Kembali Muda

Kembali Muda
Sampai Rumah


__ADS_3

#Rino POV


Rino sangat kaget setelah dikasih tahu Rin bahwa ini rumah kedua orang tuanya. Ini adalah alamat rumah yang Rino cari selama ini, dia sampai bingung mengekpresikannya.


"jadi, cewek yang bikin aku tertarik ternyata anaknya bibi Ida." gumam Rino dalam hati


Rino kemudian turun dan mengikuti Rin yang terlihat antusias dan memeluknya ibunya. Rino melihat mereka berdua penuh kasih, tidak menyangka akan bertemu seperti ini. Setelah menanyakan hal sedikit dan membuat ibu Rin mengingat Rino kembali. Mereka diminta masuk rumah. Selagi Rin diminta membuat teh, Rino berbincang hangat dengan Ibunya Rin (Ida).


"nak Rino kok bisa bareng dengan anakku Rin." tanya Ibu Ida


"iyaa bi, sungguh kebetulan sekali aku juga kaget melihatnya tadi." jawab Rino


"sebenarnya Rin itu muridku dikelas bi, Rin termasuk anak yang cerdas, apalagi dalam bahasa Inggris." lanjut Rino


"wahhh syukurlah kalau Rin masih suka belajar dan cerdas." jawab ibu Ida


"tapi bibi masih penasaran, sedekat apa kamu sama Rin nak, kok sampe mau ngantarin sisiwinya kerumah." tanya Ibu Ida yang sudah mengerti dengan sifat Rin dan Rino


"hehe, sebenarnya aku yang memaksa mengantarnya bi. Pas Rin bilang mau pulang kedesa Anggrek, aku jadi teringat bibi Ida, dan sudah lama aku tidak bertemu bibi jadi sekalian aku ingin berkunjung dan kuajak bareng Rin." jawab Rino


"sungguh tidak ada hal lain?" tanya Ibu Ida seperti belum jawaban semua yang di ucapkan Rino

__ADS_1


Itu karena Ibu Ida sudah dari kecil mengasuh Rino, jadi tahu sifat Rino seperti apa, mana yang bohong mana yang tidak.


"sepertinya bibi masih sama, tidak bisa dibohongi. hehhe." jawab Rino dengan merenges


Disaat itu Rin datang dan memberikan teh yang telah dibuatnya.


#Kembali ke alur Rin


Sebenarnya aku malu setengah mati diejek Sir Rino begitu. Apalagi Ibu menambahkan argumennya, aku hanya bisa menunduk malu.


"owalah Rin bilang samamu juga no, bibi kira hanya bilang sama bibi pas dijalan rumah katanya *'*bu, nanti kalau sudah besar nikahin Rin sama mas Rino ya' bibi jadi kaget, kok bisa Rin bicara gitu." ucap ibu sambil tertawa


"ahhh pasti ibu sama Rin Rino bohong, nggak mungkin aku bilang gitu." jawabku sambil menahan malu


"andaikan dulu sudah ada HP canggih, ku video kamu Rin." jawab Sir Rino sambil ngakak


Aku hanya memasang wajah kesal dan mencoba mengalihkan pembicaraan.


"ohiya katanya Sir Rino mau pergi kesuatu tempat juga didesa ini." ucapku


"yaa disini tujuanku, ketempat orangtuamu, menemui bibi pengasuhku yang sudah kuanggap ibu kedua ku." jawab Sir Rino

__ADS_1


"OMG hello... yang bener aja." gumamku lagi


"kaget ya? haha." ucap Sir Rino


Aku hanya diam tak menjawab


"sebenarnya dulu Ayah ku meminta ibumu ayahmu dan kamu tinggal disana aja, niat Ayah mau dibuatkan rumah, biar dekat dengan rumah Ayah, karena aku dulu sangat sayang pada ibumu dan nggak ingin pisah. Tapi apalah daya, bibi menolak karena ingin tinggal dirumah peninggalan kedua orangtuanya. Jadi Ayah tidak bisa menahannya lagi. Kami semua sudah menganggap kalian seperti keluarga sendiri." jawab Sir Rino sedih


"wahh keliatan banget ternyata Sir Rino, sayang banget sama Ibu, sampe segitunya. Tapi, dikehidupan dulu aku tidak mengetahui ini. Apa karena aku merubah hal kecil menjadi efek pertemuan buat ibuku dan Sir Rino lagi ya." gumamku


"yaa begitulah nak Rino, sebenarnya bibi juga sedih, tapi gimana lagi." jawab Ibuku


"Iya bi tidak apa-apa. toh tanpa sengaja aku malah bertemu dengan Rini." jawab Sir Rino


Aku hanya tersenyum


"kamu mau menginap dirumah bibi kan nak Rino?" tanya Ibu


"apa? menginap? noo.. no... jangan sir jangannnn". gumamku dalam hati kuatir


-BERSAMBUNG-

__ADS_1


__ADS_2