
"Silakan masuk nak!" seorang kakek dengan wajahnya yang mulai keriput dimakan usia tetapi kharisma sebagai dokter masih tampak terlihat jelas, mempersilakan Jupiter dan temannya masuk ke dalam rumahnya.
"Permisi Dok!" Jupiter melangkah perlahan memasuki rumah mungil sederhana milik sang kakek. Ia menyebarkan pandangannya ke seluruh ruang yang ada di rumah itu sejauh jangkauan pandang Jupiter.
"Silakan duduk nak."
"Terima kasih ." sahut teman Jupiter.
"Katanya ada yang ingin ditanyakan. Tentang apa ya? Masih muda-muda dan sehat begini masak iya punya penyakit serius?" ungkap sang kakek penasaran.
"Oh Alhamdulillah kami sehat dok.Hanya saja ini teman saya sedang mencari seseorang." jelas teman Jupiter.
Kakek mengerutkan keningnya yang sudah mulai keriput. Ia menatap penuh selidik pada Jupiter.
Jupiter pun tersenyum dan mengulurkan tangannya pada sang kakek.
Setelah memperkenalkan diri pada kakek. Jupiter pun mengutarakan maksud kedatangan nya. Yaitu mencari sang kekasih hati yang menghilang karena kecelakaan mobil lima tahun yang lalu.
__ADS_1
Jupiter menjelaskan detail lokasi kecelakaan dan hilangnya kekasihnya itu."Menurut teman saya ini. Dokter pernah menemukan dan mengobati korban kecelakaan yang jatuh di dasar jurang.Dan mengalami lupa ingatan.Kalau boleh, saya ingin bertemu dengan gadis tersebut. Mungkin gadis itu kekasih saya yg hilang lima tahun yang lalu.Saya berserta sahabat saya sudah berusaha mencarinya ke desa-desa terdekat lokasi kecelakaan tersebut, termasuk desa ini. Tapi sampai saat ini saya belum menemukannya." ungkap sedih Jupiter.Tidak terasa genangan cairan hangat mengalir keluar dari pelupuk matanya.
Jupiter benar-benar hampir putus asa.Bertahun-tahun ia berusaha mencari keberadaan kekasihnya yang hilang, tapi sampai saat ini ia belum menemukannya juga.
"Baru seminggu lalu saya dihubungi oleh Zaki yang menginformasikan bahwa di desanya ini pernah ditemukan seorang gadis yang kemungkinan korban kecelakaan dan mengalami lupa ingatan. Oleh karena itu saya memutuskan untuk bertemu langsung dengannya untuk membuktikan sendiri apa benar gadis itu kekasih saya yang hilang atau bukan." jelas Jupiter sambil menepuk pundak Zaki.
Kakek mendengarkan dan berusaha memahami apa yang dirasakan oleh Jupiter
Kakek menarik napas panjang."Memang benar saya pernah menemukan seorang gadis di dasar jurang dalam keadaan luka di sekujur tubuhnya dan patah kaki. Bisa jadi ia korban kecelakaan, perampokan atau kejahatan lain. Saya sendiri belum mengetahui jelasnya. Karena selain patah kaki ia juga hilang ingatan bahkan ia tidak mengenali siapa dirinya. Karena itulah saya memberinya nama Miracle. Sebuah keajaiban yang saya temukan di dasar jurang." jelas sang kakek.
"Miracle." ucap lirih Jupiter.
"Maaf nak Jupiter, Miracle tidak berada disini saat ini." jelas sang kakek.
Jupiter mengerutkan keningnya dan menatap sang kakek bingung.
"Dimana dia sekarang?" desak Jupiter tidak sabar
__ADS_1
"Miracle dua tahun yang lalu, ikut anak saya ke luar negeri." jawab kakek.
"Apa! Luar negeri?" lemas dan pudar sudah harapan dan bayangan Jupiter untuk dapat bertemu kekasihnya yang hilang itu saat ini.
Kakek mengangguk yakin.
Hening. Semua sibuk dengan pikirannya masing-masing.Baik kakek dan Jupiter sama-sama tenggelam dalam lamunan mereka.
"Hmm..., nak Jupiter menyimpan foto kekasihnya yang hilang itu?" tanya sang kakek.
Jupiter dengan sigap mengambil dompetnya lalu menunjukkan foto kekasihnya yang hilang tersebut.
"Ini Dok, mungkin dokter mengenalinya.Ini foto Elenna lima tahun yang lalu."
Kakek yang sekaligus dokter yang cukup disegani di desa itu. Terbelalak terkejut saat melihat foto Elenna.
.................................................
__ADS_1
Sambil menunggu up.Kalian bisa mampir baca karya teman literasi author.