Kembalinya Elenna Cinta Pertama

Kembalinya Elenna Cinta Pertama
Penasaran


__ADS_3

Dokter Irma bergegas menuju ruang rawat pasien.Sejsk ia menerima telepon dari seorang laki-laki yang mengabarkan kondisi Miracle.Begitu rapat dengan dokter-dokter spesialis lainnya selesai ia segera meninggalkan lokasi dan menuju ke Rumah Sakit.


Dokter Irma tahu betul betapa tersiksanya dan sakit yang dirasakan oleh Miracle disaat ia mengingat sesuatu.


Sampai saat ini baik ayah dan dirinya belum mengetahui asal usul dan penyebab hilang ingatannya Miracle.


Setelah dokter Irma berbincang-bincang dan berkonsultasi dengan dokter yang baru saja menangani Miracle.


Ia juga mengutarakan pada dokter tersebut kalau dirinya ingin bertemu dengan yang menolong Miracle. Akhirnya dokter Edward yang menangani Miracle mengantarnya ke ruang tunggu dimana pemuda yang menolong Miracle tadi masih setia menunggu.


❤️🤍❤️


"Baik ma, setelah urusan Bima selesai Bima akan hubungi Piter untuk menasehatinya." janji Bima pada mamanya yang cemas akan keadaan anak bungsunya.


Selesai menerima telepon dari sang mama. Bima memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya.Lalu ia berbalik badan ingin mencari informasi tentang keadaan gadis yang tadi ia tolong.


Tanpa sengaja dihadapannya telah berdiri seorang dokter wanita cantik dengan rambut di kuncir ekor kuda dan berkacamata. Bima sedikit terkejut hingga menghentikan langkahnya mendadak.


"Oh maaf, apakah anda yang menolong adik saya?" tanya sang dokter cantik.


Bima terdiam, berpikir sejenak dengan alis mata yang mengerut.

__ADS_1


"Adik saya yang tadi pingsan di toko buku.Apakah anda yang menolongnya?" kembali dokter wanita itu bertanya pada Bima.


"Ohhhh ..." Bima baru paham, siapa yang dimaksud oleh dokter wanita itu.


Bima mengulurkan tangannya pada dokter wanita itu." Bima."


Dokter cantik itu menyambut baik uluran tangan Bima." Irma." sambil tersenyum ramah.


"Terima kasih banyak sudah menolong adik saya.Kalau tidak ada anda, entah bagaimana kondisi adik saya." Dokter Irma menatap pintu ruang rawat dimana Miracle dirawat.


"Bagaimana keadaannya sekarang?" Bima khawatir dengan kondisi gadis yang baru ia tolong.


Dokter Irma menarik napas lalu menghembuskannya."Sudah tenang, kata dokter baru disuntik obat anti nyeri dan penenang."


"Oh ya Bima, kalau kamu ada keperluan lain tidak apa-apa kok kalau kamu mau pulang. Terima kasih banyak buat bantuannya. Saya akan jaga Miracle disini sampai ia sadar dan bisa pulang ke rumah." ucap ramah Dokter Irma.


Bima termenung, sebenarnya ia memang sudah tidak ada keperluan lagi dan bukan kewajibannya untuk tetap bertahan di Rumah Sakit.


Tetapi entah kenapa berat rasanya meninggalkan gadis itu. Jeritan kesakitan yang keluar dari mulut nya masih terngiang dengan jelas di telinganya.Kasihan melihatnya merasakan sakit sendirian. Ingin sekali ia tetap menemaninya hingga ia sadar dan sembuh.


Tetapi disisi lain ia merasa tidak enak dengan dokter Irma.Kenal adiknya juga tidak. "Sepertinya aneh kalau aku masih tetap menunggunya hingga sadar."batin Bima.

__ADS_1


"Maaf dokter----"


"Panggil nama saja." sahut Dokter Irma tersenyum.


"Oh..baiklah.Ehm...Kak Irma, kalau misal adik kak Irna masih dirawat disini, bolehkah saya menjenguknya besok pagi?" ijin Bima.


"Oh silakan Bim dengan senang hati. Kalian bisa berkenalan langsung besok.Saya yakin Miracle besok sudah pulih. Dia pasti senang berkenalan denganmu." ucap Dokter Irma sambil tersenyum.


Bima sedikit menyipitkan matanya mendengar sebuah nama disebut oleh dokter Irma."Hmm..., Miracle ? pasti nama gadis itu. Nama yang penuh makna." batin Bima.


"Oh ya Bim.Kamu di Indonesia tinggal dimana?"


"Jakarta kak.Kalau kakak? "


"Ayah tinggal di Bandung tetapi aku sudah lama tinggal disini. Suami dan anak aku juga tinggal disini." jelas dokter Irma.


"Oh...bersama adik kakak juga?" tanya Bima menyelidik.


Dokter Irma mengangguk sambil tersenyum.


Sebenarnya masih banyak hal yang ingin Bima tanyakan tentang sakit yang diderita Miracle tetapi sepertinya waktunya belum tepat. Masih terlalu dini baginya untuk bertanya lebih dalam tentang Miracle.

__ADS_1


Akhirnya Bima pun berpamitan dan berjanji besok ia akan datang untuk menjenguk Miracle.


...........................................................


__ADS_2