Kembali Muda

Kembali Muda
S2 Persiapan pergi


__ADS_3

Rin mencoba mencairkan suasana karena Rega dan Rino saling bertatap dingin.


"ehmm mas Rino kenapa kesini?" tanya Rin


"mama tadi nelfon bilang kemarin kamu mencariku, jadi aku kesini mencarimu, ternyata kamu belum pulang kerja. ini tadi niatnya aku ingin menyusulmu kekantor, karena Ayah ibumu sangat kawatir." jawab Rino


"ohhh maaf yah buu.. Rin tidak mengabari kalau ada lembur." ucap Rin pada orangtuanya


"bossnya juga tidak bisa mengerti sihh, apa dia tidak tahu kamu habis koma." ucap Rino


"iyaa tidak apaapa, lain kali kabari ya nduk." jawab Ayah Rin


"pak Rega, nak Rino mau masuk dulu?" ajak Ibu Rin


"terimakasih bu, ini sudah malam saya langsung pamit saja." jawab Rega lalu bersalam pamit pada Ayah Ibu Rin


"ohiya bu saya sekalian minta ijin, besok saya dan Rin akan ada perjalanan dinas selama 2 hari di Bogor, untuk ngecek coffeshop disana." tambah Rega


"lahh bukannya sudah ada pekerja lapangannya." saut Rino dan Rega hanya diam tersenyum


"iyaa tidak apa-apa pak, tolong hati-hati ya pak, soalnya Rin barusaja bangun dari koma." jawab Ibu Rin


"pasti bu, kalau begitu saya permisi. saya pamit Rin" ucap Rega yang langsung pergi


"iya pak hati-hati." jawab Rin


"aku juga pamit yaa bi." ucap Rino

__ADS_1


"ohhiyaa atiati dijalan." ucap Ibu Rin


Mereka berdua langsung pergi mengemudikam mobilnya masing-masing dengan raut wajah yang lumayan jengkel, karena mereka bisa bertemu lagi. Mobil sudah tak terlihat, Rin dan orangtuanya masuk kedalam rumah.


"bu, yah.. Rin masuk ya mau istirahat dan packing." ucap Rin


"ehhh bentar nduk, itu tadi boss kamu ya? " tanya Ibu Rin


"iyaa bu, ada apa?" tanya Rin


"waktu kamu koma, pak Rega sering jenguk kamu nduk, hampir tiap hari, pas Ibu tanya katanya teman sekantor kamu. Ibu gak berfikir kalau itu boss kamu, malah ibu mikirnya pak Rega pacarmu nduk, sangking seringnya datang. Terus pas Ibu sama Ayah sudah waktunya nanam padi, jadi ayah sama ibu kan tidak bisa merawat kamu seharian, pak Rega mau nemenin kamu, sampe ayah Ibu datang. pantes ternyata boss kamu, jadi gak masuk kerja nggak apa-apa. " ucap Ibu Rin


"ibu serius?" tanya Rin yang seperti tidak percaya


"yaa buat apa ibu bohong, tanya ayahmu kalo tidak percaya." jawab Ibu Rin


"yaa bukann lahh buk, pak Rega itu bos Rini, kalau masalah akur tidak akur Rin tidak ngerti." jawab Rin


"yaudah bu yah, Rin masuk yaa, besok mau pergi jauh soalnya." tambah Rin


Rin langsung buru-buru masuk kekamar, dia dibuat salting oleh ibunya. Berfikir seperti tidak percaya Rega datang hanya untuk menunggunya, sedangkan kemarin Rega sangat ketus dan kasar sama Rin. Rin makin bingung, Rega dan Rino makin aneh dimatanya.


"selama aku koma, apasihh yang kulewatkan?" gumam Rin


"aghh baru ingatt, pantas saja dokumen jadi numpuk gitu, ternyata pak Rega menungguku dirumah sakit, ihh aku udah berprasangka buruk padanya, sebenarnya pak Rega tuh baik, tapi dia tidak bisa mengekspresikannya." gumam Rin


"apaan inii, kok aku malah mikirin pak Rega sihhh? " gumam Rin sambil membanting badannya kekasur dan berguling-guling

__ADS_1


Rinpun sampai ketiduran gegara memikirkan ucapan ibunya dan kelakuan Rega dan Rino. Dia juga lupa belum mempersiapkan keperluan ke bogor


#Keesokan paginya


Ayam berkokok tanda matahari akan segera terbit. Rin masih tertidur pulas, tidak sadar matahari sudah sangat terang. Ibu Rin mengetuk pintunya berkali-kali, dan dia belum terbangun.Ibu Rin mencari kunci cadangan, agar bisa bangun membangunkan Rin.


"ya Allah nduk, matahari sudah dipucuk kok kamu belum bangunn, ayokk bangunn." ucap Ibu Rin sambil menggoyangkan tubuh Rin


"eghmmm... Rin masihh ngantuk buu." jawab Rin


"apaa kamu lupaa, kamu mau pergi hari ini, pak Rega sudah didepan menjemputmu."


Mata Rin langsung terbuka lebar kaget dan segera mengangkat tubuhnya untuk duduk.


"hah ibu serius? ini jam berapa bu?" tanya Rin panik


"sudah jam 9." jawab Ibu Rin


"kok ibu nggak bangunin Rin sih, aduhh Rin juga belum packing." ucap Rin panik mondar mandir tanpa arah


"kamu semalaman ngapain ajaa." tanya ibu Rin


"yaudah sana mandi, ibu bantu packing." tambah ibu Rin


"iyaa buu makasihh muahh." jawab Rin sambil mencium ibunya dan mengambil handuk segera mandi


"ohiya bu, baju kerja dan baju biasa aja ya bu yang dibawa celana panjang 2,rok satu, trus kemeja yang gak formal 1, cardigan sama baju apa aja bu yang sopan. terus sepatuku yang ini bu yang dibawa." ucap Rin buru-buru dan langsung masuk kamar mandi, ibunya hanya tersenyum dan menggelengkan kepala melihat kelakuan putrinya.

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2