
Mas Rino ketembak karena menyelamatkan. Aku merasa sangat bersalah akan hal itu, ini semua karenaku, kalau saja aku tidak kembali kedunia ini, mas Rino pasti baik-baik saja. Aku berteriak meminta bantuan dan menangis tersedu-sedu. Polisi menghampiri kami dan langsung diangkat kedalam mobil polisi untuk dibawa kerumah sakit. Sesampai dirumah sakit, mas Rino langsung dibawa keruang operasi, jikalau tidak segera nyawanya bisa terancam. Aku begitu lemas melihat mas Rino berlumuran darah, bajuku penuh darahnya mas Rino. Aku duduk lemas menunggu mas Rino dioperasi, tak lama dari itu kedua orang tuaku dan kedua orangtua mas Rino sampai dirumah sakit. Mereka sangat kawatir dan menghampiriku.
"tantee maafkan Rin, tidak bisa menjaga mas Rino huhuhuhu ini semua karenaku mas Rino seperti ini." ucapku dengan menangis dan dipeluk ibuku
"ini bukan kesalahanmu sayang." ucap mama mas Rino sambil mengelus kepalaku
2 Jam berlalu, saat itu juga dokter keluar ruang operasi. Dokter mengatakan mas Rino tidak bisa diselamatkan, karena pelurunya mengenai jantungnya. Kami semua langsung lemas mendengar itu, begitupun aku langsung pingsan karena ini. Aku merasa ini semua salahku karena berada didunia ini, dunia yang tidak diperbolehkan sesungguhnya.
Disaat aku pingsan, aku melihat ada dua mas Rino, satu sedang tergeletak sekarat dan satu lagi sehat walafiat, mereka berdua memanggilku. Aku bingung harus datang kemana, aku senang mas Rino sehat, tapi aku tidak tega melihat mas Rino sekarat seperti itu. Didalam ruangan serba putih itu aku duduk dan memastikan semuanya. Mas Rino sekarat pasti ada dimasa laluku dan mas Rino sehat dimasa depan, aku harus memilih mas Rino sehat, aku tidak mau dia terluka karenaku lagi. Maafkan aku mas Rino.
Seketika aku bangun, pipiku penuh airmata. Aku berada dirumah sakit, aku langsung sedih karena aku masih dimasa SMK. Ibu Ayahku masuk ruanganku dengan gembira melihatku sudah sadar, raut mereka seperti menantiku sadar begitu lama. Ada apa ini, kenapa orangtuaku menjadi lebih tua, apa aku pingsan terlalu lama, ya Tuhann maafkan hambamu ini yang begitu banyak dosa.
__ADS_1
"sayangg, kamu sudahh sadar nak? akhirnyaa kamu sadar juga nak?" ucap ibuku dengan menangis
"mas Rinoo.. mas Rino apa sudah disemayamkan bu?" tanyaku langsung, karena aku pingsan aku tidak bisa melihat mas Rino untuk terakhir kalinya
"maksud kamu apa sayang? Rino? kamu masih ingat sama Rino anaknya pak Brata nak?" ucap Ibuku
"iyaa tentu aku ingat buu, dia kemarin kena luka tembak karenaku." ucapku sambil menangis
"apa maksudmu nak? nak Rino baik-baik saja, selama kamu koma dia selalu menjengukmu, dan ternyata dia masih ingat padamu walaupun kalian hanya punya kenangan masa kecil." ucap Ayah
Pintu kamar pasien yang kutempati terbuka, aku langsung melihat kearah itu. Mataku kembali berkaca-kaca, iyaa ituu mas Rino, mas Rino masih hidup, Ya Tuhann terimakasih, terimakasih banyak.
__ADS_1
"Alhmdulillah kamu sudah sadar Rin." ucap mas Rino
"mas Rino." ucapku yang langsung bangkit tanpa memperdulikan diriku dan memeluknya erat
"makasih Mass.. makasiihhhh... ternyata kamu masih sehattt, terimakasiihhh. " ucapkuu
"hemm...hemmm... hemm." kode seseorang ternyata itu sensei Mita dan aku langsung melepaskan pelukanku
"Rin, perkenalkan ini istriku Mita." ucap Mas Rino
Aku baru sadar, ternyata aku berada dimasa depan, dimana aku sudah dewasa. Tidak kusangka mas Rino menikah dengan sensei Mita. Aku tidak tahu harus bersedih atau bahagia melihat ini semua. Yang jelas aku bahagia melihat mas Rino tidak dalam bahaya dan masih ada didunia ini. Ataukah yang kualami selama ini hanya mimpi belaka, karena aku masihh koma.. Aghhh entahlahh, yang terpenting sekarang aku sudah lega akan semuanya, aku akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi mulai sekarang. ☺
__ADS_1
-TAMAT-
TERIMAKASIH TEMANTEMAN YANG SUDAH MENGIKUTI CARITA INI SAMPAI AKHIR🤭😘😍