Keluarga Untuk Anakku

Keluarga Untuk Anakku
BAB 68


__ADS_3

Selamat datang kembali teman-teman. kisah arumi dan bintang balik lagi nih, yeaaayyy!!!!


Selamat membaca dan semoga kalian selalu menikmati walau sudah lama kita tak bersatu hati. HAPPY READING!!


Bintang berjalan dengan penuh semangat. setidaknya, dia bisa memberi kabar bahagia kepada arumi bahwa ada jalan untuk kebebasan arumi.


"Kita akan kembali bersama, arumi," gumam bintang dengan yakin atas apa yang akan dia lakukan sekarang ini.


.....


Arumi dan Agnes kini sudah berada di dalam mobil. "Apa ada yang ingin kau temui dulu, arumi?" tanya Agnes sebelum menjalankan mobilnya.


Arumi terdiam sejenak, hatinya bimbang entah harus melakukan apa saat ini. ingin sekali rasanya arumi menemui sasmita untuk berterimakasih dengan wanita itu, tapi dia takut jika nanti mereka bertemu, akan terjadi hal yang tak diinginkannya.


"Arumi," panggil Agnes lagi karena tak kunjung mendapat jawaban dari arumi.


Arumi menghela nafas pelan. "Ada, tapi aku takut," ucap arumi bersuara.


"Siapa?" tanya Agnes bingung.


"Aku menemui Nyonya Sasmita, Agnes, tapi aku takut jika nanti dia melarangku membawa cucunya," jawab arumi menyampaikan kegundahannya.

__ADS_1


Agnes menggeleng. "Tante Sasmita bukan orang yang kayak gitu, Arumi. dia bukan tuan hutama yang tega memisahkan anak dan ibunya, dia juga bukan nenek tyas yang bisa melakukan apapun untuk memenuhi keinginannya. Kalau tante Sasmita jahat, dia gak bakal mau bantu kebebasan kamu, arumi," ucap Agnes menjelaskan.


"Bukan maksudku ingin membela tante Sasmita, arumi, tapi dia adalah orang baik, dan dia sangat berjasa dalam kebebasanmu ini, dan satu hal yang pasti, dia nenek dari anak yang kamu kandung, arumi," lanjut Agnes.


"Agnes," panggil arumi lembut.


"Hem?" jawab Agnes. Sepertinya apa yang baru saja Agnes sampaikan tidak berpengaruh bagi arumi.


"Kenapa kamu langsung percaya bahwa anak yang aku kandung adalah anaknya bintang?" tanya Arumi yang membuat Agnes mengerutkan dahinya bingung.


"Maksud mu apa, arumi?" tanya Agnes tak paham.


"Kita baru kenal, bisa saja aku berbohong padamu mengenai siapa ayah dari anak yang aku kandung, tapi kamu memilih untuk mempercayainya," ucap arumi menjawab.


Arumi dan Agnes saling tatap, hingga akhirnya arumi tersenyum melihat wajah Agnes yang sangat serius. "aku mau menemui Tante Sasmita," ucap Arumi pada akhirnya.


Agnes menghela nafas lega. "pertanyaan dan tatapanmu membuatku takut," ucap agnes dan mulai menjalankan mobilnya untuk segera meninggalkan area kantor polisi.


.....


"Ada apa, bintang?" tanya seorang polisi wanita yang bertugas menjaga sel tempat arumi di tahan.

__ADS_1


"Aku ingin bertemu dengan tahanan yang bernama Arumi," ucap Bintang dengan santai.


"Arumi? tahanan kasus pembunuhan adikmu?" tanya polisi wanita itu.


Bintang mengangguk. "Aku ingin bertemu dengannya, dan aku minta waktu sedikit lebih karena ada hal yang ingin aku bicarakan," ucap bintang meminta tenggang waktu dari polisi penjaga itu.


"Gak bisa, bintang. lebih baik kau kembali saja," ucap polisi wanita itu menolak.


"Kenapa? bukankah aku berhak menemui tahanan kapanpun untuk meminta keterangan?" tanya bintang heran.


"Bukan begitu, aku tidak melarangmu karena tidak boleh atau bagaimana, tapi tahanan yang ingin kau temui udah gak disini," ucap polisi itu memberitahu.


"Apa maksudmu?" tanya bintang lagi dengan nada suara yang sedikit tinggi karena terbawa emosi.


"Tahanan yang bernama Arumi sudah bebas."


DEG


...----------------...


Bagi yang lupa kalian boleh baca bab sebelumnya dulu biar rasanya nyampe ke hati menusuk jiwa yaaa, hehe.

__ADS_1


Peluk jauh dari Nona Marwa dan enjoy your reading 🤗🥰**


__ADS_2