Kembalinya Elenna Cinta Pertama

Kembalinya Elenna Cinta Pertama
Pembuktian.


__ADS_3

Di teras depan rumah terlihat papa. mama dan Bima sedang ngobrol tentang rencana Bima selanjutnya.


"Lho sudah hampir setengah enam, kok Jupiter belom berangkat? Katanya ia terbang dengan penerbangan pertama.Mana cukup waktunya kalau jam segini belum berangkat . Bisa-bisa ditinggal pesawat " gumam Bima sambil menyeruput kopinya.


"Oh iya pa. hari ini katanya Jupiter mau berangkat ke London mencari Elenna." timpal mama.


Papa melihat jam tangannya.Mengerutkan keningnya lalu menarik napas dalam.


"Biarkan saja ma.Mungkin ia tidak jadi ke London." ucap papa.


"Tidak jadi bagaimana?" tanya mama dan papa kompak.


Papa berusaha tersenyum tetapi terasa berat."Ingat Bima di dunia ini terkadang yang terasa indah bisa berubah menyakitkan.Itu gunanya kita tidak boleh mengagumi atau menggenggam sesuatu terlalu erat dan berlebihan. Agar nantinya tidak membuat dirimu kecewa dan sakit terlalu dalam." nasehat papa.


Bima dan mama tidak mengerti kenapa papa tiba-tiba berbicara hal-hal yang serius dan rumit dimengerti.


"Suatu saat kamu akan mengerti apa yang papa bicarakan ini .Apa yang ditakdirkan untukmu pasti akan menjadi milikmu dan apa yang tidak ditakdirkan untukmu ia akan kembali pada takdirnya." papa menepuk pundak Bima dan kembali sibuk membaca koran.


Bima dan mama saling pandang lalu meneruskan acara minum kopi mereka. Dan tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing.


Tiba-tiba terdengar bunyi pintu mobil ditutup dan mesin dinyalakan.

__ADS_1


Bima kemudian berdiri dan berjalan menuju halaman depan diikuti oleh mamanya.


"Heii Piter. Apa tidak terlambat kamu berangkat sekarang? Kamu bilang penerbangan pertama kan?"


Jupiter menurunkan kaca mobilnya."Aku tidak jadi ke London.Tiket sudah aku oper ke orang lain. Aku pergi dulu ya."


"Haaa!!" Bima terkejut dengan jawaban adiknya. Ia sedikit bingung dengan perubahan mendadak adiknya itu, yang kemarin dengan semangat empat lima hendak menyusul sang kekasih ke London tetapi hari ini???


Tiba-tiba Bima teringat apa yang baru saja ayahnya katakan padanya.Segala sesuatu bisa berubah sewaktu-waktu. Dan kita harus selalu siap menghadapi apapun yang akan terjadi di depan kita pahit ataupun manisnya kehidupan.


"Hmm, apa yang membuat Jupiter berubah?" pikir Bima serius.


"Ada apa dengan adikmu?" sentuh mama di pundak Bima.


"Jupiter tidak jadi ke London. Aneh! " gumam mama.


Bima merangkul sang mama. "Sudahlah ma, mungkin Jupiter punya rencana lain." ucap Bima.


"Hmm tapi sepertinya papa kamu mengetahui sesuatu.Ia tadi bisa menduga kalau adik kamu tidak jadi berangkat ke London." ucap mama sambil memandang Bima.


"Coba kita tanyakan pada papa." ajak Bima.

__ADS_1


............................................


Jupiter membawa mobilnya melaju dengan kecepatan cukup tinggi Dalam pikirannya saat ini ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa dugaannya benar.


"Ell..., aku yakin kemarin itu adalah dirimu. Aku tahu dalam hati kecil kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan." gumam Jupiter.


Tidak terasa mobilnya kini telah berhenti di depan sebuah rumah mungil yang terlihat bersih dan rapi.


Jupiter turun perlahan dari mobilnya dan berjalan menuju pintu utama rumah itu.


Di depan pintu ia menarik napas dalam-dalam . Siap menghadapi kenyataan yang ada.Dugaan sepanjang malam tadi akan terbukti kebenarannya saat ini.


Dengan sedikit gemetar tangan Jupiter mulai mengetuk pintu.


Jupiter memejamkan mata sambil berdoa. Dadanya berdetak sangat cepat bagaikan menanti pengumuman pemenang.


Dan klik....pintu pun terbuka.


"Kamu??" sapa seseorang sesaat setelah pintu terbuka.


Jupiter hanya bisa tercengang sambil menitikkan air mata.

__ADS_1


......................................................


__ADS_2