
Rino berjalan mendekati Rin dan Rega. Tatapanya terlihat kosong dan pasrah ini. Didalam pikirannya hanya rela melepaskan Rin kepelukan orang lain, dia memang sangat mencintainya, tapi cara untuk melindunginya pun salah saat itu, tak seharusnya dia meningglkan Rin sendirian dan menikah dengan Mita. Meskipun kebahagiaannya telah dikorbankan, dia tidak perduli itu, yang penting Rin bahagia pikirnya.
Wajah Rin masih terlihat kebingungan ada dua lelaki dihadapannya, yang sangat mencintainya. Rin semakin bingung, apa yang harus dia lakukan, apa yang harus dia katakan saat ini. Wajah kedua lelaki itu memang benar adanya dalam fikirannya, dia tahu betapa Rino sangat menyukainya dan rela berkorban untuk dirinya. Sedangkan Rega selalu ada untuknya akhir-akhir ini, dan selalu membuatnya merasa nyaman.
Rega masih berdiri diam dan pasrah menunggu jawaban Rin. Dia hanya berharap Rin akan menerimanya. Telah disiapkannya juga dirinya jika ditolak oleh Rin. Tidak apa pikirnya, memang dia menyadari datang diwaktu yang salah, harusnya dia mendekatinya dari dulu saat Rin amnesia dan ditinggal oleh Rino. Hanya ada penyesalan didalam dirinya.
"mas Rino, bagaimana bisa disini?" tanya Rin
"aku mendengarkan apa yang dikatakan Rega tadi padamu, terimalah Rega, dia sangat baik untukmu daripada aku yang telah menghianatimu. tak perlu kamu risaukan aku Rin, aku baik-baik saja." ucap Rino dengan mata memerah
Rin menatap kedua lelaki itu pekat yang penuh harap padanya. Dia sangat bingung, walaupun Rino menikah dengan Mita, tapi itu adalah alasan untuk melindunginya.
__ADS_1
"mas Rino kenapa bilang begitu?"
"aku tahu kamu menyukai Rega." timbal Rino
Rin menunduk dengan ungkapan itu.
"kamu harus bahagia Rin, tentukanlah pilihanmu." ucap Rino
"kalau begitu kembalilah pada Rino, aku akan menerima itu semua Rin." ucap Rega
"tidak kak, aku tidak bisa menerima kalian berdua. aku tidak ingin menyakiti perasaan kalian berdua. Lebih baik, aku tidak bersama diantara kalian. Pilihlah dan carilah wanita lain yang lebih baik dariku. Aku tidak ingin merasa bersalah dengan kalian. lebih baik aku tidak menerima kalian." ucap Rin
__ADS_1
"maafkan aku, dengan aku memanggil Rino malah membuatmu semakin bimbang. Aku memang tidak pantas untukmu." ucap Rega menunduk
"tidak kak, kamu tidak salah. mas Rino pun juga. Tidak ada yang salah diantara kalian. Kalian sangat baik padaku, aku sangat berterimakasih akan hal itu. terimakasih telah mencintaiku dengan tulus. Aku juga salah, kenapa harus mencintai kalian berdua sekaligus. Aku tidak tahu mana yang benar-benar kucintai dari tulus hatiku mana yang hanya secara sekilas, kasihan, atau hanya kumanfaatkan. kita bertiga lebih baik berteman saja, dan lupakan soal cinta." ucap Rin
"baiklahh, aku terima itu. maafkan aku membuatmu menjadi beban." ucap Rino
"tapi saat kita melakukan pertemanan Ini, jika kamu merasa ingin memiliki salah satu dari kami, kumohon bilanglah. Aku masih akan menunggumu, sampai kamu belum mendapatkan seseorang disampingmu." ucap Rega
"sebenarnya kamu tidak perlu ragu Rin, aku memang sangat mencintaimu, tapi terimalah Rega, dia mencintaimu sangat tulus, dan kulihat matamu hanya tertuju padanya, aku akan sangat senang jika kau bersamanya daripada dengan orang lain, meskipun aku masih sangat mengharapkanmu." tambah Rino
"baiklahh, beri aku waktu 1 tahun untuk menentukan mana yang benar-benar kucintai dengan tulus." ucap Rin
__ADS_1