
#Istirahat
Lonceng telah berbunyi, kami sekelas bahagia karena akan ditraktir oleh sensei Mita. Aku juga sangat bahagia ketika dapat SMS dari mas Rino tadi.
from: mas Rino
kamu tadi keren banget sayang pas speech nggak salah aku milih kamu. lebih semangat lagi ya nanti akan kudaftarkan lomba. luvyuuu beibii.
Rasanya seperti ingin melayang keudara kalau dapat pujian dari orang yang disayang. hehe
Kami semua bersama menuju kantin, aku berjalan sambil mengobrol dengan yuli. Telihat lelaki disamping sensei Mita sudah dikantin mengobrol dan bercanda. Kulihat dari kejauhan sepertinya aku kenal, aku menyipitkan mataku agar bisa melihatnya jelas.
"ngapain dia ikut acara traktiran kelas kami." pikir ku dalam hati sambil berjalan dengan perasaan yang tidak enak
Kami pun segera duduk ditempat yang sudah disiapkan oleh sensei Mita.
"tulis disini ya kalian mau pesen apa." ucap sensei Mita sambil meyodorkan kertas
Mataku menatap marah tertuju pada lelaki disamping sensei Mita, yahh dia pacarku alias guruku "Mas Rino". Mas Rino hanya tersenyum genit ketika aku datang. Aku dikejutkan dengan hal yang membuatku ingin marah, sensei Mita nempel-nempel sama mas Rino, seperti disengaja begitu dan rada manja mencari perhatian. Aku tidak bisa apa-apa pacarku didekati cewe lain didepanku, aku hanya terdiam kaku kesal melihat kejadian ini. Walaupun mas Rino terlihat tidak nyaman, tapi tetap saja dia diam aja, nggak mau pindah atau gimana gitu.
"Rin, kamu kenapa kok keliatannya kesal gitu?" ucap Yuli sampai membuat Mas Rino menoleh kearahku
"aku nggak apa-apa yul, tibatiba aja badmood." jawabku dengan nada kesal
"oiya ini Sir Rino sensei undang sekalian untuk ditraktir nggak papa kan? " ucap sensei kepada kami
Semua teman-teman menjawab dengan senang hati, malah ada yang ngecengin mereka.
"janganjangan sensei ngajak kita makan, karena habis jadian sama sir Rino ya?" ucap Iyan dan disoraki dengan yang lain
__ADS_1
"doain aja ya." ucap sensei Mita malu
"apa? doain aja? jadi mereka jadian. Ternyata bener kata orang-orang kalau Mas Rino itu playboy, dan aku jadi korbannya. God, kenapa aku bisa tertipu gitu sih." gumamku kesal dalam hati
Aku sudah tidak melihat reaksi Mas Rino ataupun yang lain. Aku langsung berdiri dan mau kembali kekelas dengan perasaan marah dan terasa ingin menangis. Air mataku terasa nggak bisa dibendung lagi, jadi aku hanya menunduk.
"Rin, kamu mau kemana?" tanya sensei Mita ketika aku berdiri, Mas Rino juga memandangiku dan yang lain juga sempat memandangiku
"aku mau kekamar mandi sens." ucapku bohong
"yaudah, nanti kesini lagi ya." ucap sensei
Aku tidak menjawabnya langsung pergi berjalan menunduk menghapus air mata ku yang sudah jatuh.
"kenapa aku nangis sih, cengeng amat." gumamku
"kenapa Rin sepertinya sedang menangis ya? apa aku ikutin aja? tapi kalau aku ikutin, nanti Tita membuat masalah lagi dengan Rin. Maafkan aku Rin, aku hanya ingin kamu baik-baik saja." gumam Iyan
#RINO POV
Ponsel Rino bergetar mendapat SMS.
from: Mita
Mas, nanti aku mau nraktir anak-anak dikantin, ikut ya?
"Aku diajak makan bareng sama Mita, berati ada Rin. Aku terima aja kali ya, bikin surprise buat Rin. Pasti dia senang aku disana." gumam Rino
#dikantin
__ADS_1
"sini no." ucap Mita, kalau ditempat umum dia manggilnya Rino, kalau hanya berdua manggilnya Mas, ini inisiatifnya sendiri bukan Rino yang memberi saran.
"mau pesan apa?" tanya Mita
"nanti aja bareng anak-anak. " ucapnya
Mereka pun mengobrol untuk menunggu siswa datang kekantin. Rino terlihat senang ketika melihat Rin datang menghampiri mereka.
"tapi kenapa Rin terlihat kesal melihatku, apa karena aku disamping Mita." gumam Rino
Rino tersenyum kepada Rin dan hanya melihat Rin, tiba-tiba Mita merapatkan duduknya hingga menempel ke Rino
"ini ngapain sih Mita mepet-mepet, tuhkan wajah Rin sudah berubah lagi terlihat marah. duh gimana ya? kalau aku pindah nggakenak, dikira entar apa." gumam Rino bingung
Ketika Rino sedang memikirkan Rin, dia kaget apa yang dikatakan iyan dan jawaban Mita yang terlihat seperti mereka berpacaran.
"ini lagii, ngapain mita jawab kek gitu, tuhkan Rin marah. loh, kenapa dia berdiri dan menunduk, matanya berkaca-kaca. Aku nggak bisa begini terus aku harus mengikutinya pergi." gumam Rino sambil ingin berdiri menyusul Rin
"no, kamu mau kemana?" ucap Mita sambil menahan tangan Rino
"iya sir, mau kemana? kita lo belum makan masak mau pergi." ucap salah satu murid
"iya makan dulu aja, baru pergi." tambah Mita
Rino mengurungkan niatnya terlebih dahulu dan berusaha segera makan, supaya bisa menyusul Rin. Rino merasa ada kesalahpahaman terhadap Rin, jadi harus diluruskan, tetapi dia tidak bisa pergi karena ditahan.
-BERSAMBUNG-
jangan lupa buat Like dan Comment ya guys☺
__ADS_1