
Selamat datang kembali teman-teman. kisah arumi dan bintang balik lagi nih, yeaaayyy!!!!
Selamat membaca dan semoga kalian selalu menikmati walau sudah lama kita tak bersatu hati. HAPPY READING!!
Arumi tersenyum dan menggeleng. "Aku hanya akan hidup berdua dengan anakku nanti," jawab arumi tenang.
mereka bertiga mengangguk dan setelahnya kembali memberikan pelukan hangat untuk arumi.
Tidak penting dengan cintaku, kini duniaku sudah untuk anakku sepenuhnya. Batin arumi yakin dengan keputusannya untuk melupakan cintanya dengan bintang.
"Percaya arumi, setelah semua badai ini, maka pelangi akan datang menghampirimu," ucap airi lembut dengan tangan yang semakin erat memeluk arumi.
Arumi menggeleng. Wanita itu melepaskan pelukan ketiga temannya dan menatap satu persatu dengan sendu. "aku trauma dengan pelangi," ucap arumi pelan.
Dahi veni, nora dan airi serentak berkerut mendengar apa yang arumi sampaikan. "apa maksudmu? kau takut pelangi?" tanya Veni bingung mewakili yang lainnya.
"Bukan hanya takut, kak, aku bahkan sudah trauma," jawab arumi lagi membingungkan ketiganya.
"kamu membuat kami bingung, arumi. semua orang padahal sangat suka dengan keindahan pelangi,* ucap nora heran.
Arumi terkekeh pelan dengan wajah sendu menatap semuanya. "pelangi memang indah, namun dia hanya sementara, kak. dia akan pergi tanpa memikirkan mata kita yang sudah nyaman menatapnya," jawab arumi menjelaskan dengan sebuah khiasan yang mewakili kehidupannya.
Ketiganya terdiam. wajah yang tadinya bingung kini berubah prihatin mendengar apa yang wanita itu sampaikan.
airi yang tadi memulai pembicaraan pelangi benar-benar menyesal atas perkataannya. niat hati ingin memberikan sedikit kata penyemangat untuk arumi, tapi malah membuat wanita itu menjadi sedih karena teringat masa lalunya.
"Jangan merasa bersalah, kak. aku tidak apa-apa, sungguh," ucap Arumi yang mengerti dengan tatapan airi
__ADS_1
"Dulu, aku juga sangat menyukai pelangi, aku bahkan sangat menantikan kedatangan pelangi setelah hujan. Tapi nyatanya apa, kak, tidak setiap hujan akan. menghadirkan pelangi setelahnya, dan jikaun hadir dia hanya sesaat. sama dengan masa laluku, dia datang memberikan kebahagiaan dan cinta untukku, tapi itu hanya sebentar. setelahnya, dia pergi tanpa memikirkan kondisi hati dan perasaanku, kak," ucap arumi menjelaskan sembari menyampaikan apa yang dia dapatkan dari hubungannya dengan bintang.
"Tapi benar, setiap yang pergi pasti meninggalkan kenangan ya, kak. Dia pergi meninggalkan luka, tapi disisi lain dia memberikan aku anugrah dalam rahim sebagai temanku nanti," lanjut arumi sambil tersenyum sendu menatap ketiganya. tangan wanita itu terulur mengusap lembut perut yang sedikit membuncit itu.
"Kamu wanita luar biasa, arumi," ucap nora dengan mata berkaca-kaca menatap arumi.
"Tapi ini berat, kak," ucap arumi dengan suara bergetar menatap nora. mata wanita itu berkaca-kaca seolah kesedihan itu kembali hadir.
"Hanya wanita pilihan yang bisa melalui semua ini, arumi, dan kamu salah satu wanita beruntung itu," ucap Veni lembut.
"jika benar begitu, aku memilih untuk tidak terpilih, kak. kenapa Tuhan tidak pernah bertanya atas takdir yang dia berikan ya, kak?" tanya arumi yang membuat nora, Veni dan airi menggelengkan kepalanya.
