Keluarga Untuk Anakku

Keluarga Untuk Anakku
BAB 75


__ADS_3

Selamat datang kembali teman-teman. kisah arumi dan bintang balik lagi nih, yeaaayyy!!!!


Selamat membaca dan semoga kalian selalu menikmati walau sudah lama kita tak bersatu hati. HAPPY READING!!


Sasmita menatap sendu kepergia Arumi, detik ini menjadi hari akhir baginya untuk merasakan kehadiran seorang cucu.


Langkah Arumi terhenti saat dirinya berpapasan dengan Tyas. Arumi menatap Tyas dan tersenyum. "Jangan baik-baik cucumu, Nek. Arumi harap setelah ini mentalnya baik-baik saja," ucap Arumi dan berlalu begitu saja meninggalkan mereka semua.


"TUNGGU ARUMI!" teriak Bintang bangun dan hendak mengejar Arumi. Namun langkahnya tertahan karena pegangan tangan Hutama yang pada lengannya.


"Biarkan dia pergi. Wanita tidK tahu diri itu memang harusnya tidak disini," ucap Hutama yang membuat Bintang menatap marah pada Hutama.


BUGH.


"AYAH!" teriak Sasmita tak percaya melihat Hutama yang kini terjatuh ke lantai karena pukulan tadi Bintang. Hanya Sasmita, sedangkan yang lainnya tidak terkejut melihat apa yang Bintang lakukan.


Setelah memberikan pukulan itu, Bintang segera berlari mengejar Arumi yang mungkin masih belum terlalu jauh.


"Bangun Ayah," ucap Ali mengulurkan tangannya kepada Hutama untuk membantu lelaki itu berdiri.


Hutama menerima, lelaki itu masih terkejut dengan pukulan tiba-tiba yang Bingtang berikan.


"Jika sudah salah, terima saja dan jangan menghina orang, Ayah. Beruntung Arumi tidak melaporkan balik keluarga Nagara ke kantor polisi," ucap Ali dan berlalu masuk ke dalam rumah setelah membantu Hutama berdiri.

__ADS_1


Hutama menatap Sasmita. Sedangkan Sasmita menatap tak percaya pada Ayahnya itu. "Banyak kehidupan yang sudah Ayah hancurkan," ucap Sasmita dan memilih mengikuti suaminya memasuki rumah.


"Ayo ikut aku!" ucap Harun dan menyeret tangan Agnes agar mengikutinya untuk pulang.


"Saya akan urus selebihnya, Pak," ucap Harun yang dibalas anggukan oleh Hutama.


"Lepaskan aku, Harun!" geram Agnes yang menahan langkahnya.


"Ikut aku atau hidup Arumi terancam diluar sana!" ancam Harun yang membuat Agnes terdiam tanpa suara, dan mau tak mau dia harus mengikuti langkah kamu Harun.


Tua bangka sialan. Bagi Agnes merutuki Harun tanpa mengingat status Harun sebagai Ayahnya.


Setelah semuanya pergi, Tyas kini berjalan mendekati suaminya yang masih berdiri disana. "Lihat dampak dari apa yang kamu lakukan, Mas?" tanya Tyas menatap suaminya.


"Bahkan kau masih bisa memarahi istrimu sendiri. Sesekali, perkataan istri adalah jalan tenang bagi suaminya," jawab Tyas yang membuat Hutama membuang wajahnya menghindari tatapan Tyas.


Tyas menghela nafas pelan, keras kepala suaminya benar-benar mencapai tingkat paling tinggi diatas dewa, sangat kebal dan ingin menang sendiri.


"Ayo obati lukanya, Mas," ucap Tyas dan tanpa aba-aba menggandeng tangan Hutama untuk segera masuk ke dalam rumah.


.....


Bintang berlari sampai ke depan komplek, tapi dia tidak melihat Arumi sama sekali.

__ADS_1


"Pak," panggil Bintang pada Satpam yang biasa menjaga di Pos Komplek.


"Eh, Bapak Bintang, ada yang bisa saya bantu?" tanya Pak Satpam sopan. Siapa yang tak kenal cucu keluarga Nagara itu di komplek ini? Selain yang paling kaya, Bintang juga tampan.


"Apa Bapak melihat seorang perempuan keluar dari komplek barusan?" tanya Bintang.


Pak Satpam itu terdiam, setelahnya dia menggeleng menjawab pertanyaan Bintang. "Tidak ada, Pak Bintang. Tidak ada yang lewat jalan kaki sejak tadi."


"Bapak yakin?" tanya Bintang lagi yang dianggukki oleh Pak Satpam.


Bintang mengeluarkan ponselnya dan mencari sesuatu dari galeri nya. "Kalau Bapak lihat perempuan ini, tolong langsung hubungi saya, Pak," ucap Bintang memohon menunjukkan foto Arumi kepada Pak Satpam.


Pak Satpam mengangguk. "Baik, Pak."


"Terimakasih," jawab Bintang dan berbalik meninggalkan Pos Satpam.


Bintang berjalan dengan pelan, langkahnya terasa berat dengan sedikit tenaga yang tersisa ditubuhnya. "Aku selalu menerima kepulanganmu, Arumi."


...----------------...


Peluk jauh dari Nona Marwa dan enjoy your reading 🤗🥰**


Jangan lupa masukan cerita ini ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya ya teman-teman, dan follow juga akun penulis aku untuk dapatin notifikasi karya baru, terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2