Kembali Muda

Kembali Muda
Pertengkaran didepan umum!


__ADS_3

Setelah itu kak Adi dan kak Tio segera pergi meninggalkan mas Rino. Sedangkan mas Rino kembali kekantor, mengambil ponselnya untul mengirim pesan ke Rin.


#


ponsel Rin berdering tanda ada pesan masuk.


from: mas Rino


"kamu nggak apa-apa kan sayang?"


Ketika aku sedang membaca pesan mas Rino, kak Rega merebut ponselku dan membaca pesan mas Rino.


"kamu masih berhubungan dengannya?" ucap nya marah dan membanting ponselku hingga retak


"kamu keterlaluan banget sih, kamu tuu harusnya ngacaa, kamu itu siapaa? berani-beraninya ngatur aku." teriakku karena sangking kesalnya dan teman-teman yang dikelas berhamburan keluar melihat kami


"ouhhh kamu udah berani sama aku yaa? apa kamu mau semuanya kubongkar disini." ucap kak Rega mengancam


"dasarr orang nggak tau diri, bisanya ngancam orang yang lemah. harusnya kamu tu nyadar Regaaa, kamu nggak lebih dari sampah kalau nggak ada Ayah kamu." ucapku


Kak Rega belum menjawab tapi wajahnya sudah mulai memerah.

__ADS_1


"ohhhh iyaaa, sebenarnya kamu ini kan seorang pecundang, yang beraninya hanya mainin soal kasta, seberapa kayanya seseorang. Iyakann?" bentakku


"kamu kurang ajar sekali Rin." sambil mengangkat tangannya ingin menamparku


"apaa... apaaa.. kamu mau nampar aku. tampar aja tamparrr. kalau kamu berani nampar aku berarti emang kamu seorang pengecutt yang beraninya nindas perempuan." jawabku dengan teriak


"okeee apa perlu aku bongkar semuaa rahasia kamu disini didepan semua orang, biar semuanya tau. dan kesayangan kamu akan dipecat." ancam kak Rega lagi


Aku terdiam karena dia membahas soal pecat memecat. Aku nggak ingin mas Rino dipecat dan dicap jelek semua orang, bisabisa dia bakal Susah cari kerja.


"heyyy kenapa diamm? kamuu takut." ucap kak Rega sambil memegang daguku hingga terangkat


"kamu jugaa Rega, kenapa kamu bersikap kasar terhadap perempuan." teriak pak Kepsek


"ayahh, buuu.. kann be.. gitu." jawab kak Rega takut


"aku ini kepala sekolahmu disini bukan ayahmu." ucap pak Kepsek


kak Rega hanya menunduk takut, dan semuanya juga menjadi takut walaupun sambil menggunjingkanku dan kak Rega.


"kalian berdua ikut saya kekantor sekarangg. " ucap pak Kepsek tegas

__ADS_1


Aku dan kak Rega berjalan mengikuti pak Kepsek, sedangkan mas Rino hanya memandangiku dengan rasa bersalah, takut aku kenapa-napa. Aku hanya memberinya kode dengan tanganku "👌" bahwa aku baik-baik saja.


Kami berdua sudah didalam ruangan kepsek.


"jelaskan apa yang terjadi pagi ini." ucap pak kepsek


aku dan kak Rega hanya terdiam tidak menjawab. Aku takut menjawab nanti malah berujung dengan mas Rino


"kenapa kalian diam?" bentak pak Kepsek


"jelaskan segera." tambahnya lagi


kemudian kak Rega mulai angkat bicara dengan menunduk.


"see..benarnyaa ini hanya masalah kecil pak, masalah pasangan, masalah laki-laki dan perempuan." jawab kak Rega, dia nggak mau menceritakan hubunganku dengan mas Rino, karena sebenarnya ayahnya tidak mempermasalahkan itu jika tidak membawa efek buruk terhadap sekolah. kalo kak Rega membahasnya bisa saja dia yang dimarahi dan aku menjadi tahu semuanya kalau kak Rega selama ini cuma menggertak saja .


"kalau hanya masalah kecil, kenapa kamu begitu kasar dengan wanita." bentak pak Kepsek


kak Rega mengangkat wajahnya dengan wajah datar dan berkata "hahhahah ayahh bicara kasar soal wanitaa, bagaimana dengan ibu yang menjadi gila karena ayah selalu memukulnya dan memarahinya." jawab kak Rega dengan ketus dan tanpa rasa takut lagi. Aku kaget setelah mendengar itu semua


-BERSAMBUNG-

__ADS_1


__ADS_2