Kembali Muda

Kembali Muda
Berkumpul dengan Guru


__ADS_3

Setelah semua selesai, aku kembali ke ruang depan memberitahu mas Rino kalau semuanya sudah siap.


"pak.. buu.. ayok kebelakang dulu, kita makan dulu." ajak mas Rino


"wahh.. wahh.. kok repot repot. jadii enakk. hehehe." ucap salah satu guru


"kamu yang nyiapin rin?" tanya guru matematika


"iya Pak." jawabku


"udahh nikah aja, kalian udah cocok, saling melengkapi." ucapnya lagi


Aku hanya tersenyum. Mas Rino juga mengajak lagi, lalu langsung menuju ruang makan, mereka makan bersama, begitupun aku. Para guru memuji hundangan yang sudah kusiapkan, walaupun aku sudah bilang ini bukan masakanku. Aku merasa ikut senang dengan ruang lingkup guru, kenapa dulu aku tidak menjadi guru saja dari pada dikantor ketemu Boss yang tidak adil, yaa walaupun tidak semua boss begitu. Melihat cara guru-guru ini berbicara, ngobrol2, membuatku terharu, dan tidak sadar aku menjatuhkan air mataku.


"sayang, kamu kenapa menangis?" tanya mas Rino dan semua guru menjadi melihatku


"hehehe tidak apa apa mas." jawabku


"apa ada yang salah dengan kami?" ucap mas Rino

__ADS_1


"tidakk. tidakk.. aku hanya melihat kebersamaan ini sungguh mengharukan, senang melihat rekan kerja yang akur begini tanpa ada rasa persaingan tetapi adanya persaudaraan." jawabku dengan tersenyum dan mata berkaca-kaca


Mas Rino menghapus Air mataku.


"kamu bisa menjadi guru/dosen kelak, pasti kamu akan merasakan hal seperti ini." ucap salah satu guru kepadaku


Suasana menjadi sedikit pikuk, aku merasa tidak enak menghilangkan keceriaan tadi. Tapi guru olahraga bisa membuat situasi kembali normal. Kami mengobrol bersama dan aku ikut berbaur didalamnya. Setelah selesai makan para guru perempuan ikut membantu membereskan piring, walaupun aku sudah melarangnya, tapi mereka tetap membantu. Dan Sensei Mita seperti mendominasi mencari perhatian mas Rino, aku membiarkannya saja. Setelah semua selesai, para guru kembali kedepan mengobrol, tapi mas Rino sedang mengobrol dengan pak kepsek didepan ruang TV, mas Rino pun memanggilku.


"ada apa mas?" tanyaku


"aku sudah berbicara dengan pak kepsek, kalau kita akan segera pergi ke luar negeri, jadi nanti pak kepsek akan segera mengurus kepindahan sekolahmu. " ucap mas Rino


"lebih cepat lebih baik." jawab mas Rino


"nanti akan segera saya urus no, tidak perlu kawatir." ucap kepsek


Pembicaraan pun selesai, dan mulai ikut bergabung kedepan kembali. Mas Rino juga meminta pak Kepsek untuk merahasiakan ini dulu, enggak enak kalau para guru tahu secepat ini. Tanpa disadari, sensei Mita mendengar ucapan mas Rino kepada Pak Kepsek, dia makin murka dengan keputusan ini, pikiran jahat dan bencinya terhadap Rin makin menjadi.


Tak lama kemudian, para guru pamit untuk pulang. Ketika semuanya sudah pergi, aku langsung menanyakan kepada mas Rino.

__ADS_1


"mas, kenapa secepat itu memberi tahu pak kepsek? akupun belum sempat memberi tahu orangtua ku." ucapku


"lebih cepat lebih baik sayang. sebenarnya orangtua mu sudah tahu semuanya, tadi setelah makan papa langsung menelfon orangtuamu dan disetujuinya, nanti kamu tinggal berbicara lagi." jawab mas Rino


"kenapa kalian jadi mendominasi keluargaku, kami juga punya keputusan." ucapku yang tiba tiba marah


"sayang bukan begitu..." ucap mas Rino yang langsung kupotong


"sudahhh lahh, aku mau pulanggg." ucapku marah, kemudian mencari tasku lalu beranjak pergi


Mas Rino mengejarku dan langsung memelukku dari belakang


"jangan marah dulu sayangg, aku akan jelaskan, kenapa keputusanku bilang ke pak kepsek secepat ini." ucap mas Rino


"aghh lepaskan akuuu." aku menggerakan tubuhku dengan keras dan mas Rino melepaskanku. Akupun langsung pulang tanpa pamit


-BERSAMBUNG-


JANGAN LUPA UNTUK LIKE DAN COMMENT YES 😘😍😍

__ADS_1


__ADS_2