Kembali Muda

Kembali Muda
Mengatur Rencana!


__ADS_3

"kok malah ketawa sih mas?" ucapku kesal


"jadi kamu tiba-tiba pergi pas dikantin tadi karena Mita? wkwkwk." ucap mas Rino


"ihhh ngeselinn ih." jawabku


"sudahh jangan cemburu lagi ya sayangg, aku nggak ada apa-apa kok sama Mita, cuma yaa emang kita temen dari SMK, jadi wajar aja ehehh. tolong maklumin yaa saayaangggg. Aku nggak akan pernah berpaling dari kamu, aku udah bersyukur banget dikasih cewek yang lucu banget kek kamu ini." ucap mas Rino lembut sambil mencubit pipiku gemas


Aku hanya manyun senang, karena bingung mau bereaksi gimana.


"Mass... aku bingung." tanyaku pada mas Rino


"bingung kenapa?" tanya mas Rino

__ADS_1


"tadi kan aku diganggu Tita, dan aku diam aja lagi males nglawan karena galau, terus kak Rega datang menolongku dan dia bilang kalau aku pacarnya, pasti semua pada percaya, aku takut mas Rino denger dari yang lain dan dikira aku selingkuh entar." ucapku


"terus yang bikin kamu bingung dimananya sayangg? " tanya mas Rino lagi


"yaa ituu, semua pasti mengira kalau aku pacarnya, takutnya kalau aku nggak nuruti dia dan hubungan kita dibongkar semuanya gimana? kalau mas Rino dipecat dan dianggap jelek gimana? karena udah deket sama siswi nya sendiri." ucapku kawatir


"yaudah jangan bingung sayang. kalau semuanya tau kita pacaran aku nggak apa-apa, malah seneng. Tapi aku kawatir dikamunya yang, entar dikira temantemanmu kamu penggoda cowok lagi." ucap mas Rino yang belum selesai terus kupotong


"kokk penggoda sih? " jawabku kesal


"baiklah kalau begitu, anggap aja ini menguntungkan kita berdua ya yang. btw kok bisa sih kamu ada pemikiran seperti itu? " tanya ku penasaran


"siapaa dulu, pacarnya Rin yang paling ganteng. " jawab mas Rino dengan bercanda

__ADS_1


Nggak lama dari itu, aku minta mas Rino segera pulang, takut dimarahin bapak asrama kalau lama-lama. Ya walaupun bapak asramaku suka kalau ada mas Rino disini, tapi tetep aja akunya yang nggak enak. Setelah mas Rino pergi, aku segera kekamar, dan beristirahat sebentar. Aku pertama yang sampai diasrama duluan, karena memang sekolah ku lebih cepat pulangnya daripada sekolah teman asramaku. Dikamar masih terasa sunyi sepi, aku sendiri. Tiba-tiba terlintas dipikiranku, kenapa aku bisa disini dan alur ceritanya lumayan berbeda dengan kisahku yang dulu. Waktu dulu mas Rino tidak pernah memandangku ataupun melirikku, sehingga aku nggak tau ternyata mas Rino anak yang diasuh ibuku sejak kecil. Kak Rega juga kenapa bisa perduli terhadapku, kalau Iyan emang begitu dari dulu. Apa karena aku jadi rada pinter dan pemberani ya makanya dilirik sama mereka. Perubahan yang kubuat tanpa sengaja ternyata bisa mengubah alur ceritaku. Semoga aja ini alur yang kuinginkan dan bisa jadi lebih baik. Serta yang pastinya, saat aku kerja nanti nggak ketemu boss yang kurang ajar.


Sangking terbawa dari lamunanku, aku jadi tertidur pulas. Kurang lebih setengah jam aku tidur dan terbangun karena teman-teman asramaku sudah mulai memenuhi kamar asrama, jadi aku langsung terbangun dan menyapa mereka semua.


#


Keesokan harinya, seperti biasa aku bangun lebih awal dan mempersiapkan jualanku. Setelah semua siap dan sudah sarapan, aku berangkat lebih dulu dari teman-temanku.


Ketika keluar dari asrama, ternyata kak Rega sudah didepan gerbang menungguku. Sebenarnya aku kesel banget sih liat dia ada didepan gerbang, males aja ngeladeni dia.


"Rin... ayok bareng aku.. ehh sayang maksudnya." ucap kak Rega


"menyebalkan". gumamku

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2