" tanya alson menelisik.

__ADS_1


Disisi lain...


Suara musik di ruang gym terdengar, perlahan Arvan mendekati ruangan itu dan terlihat kamu tengah berolahraga di ruangan gym milik Arvan.


Arvan menatap ke arahmu tanpa sepengetahuanmu, Arvan membayangkan betapa bahagianya dia jika bisa memilikimu, membantumu berlatih dan berolahraga bersama sekarang ini.


"ya ampun... kenapa aku bisa membayangkan berciuman dengannya saat ini" ucap Arvan tersadar dari khayalannya lalu pergi dari tempatnya berdiri.


Tak lama dari itu kamu istirahat sejenak, mengambil botol mineralmu dan meminumnya, betapa terkejutnya kamu saat ada tangan yang melingkar di pinggangmu secara tiba-tiba.


Dengan sigap kamu menarik tangan itu dan menguncinya dari belakang.


"kau... bisakah kau berlaku sopan terhadap wanita" ucapmu dengan nada tinggi.


"maafkan aku.. aku hanya kagum melihat kecantikanmu" ucap Arvan santai.


Kamu tidak menanggapi ucapan Arvan dan memilih untuk melanjutkan aktivitasmu, sedangkan Arvan mengekorimu seperti anak ayam yang takut kehilangan induknya.


"berhentilah mengekoriku Arvan, ini sangat mengganggu" Hardikmu pada Arvan.


"tidak.. aku tidak tertarik untuk berlatih bersamamu" elakmu pada Arvan dan di balas hela nafas panjang dari Arvan.


"kenapa kau sangat dingin kepadaku, apakah semua kebaikanku kurang menurutmu" ucap Arvan sambil push up disampingmu.


" kalau tidak ikhlas lebih baik kau sekap saja aku lagi" balasmu dan menghentikan Bodymax Running Machine Treadmill.


Arvan langsung berdiri dari push up nya dan mencekal pergelangan tanganmu.


"apakah selama ini kau tidak pernah ada rasa padaku ?" tanya Arvan dengan tatapan tajam padamu.


"tidak.. hatiku sudah dimiliki orang lain" ucapmu tegas dengan tatapan yang tak kalah tajam pada Arvan.


Kamu hempaskan tanganmu agar lepas dari cekalan Arvan dan hendak pergi meninggalkan Arvan.


"aaarrkkk.. lepas Arvan.. LEPASS.." teriakmu saat Arvan secara paksa memelukmu.

__ADS_1


Dengan tatapan amarah Arvan menyerang bibirmu, secara paksa dan kasar dia lakukan, kamu memberontak tapi tenagamu kalah besar dengan Arvan.


Merasa tidak ada perlawanan darimu, Arvan melepaskan lumatannya dan melihatmu.


Tetesan air mata terjun begitu saja melewati pipimu, hatimu terluka mendapat perlakuan kasar seperti ini.


Kamu tatap mata Arvan dengan tajam, tidak ada sepatah kata apapun yang kamu katakan lalu berlari pergi ke arah kamarmu.


Bruaakkk...


Kamu menangis di dalam kamarmu, takut itulah yang kamu rasakan, baru pertama kali ini kamu di paksa seperti ini bahkan dipaksa oleh seorang pria.


Arvan yang menyadari itu dia hanya terdiam disana, menatap ke arah pintu kamarmu dengan tatapan kosong menyesal telah memaksamu hanya untuk menciummu.


"aaaarrrrkkkk....." teriak Arvan frustasi dan membanting setiap barang yang dapat teraih oleh tangannya.


pyaaarrr... pyaarrrrr...


"Bodoh... bodoh.. bodoh.. kenapa kau melakukannya Arvan kenapa.. ini hanya akan membuatnya semakin takut padamu" teriak Arvan pada dirinya sendiri.


Kembali ke pertemuan Alson dan Bara...


Setelah Bara menceritakan semuanya, Bara meminta maaf untuk segala kesalahan yang dilakukan Daddynya.


Bara berjanji akan memberi pelajaran kepada Daddynya agar dia sadar, awalnya alson sangat tidak terima karena ulah Mario yang menyebabkan alson harus terpisah darimu, tapi karena bara yang telah memberi informasi tentang keberadaan kamu akhirnya alson menyetujui kesepakatan ini dengan Bara.


Bahwa dia akan membiarkan Bara untuk mengurus Daddynya sendiri. Dan memfokuskan alson agar menjemput kamu dari penjara mewah yang menyekapmu.


"Spanyol..." ucap alson lirih saat mobilnya sudah keluar dari restoran.


"Riko persiapkan keberangkatanku ke Spanyol secepatnya" titah alson pada Riko.


"Baik tuan.." jawab Riko.


"Arvan Emelio.... jika aku tahu ada lecet sedikit saja dari tubuh istriku maka kau akan mati di tanganku" Batin Alson dan mengeraskan genggaman tangannya.

__ADS_1


Alson kembali ke kantornya sedangkan Riko pergi ke markas untuk menyiapkan segalanya, karena kali ini alson tidak hanya akan menjemput istrinya saja, tapi akan menjemput istrinya dari kandang serigala.


__ADS_2