"jangan pernah meragukan Tuhan, arumi. jika bukan karena takdirnya, maka tidak akan kehidupan di rahimmu saat ini. jika bukan karena takdirnya, kau akan tetap bersama lelaki yang tidak tepat saat ini. ambilah sisi baiknya, arumi," ucap nora lembut.
"Sejahat nya takdir yang kamu Terima, selalu ada kebahagiaan setelahnya. sebanyak apapun air mata yang kamu keluarkan, selalu ada senyum yang akan menjadi penghapusnya," lanjut nora bijak. wanita itu sungguh merasa kasihan, iba dan sangat prihatin atas apa yang arumi lalui. tapi dibalik itu semua, dia senang karena arumi akan menjadi wanita tangguh untuk anaknya nanti.
"meskipun kami hanya merasakan sakit dan luka saat ini, setidaknya luka dan sakit itu akan membuat kamu jadi wanita tangguh untuk anakmu kelak," ucap airi memberi nasehat.
mereka semua tersenyum dan akhirnya saling memeluk satu sama lain. Penjara, tempat yang dikutuk oleh banyak orang, tempat yang dianggap paling buruk oleh semua orang, tempat yang dianggap paling hina oleh semua orang, menjadi tempat pertemuan mereka sehingga memiliki rasa kasih sayang satu sama lain.
Penjara tidak selalu hina, penjara tidak selalu menjadi tempat untuk orang jahat, seperti arumi yang harus di penjara karena kekuasaan dan cinta.
.....
Di tempat lain, Agnes mengemas barangnya ke dalam koper. Tanpa di lipat, kain yang sudah dijahit itu masuk dengan keadaan bertumpuk di dalam koper. wanita itu memilih untuk kabur dari Ayahnya daripada harus menikah dengan Bintang. dia sudah punya pilihan sendiri, dan sangat tidak mungkin bagi Agnes untuk hidup dengan lelaki yang menjadi penyebab kesakitan sahabatnya.
"KAU AKAN KEMANA, AGNES?" teriak sebuah suara yang tiba-tiba terdengar dari pintu kamar Agnes.
__ADS_1
Agnes acuh, wanita itu dengan santai tetap memasukan barangnya ke dalam koper. "Jelas aku akan pergi dari neraka ini," jawab Agnes tanpa takut.
"Tempat yang kau bilang neraka adalah rumah tempat kau tumbuh dewasa," jawab harun berjalan mendekat.
Agnes terkekeh. wanita itu berbalik dan menatap tajam sang ayah. "dulu memang ini rumah, tapi sewaktu Mamaku masih ada," jawab Agnes tegas.
Tangan harun terkepal kuat dengan mata merah menatap sang anak.
"apa? kau ingin marah? kau ingin melarangku? IYA?!" tanya Agnes dengan nada suara tinggi menantang Harun.
"Jangan pernah memancing kemarahan ku, agnes," ucap harun dengan suara tertahan.
"kau harus menikah dengan Bintang! jika tidak k-"
"jika tidak apa?" tanya Agnes menantang harun.
"Sahabatmu yang di penjara itu Kan menerima akibatnya," jawab harun mengancam.
Agnes terkekeh. "kau pikir aku takut?" ucap Agnes berani. wanita itu meluruskan badannya sejajar dengan harun dan menatap tajam sang ayah, seolah memperlihatkan bagaimana dia sangat tidak suka dengan ayahnya itu.
"berani kau ganggu temanku, maka penjara juga menantimu!"
......................
Bagi yang lupa kalian boleh baca bab sebelumnya dulu biar rasanya nyampe ke hati menusuk jiwa yaaa, hehe.
BTW, cuma mau kasih info kalau mulai sekarang, tanggal ini, bulan ini dan tahun ini, aku akan aktif nulis lagi, ya. kita akan berkomunikasi intens lewat karya-karya aku.
__ADS_1
**dan yang paling penting, aku minta maaf karena baru bisa update lagi. Dan semoga, setelah ini aku bisa update rajin biar kalian gak rindu lagi ðŸ¤
Peluk jauh dari Nona Marwa dan enjoy your reading 🤗🥰**