
Dari pada stress mikirin telfon gak jelas dan kejadian yang buat aku stress, mending aku makan, terus bikin teks pidato buat hari senin. Biar besok bisa langsung latihan sama Sir Rino. Tapi garagara kejadian diruangan tadi dan didepan sekolah, mukaku mau kutarok dimana pas ketemu Sir Rino. "God, Help me". Teriakku dalam hati.
"lagi bikin apa Rin, tumben belajar". Tanya Widya
"teks pidato bahasa inggris, aku ditunjuk tugas upacara." Jawabku
"wahh kereenn. " Cletuk Riska
"hehehe, yaudah ya biarkan aku membuat ini sejenak. ehheh ". Jawabku lagi
"ohiya Rin, warungmu ditambahin dong jajanannya." Ucap Widya
"siapp boss". Jawabku
Akupun langsung melanjutkan membuat teksnya. 35 menit berlalu, akhirnya aku sudah selesai membuatnya. Kulihat teman-temanku sebagian sudah pulas tertidur, begitupun aku menyusul tidur karena sudah larut. Karena besok harus bangun sebelum shubuh, goreng pisang krispiku.
Pagi telah tiba, aku segera melakukan aktifitasku menggoreng pisang, membuat sarapan, mandi, sholat dan berdandan. Setelah selesai masak, aku langsung mandi dan segera sholat. Kemudian mempersiapkan diriku untuk berdandan ala-ala anak SMA yang menurutku fashionable, tak lupa memoles wajahku dengan bedak secara tipis dan menggunakan lip gloss, seperti yang kulakukan seperti biasanya.
Setelah semua siap akupun berangkat, kali ini aku berangkat sendiri lebih awal karena ingin menjual pisangku. Bapak dan Ibu asramaku tadi juga membeli beberapa pisang krispiku.
Disekolah masih terlihat belum ramai tetapi sudah ada yang duduk didepan kelas, jadi aku sempat berkeliling sekalian menawarkan jualanku. Mereka juga tertarik dengan jualanku dan membelinya. Yang pasti jualanku ini rasanya enak dan murah, cocok dikantong pelajar hhehehe. Aku juga melewati ruang guru dan mempromosikan kepada guru-guru. Yeayy diborong dong sama guru-guruku, mereka pada suka, malah mereka ada yang order untuk dibawa pulang, bahagianya aku. Sekolah pun lambat laun sudah terlihat banyak siswa-siswinya dan jualanku laku habis walaupun tadi masih sepi. Setelah semua habis, aku segera menuju kelasku. Pas mau keluar dari ruang guru, ternyata ada Sir Rino dipintu, sepertinya beliau sudah dari tadi disini.
"good morning Sir." Sapaku
"good morning. Pagi-pagi kok sudah ke ruang guru, nyari saya ya hehhe." Ledek Sir Rino
"ohh saya habis mempromosikan jualan saya Sir." Jawabku
__ADS_1
"jualan apa?" Tanya nya lagi
"jual pisang krispi Sir." Ucapku
"sepertinya enak, Besok bawakan buat saya ya." Jawab Sir Rino
"mau order berapa Sir?" Jawabku
"up to you. Just give it to me tomorrow". Jawabnya lagi
"baik Sir, saya permisi kekelas dulu." Jawabku dan pergi meninggalkan Sir Rino
#SirRino POV
"memang anak yang beda dari siswi yang lain. Dia gak ada rasa malu untuk berkeliling jualan disekolah. Jarang ada siswi seperti itu, mandiri dan energetic. Pantas saja aku merasa tertarik dan semangat untuk mendekatinya. Ternyata hatiku terbuka untuk model seperti Rin ini."
#Kembali Rin POV
Ketika sedang berjalan sambil bergumam lirih aku sampai kaget dipanggil Sensei Mita.
"Rin." Panggil Sensei Mita berjalan kearahku
"Iya sens, bagaimana?". Jawabku
"tolong sampaikan kepada teman kelasmu yang bertugas upacara ya, untuk Jam pertama kalian boleh latihan, jadi tidak perlu mengikuti pelajaran.Berhubung tinggal 3 hari lagi." Ucap sensei Mita
"siapp sens, laksanakan." Jawabku
__ADS_1
"kayak pemimpin upacara aja kamu Rin." Jawab sensei
Aku hanya menjawab dengan meringis dan ijin menuju kelas untuk memberitahukan temantemanku. Tentu saja mereka akan senang karena bisa bolos pelajaran, begitupun aku heheheeh.
"Rin, kamu gak jualan hari ini." Tanya salah satu temanku
"Yeah.... udah ludes habis. maapkan teman-teman. Kalau kalian mau, kalian bisa order, jadi besok gak akan kehabisan". Jawabku
"Oke Rin, aku mau order. " Jawabnya.. "aku juga". "aku juga". Jawab teman-temanku beruntutan.
"ihh kalian ni kayak gapernah makan pisang aja." Cletuk Tita ketus
"tapi pisang buatan Rin beda ta, enak banget, kamu harus coba." Jawab Ika
"ogah banget makan buatan cewek songong ini." Jawabnya ketus
"belum nyobain sihh, makanya bilang gitu." Sahut teman-temanku
Tita hanya diam dengan wajah kesal karena tidak ada yang membelanya. Aku jadi tambah bersemangat untuk berjualan, bila perlu aku akan membuat list makanan tambahan, siapa tau ada yang order dan aku bikinin deh buat mereka hehehhe. Pisang krispiku aja banyak yang order, malah kebanjiran orderan. Wahh jiwa bisnisku ternyata ada.
Kemudian kami yang bertugas bersiap-siap kelapangan, sedangkan aku menuju ruangan Sir Rino. Belum sampai keruangan aku dicegat oleh geng kece. "toloonggg, udah ketemu mereka aja nih, aku belum siap terhina". batinku
"sombong banget lu, pake acara gak ngenalin gue." Cletuk kak Rega
"ahh maksudnya kak?", Jawabku bingung
"jangan sok pura-pura lupa." Jawab kak Rega
__ADS_1
"aku beneran gak paham kak." Jawabku "apaan sih ni orang, pagi-pagi tanya yang aneh". pikirku kesal
-BERSAMBUNG-