
"eeee eeee...... udah ah yukk berangkat nanti telat loh". Jawabku mengalihkan pertanyaan mereka.
Kita pun jalan bersama dengan bercanda dan bercerita satu sama lain. Aku seperti merasakan dejavu, yaaa mungkin emang begitu karena aku kembali kemasa mudaku, dan secara tidak langsung, aku pasti akan mengalami hal yang pernah ku alami dan mungkin kalau ada keajaiban aku bisa mengubahnya. hihihihi pikirku senang sekali. Tanpa disadari aku telah sampai disekolahku.
Jantungku terasa berdetak lebih kencang, antara senang, bingung dan takut.
"Din, Wid aku duluan yaa, Byee 👋". Ucapku kepada mereka.
"Bye Rin 👋". Jawab Dinda dan Widya
Aku langsung masuk ke gerbang sekolahku, jantungku berasa pengen copot ketika masuk sekolah. Kemudian aku menyusuri lorong depan kelas untuk menuju kelasku, karena seingatku kelasnya ada diujung dekat kantin. Aghhh bener aku sudah melihat teman-temanku didepan kelas, aku ragu-ragu untuk memasuki ruang kelas yaaa karena aku lupa tempat dudukku dimana. Duhh aku memang pelupa berat.
"Rin, ngapain berdiri bengong disitu." Tanya salah satu teman kelasku
"aaaa.. aaaaku akuuu kenapa yaa?". Jawabku gelagapan seperti orang bodoh
"hahahhahhah". Mereka tertawa terbahak-bahak karena melihat tingkah bodohku
"yaudah aku masuk ya, hehheheh". Jawabku sok polos
Ihh bego banget yakk aku, kenapa aku jadi kayak gini gelagapan dan linglung. Aghh relax relaxx Rin relaxx.
"itu Ika, aku tanya dia aja kali ya tempat dudukku dimana, kayaknya aku duduk bareng dia deh pas kelas 10." Pikirku dalam hati
"Ika, kaa.. tempat dudukku dimana ya? hhehehe aku lupa". Tanyaku seperti orang tidak tahu apa-apa
__ADS_1
"aa kok kamu lupa Rin, kamu kan duduk sama Yuli dibangku depan tuh deket pintu". Jawab Ika
"ooohh iyayyaa makasih yaa". Jawabku lagi
"ternyata aku belum akrab ya sama Ika pas kelas 10, dugaanku salah. Emang ingatanku kurang baik". berbicara dalam hati
Lalu aku langsung duduk dikursiku dan menunggu Yuli datang. Tiba-tiba ada cowok menghampiriku.
"Rin.."
"Aa ini iyan". pikirku dalam hati
"Rin,, Rinn..." Tanya Iyan lagi
"oh..ehhh.. Iya kenapa?"
"ohhh kejadiaan ini, iya aku ingat, waktu itu aku mutusin iyan karena dia deket sama cewek lain, yaa kalii siapa suruh kamu deketin cewek lain, yaaa aku tau walaupun aku gak cantik, tapi setidaknya hargai perasaanku lah". Gerutuku dalam hati
"Rin, kamu kenapa bengong aja, jawab napa. Maafin aku Rin, itu cuman temen kok, kemarin dia nebeng aja sama aku, makanya ku anterin". Jawab iyan lagi
"ihhh temenn? cuman nganterin? la kamu kenapa gak nganterin aku, padahal aku juga jalan kalau pulang sekolah. Dasar playboy!!". Jawabku dalam hati lagi
"Rinn.. jangan diem aja dongg, maafin aku." Jawab iyan
Kringgg.. Kringg. Kringgg. Kringgg Bel masuk berbunyi. Tanda mata pelajaran pertama akan dimulai.
__ADS_1
"Udah bel tuh, sana duduk dikursimu." Jawabku ketus
"Ehh Yuli baru nyampee kamu". Aku langsung mengabaikan iyan dan menyapa Yuli
"Iya kesiangan nihh". Jawab Yuli
Iyanpun langsung pergi ketempat duduknya dengan wajah yang murung. Aku hanya meliriknya sebentar dan sudah tidak peduli lagi dengannya.
"btw ini mapel pertama bahasa Inggris ya?" Tanyaku ke Yuli, yaaa aku tau mapel hari ini karena aku melihat jadwal pelajaranku nempel didepan pintu lemari hihihi
"Iyanihhh, ada PR juga kan. Kamu udah ngerjain belum?." Tanya balik Yuli
"Seriusan ada PR?, mampus aku belum ngerjain". Jawabku kaget
"udah gak apaapa Rin, kata Sir Rino kan PR nya gak dikumpul, cuman dibahas aja. ehhh tapi gak tau deng, kamu kan tau Sir Rino gimana? hehhehe" Jawab Yuli menenangkan ku tapi ujungnya juga bikin panikk
"Good morning everybody". Sir Rino tiba-tiba masuk kedalam ruangan
"Good morning sir." Jawab seluruh anak kelas sambil lari menuju bangku masing masing karena mereka masih ngobrol satu sama lain. Yaa begini lahh situasi kelasku kalau guru belum masuk pada lari ribut sendiri.
"Gimana PR nya sudah selesai semua, kumpulkan PR nya kedepan". Tanya Sir Rino, yang tanpa kusadari kupandangi dengan lekat ternyata Sir Rino ganteng juga yaa, hihihihi. Aku baru ingat kalau Sir Rino ini salah satu guru terganteng dan belum menikah 🤐
"Sudah pakk". Jawab seluruh anak kelass
"Rin.. Hello Hello, what are you doing?" Tiba-tiba Sir Rino didepanku dengan melambai-lambai tangannya karena melihatku hanya melamun dan tidak mengumpulkan tugasku.
__ADS_1
-BERSAMBUNG-