Kembali Muda

Kembali Muda
S2 ROOFTOP


__ADS_3

"mas Rino?" panggil Rin kaget, Rino langsung menghampirinya


"kamu dari mana saja? " tanya Rino sambil memegang tangan Rin yang direspon kaget


"aku habis survey dengan kak Rega." ucap Rin sambil menoleh Rega


"mas Rino disini lagi ada kerjaan kah?" tanya Rin


"iyaa, kebetulan aku sedang ada seminar disini." jawabnya bohong


"ohh begituu, yasudah kalau begitu aku masuk dulu ya mas, mau istirahat." ucap Rin yang melepaskan tangannya dari pegangan Rino


"bukannya kamu kemarin mencariku, mumpung kita bertemu disini." ucap Rino


"ohiyaayaa aku kan kemarin mencari mas Rino, ingin menanyakan sesuatu padanya." ucap Rin dalam hati


"apa kamu tidak dengar, Rin mau istirahat." saut Rega


"ohh tidak apa-apa kak, mumpung mas Rino tidak sibuk juga, emang kemarin aku mencarinya." jawab Rin dengan polos

__ADS_1


"ayoo kita bicara dikamarku." ajak Rino dengan menarik tangan Rin kedalam, tapi tangan Rin satunya dipegang Rega, mata Rega dan Rin saling tatap seperti jangan masuk jangan masuk Rin.


"ehmm lebih baik kita bicara di rooftop hotel saja mas." jawab Rin


"baiklah. " jawab Rino


Rega sangat lega dengan keputusan Rin. Rin dan Rino berjalan menuju kearah Rooftop hotel, dimana dia bisa melihat keindahan bogor disana.


"ada apa kamu mencariku?" tanya Rino saat sudah di Rooftop


"aghh ituuuu....." ucap Rin bingung


"aku hanya ingin tanya kenapa mas Rino menikah dengan sensei Mita?" tanya Rin,


Rino terdiam belum bisa menjawab.


"kalau emang tidak bisa memberitahuku, tidak apa-apa mas, tidak perlu dijawab." tambah Rin


"bukann begituu... maafkan aku Rin. mungkin aku emang jahat dan menyakitimu."

__ADS_1


"jangan bilang begitu mas, aku tidak apa-apa. sebenarnya aku sudah sedikit mengingat masa-masa itu, walaupun belum sepenuhnya, makanya aku ingin bertanya langsung padamu mas, tapi kalau mas Rino belum mau cerita padaku, tidak apa-apa" ucap Rin


"aku tidak tahu pilihanku ini benar atau salah Rin, aku hanya tidak ingin kamu terluka. saat aku tahu kamu amnesia dan melupakan kejadian itu dan aku, aku sangat bersyukur, karena kamu tidak akan merasakan sakit atau luka, aku pikir menjauhimu adalah pilihan yang tepat supaya kamu tetap aman." ucap Rino menunduk


"tolong jelaskan secara terperinci mas, aku tidak paham." ucap Rin


"saat kamu diculik, aku begitu kawatir, aku mencarimu kemana-mana hingga berhari-hari, polisi pun susah melacakmu saat itu, sampai aku terfikirkan mita, Mita bisa melakukan apa saja, asal keinginannya terpenuhi, dan aku menelfonnya pura-pura untuk mengajaknya jalan, dan setelah itu aku mengikutinya menuju gedung kosong yang sudah tidak terpakai, aku mengikutinya hingga melihatmu terikat dan begitu lemas, aku sangat bingung saat itu, difikiranku hanya untuk menyelamatkan mu, aku berlari kearahmu, dan preman-preman itu menyerangku hingga aku terkena sayatan pisau, kamu merangkak dengan menangis mendekatiku, tapii Mita menembakkan pelurunya dan mengenai tanganmu. Kamu langsung pingsan melihat lenganmu tertembak ditambah darahku yang bercucuran, mungkin karena kamu sudah sangat lelah jadi tidak kuat menerima keadaan itu, saat itu aku memohon-mohon pada Mita untuk membawamu kerumah sakit, dia mau menyelamatkan kita asal aku mau menikahinya dan tidak melaporkan ini kepada polisi, dia juga tidak akan mengganggumu lagi, aku pikir itu pilihan yang tepat, aku tidak kuat melihatmu terluka saat itu yang kufikirkan supaya kamu selamat." ucap Rino menatap mata Rin yang berkaca-kaca dan memegang tangannya


"kenapa mas Rino tidak memikirkan dirimu saja saat itu, kamu juga terluka lebih parah, aku bahkan tidak mengingatmu, aku sangat jahat padamu mas." jawab Rin sambil menangis


"tidak apa-apa Rin, aku senang bisa menjagamu, aku bahagia kalau kamu baik-baik saja. saat kamu koma aku begitu kawatir dan melakukan berbagai cara supaya bisa menemuimu, karena kamu tahu aku sudah menikah dengan Mita." ungkapnya lagi


"mas Rino, kamu tidak perlu mengorbankan dirimu seperti ini mass, apalagi hanya buat aku, aku juga tidak ingin kamu terluka, aku ingin kamu merasakan kebahagiaan juga mas, karenaku kamu jadi menderita." ucap Rin dengan menundukkan kepalanya


"Im okay baby." jawab Rino dan memeluk Rin yang sedang menangis terisak-isak


-BERSAMBUNG-


JANGAN LUPA UNTUK LIKE DAN COMMENTS YA READERS 😍😘😘

__ADS_1


BTW THANKYOU SO MUCH BUAT READERS YANG UDAH NGE VOTE AKU, I PURPLE YOU 💜💜💜


__ADS_2