
Selamat datang kembali teman-teman. kisah arumi dan bintang balik lagi nih, yeaaayyy!!!!
Selamat membaca dan semoga kalian selalu menikmati walau sudah lama kita tak bersatu hati. HAPPY READING!!
Membuang nafas berkali-kali, Arumi mencoba untuk menangkan dirinya. "Maaf jika Arumi hanya singgah sebentar, tidak aman juga bagi Arumi jika tetap disini, Ayah, Ibu," ucap Arumi dan segera melangkahkan kakinya memasuki rumah itu.
"ARUMI!" panggil seseorang dari belakang yang membuat Arumi menoleh.
Senyum terbit di wajah Arumi dan dengan segera wanita itu mendekat. "Ibu," ucap Arumi lirih sambil. memeluk wanita yang tadi memanggilnya.
"Ya Allah, kamu udah balik, nak," jawab Ibu Ida yang tadi memanggil Arumi.
Arumi melepaskan pelukannya dengan segera. Wanita itu menatap sekitar untuk memastikan keadaan, dan setelah dirasa aman, Arumi segera mengajak Bu Ida untuk masuk ke rumahnya.
"Kamu apa kabar, nak?" tanya Bu Ida menatap Arumi penuh rindu.
Arumi tersenyum. "Arumi sudah lebih baik, Bu. Arumi dinyatakan tidak bersalah, semuanya hanya salah paham," jawab Arumi sedikit berbohong. Jika Arumi mengatakan bahwa keluarga Hutama memfitnahnya, maka bisa-bisa nama keluarga Hutama akan buruk dan itu sangat berpengaruh di desanya.
"Alhamdulilah, Nak. Ibu juga sangat yakin sekali kalau kamu tidak bersalah, dan kamu sekarang kembali ke rumah," ucap Bu Ida lembut.
__ADS_1
Arumi tersenyum. "Tapi Arumi hanya sebentar, Bu. Arumi hanya ingin mengambil tabungan Arumi disini,* jawab Arumi yang membuat Bu Ida menyurutkan senyumnya.
"Kamu mau kemana, Nak?" tanya Bu Ida khawatir.
"Kamu akan kemana? Rumah kamu disini? Ayah dan Ibu kamu memberikan rumah ini untuk kamu, dan ibu yang berkewajiban menjaga kamu sampai kamu menikah sesuai amanah ayah kamu, Nak," lanjut Bu Ida sangat mengkhawatirkan Arumi. Tidak ada lagi keluarga yang arumi punya, jika wanita itu pergi, dengan siapa dia akan menghadapi dunia yang kejam ini?
"Ibu," panggil arumi lembut yang dibalas tatapan oleh Bu Ida.
"Arumi gak bisa kalau terus-terusan disini, Bu," ucap Arumi memberitahu.
"Kenapa? Apa ada masalah?" tanya Bu Ida menatap sendi Arumi.
Arumi menatap Bu Ida, hingga akhirnya wanita itu memutuskan untuk menceritakan semuanya kepada Bu Ida tanpa ada yang ditutupi.
"Ibu gak marah atau jijik dengan Arumi?" tanya Arumi ragu.
"Perbuatan kamu memang salah dan tidak bisa dibenarkan, tapi semuanya sudah terjadi, yang penting jangan pernah kamu menyesali kehadiran anak kamu, ini, Nak. Kamu yang membuatnya hadir di dunia ini, jika nanti dia nakal, jangan umpati dia, umpati perbuatan kami yang salah," ucap Bu Ida lembut memberi nasehat.
Arumi mengangguk, setelahnya wanita itu memeluk Bu Ida dengan erat ubtuk menyalurkan rasa sedih dan sakit yang di alaminya. "Terimakasih sudah selalu percaya dengan Arumi, Bu," ucap Arumi dalam tangisnya.
__ADS_1
Bu Ida mengangguk dan melepaskan pelukan mereka. Dengan lembut telapak tangan Bu Ida mengusap air mata Arumi. "Dimanapun nanti kamu berada, jangan lupakan Ibu ya, Nak. Dan jadilah wanita yang mandiri dengan segala kebaikan kamu, Nak. Sejahat apapun lingkungan kamu, tetaplah jadi baik," ucap Bu Ida mengingatkan Arumi.
Arumi mengangguk. "Semoga waktu masih mengizinkan kita buat ketemu ya, Bu."
"Ibu menunggu kepulangan Arumi yang baru."
.....
Bintang menghentikan mobilnya dengan jarak yang sedikit jauh dari rumah yang akan menjadi targetnya, namun masih bisa dilihat mata untuk mengintai. Beberapa menit dia berdiam dan menatap rumah itu, mobil Iskandar dan juga Angkasa juga sampai dan berhenti di belakang mobil Bintang.
Bintang segera turun dan pindah ke mobil Iskandar. Lelaki itu duduk di kursi belakang karena sudah ada Iskandar di kursi kemudi dan Angkasa di kursi sampingnya.
"Kita langsung bergerak?" tanya Iskandar menatap Bintang.
"Apa kita gak butuh tim?" tanya Angkasa menjawab. Lelaki itu sedikit ragu karena mereka hanya bertiga sekarang ini.
"Gak perlu tim, kita bertiga cukup mengeluarkan isi rumah itu."
...----------------...
__ADS_1
Peluk jauh dari Nona Marwa dan enjoy your reading 🤗🥰**
Jangan lupa masukan cerita ini ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya ya teman-teman, dan follow juga akun penulis aku untuk dapatin notifikasi karya baru, terimakasih