
Miracle sangat menyukai kebun mawar milik keluarga Bima.Baru kali ini ia menemukan kebun bunga yang begitu indah.
"Selamat pagi cantik." terdengar suara lembut menyapa.
Miracle dan Bima pun menoleh ke arah asal suara.
"Mama!" Bima pun mencium kedua pipi ibunda tercintanya.
Diikuti oleh Miracle yang mencium tangan mama Bima.
"Kamu cantik sekali. Pantas anak mama yang satu ini tergila-gila sama kamu ." mama menepuk punggung Bima sambil tersenyum.
Miracle tertunduk tersipu malu.
"Sebentar, Apa kita pernah bertemu sebelumnya? " Mama berusaha mengingat dimana ia pernah bertemu atau melihat wajah Miracle sebelumnya.
Bima dan Miracle saling pandang."Bertemu bagaimana? selama ini Miracle tinggal di London bersama kakaknya. " jelas Bima.
"Ohh..ya sudahlah efek usia mama mungkin.Terlalu banyak bertemu orang.Maaf ya Miracle.Tante suka begitu merasa sok pernah kenal dan ketemu sebelumnya." ucap mama.
Miracle pun tersenyum. "Tidak apa-apa Tante."
"Ma, Miracle penggemar berat kebun mawar mama lho." lapor Bima pada mamanya.
"Oh ya ?? Kamu suka bunga mawar?" tanya mama sambil memegang pundak Miracle.
Miracle mengangguk yakin. Sambil tersenyum.
"Mama juga punya kebun Anggrek. Kamu sudah lihat?" mama kemudian berjalan menuju kebun anggreknya.
Miracle semakin berdecak kagum, melihat koleksi bunga Anggrek beraneka jenis dan warna yang dimiliki oleh mama Bima.
Bagaikan anak kecil Miracle berputar berlarian berkeliling kebun."Wahhh... indah sekali.Tante hebat! Untuk merawat bunga Anggrek itu susah lho." seru Miracle.
__ADS_1
Mama terlihat senang mendengar pujian yang keluar dari mulut Miracle, pada dirinya.
"Kamu ternyata penggemar bunga juga.Sepertinya kelak kita bisa buka toko bunga." Ide mama tersebut disambut baik oleh Miracle. Lalu mereka tertawa bersama mengutarakan impian dan angan mereka.Membuka sebuah toko bunga.
Melihat keakraban antara mama dan pacarnya. Bima tersenyum bahagia.Kebahagiaan mana lagi yang bisa melebihi kebahagiaan melihat orang tua kita bisa akrab dan menerima baik sang kekasih hati.
"Kamu memang hebat, bisa menemukan seorang kekasih yang secantik dan sepolos Miracle." Papa mengerutkan keningnya memandang penuh selidik pada Bima.
Belum hilang rasa kaget Bima dengan kehadiran tiba-tiba papanya di sampingnya. Kini, papa juga membuat Bima merasa aneh dengan sorot matanya tersebut.
"Ada apa pa?" tanya Bima singkat.
"Kenapa sih? Kok papa menatap Bima seserius itu? " protes Bima.
"Kamu kenal Miracle dimana? Bukan di London ya?" tebak Papa
"Ihh papa. Suka amat mengambil pemikiran sendiri." sahut Bima lalu ngeloyor pergi.
"Heii Bim! Mau kemana? Jawab pertanyaan papa!" seru kepo papa.
"Wah sepertinya seru nih!" Bima melangkah mendekati kekasihnya.Lalu melingkarkan salah satu tangannya pada pinggang Miracle, dan mencium keningnya.
"Haii Bim, Yuk kita sarapan bersama." ajak mama
"Mana papa?" tanya mama .
"Tuh!" tunjuk Bima ke arah papanya yang sedang melangkah menuju mereka.
Bima pun menoleh ke kanan dan ke kiri."Lho dari kemarin Bima belum ketemu Piter? Dia kemana ma? "
"Biasalah adik kamu, sedang sibuk nyiapin segala sesuatunya untuk pesta pertunangannya dan latihan untuk keseluruhan acara." jawab Mama.
"Lho, mama belum bilang ke Jupiter, kalau Bima sudah datang.?"tanya papa yang sudah sampai ke kebun Anggrek milik istrinya itu
__ADS_1
"Sudah. Tetapi ya....papa tahulah, Jupiter mana bisa dilarang -larang." ungkap mama.
"Gak apa-apa pa.Biarkan saja. Mungkin memang Jupiter butuh waktu lebih banyak untuk menyelesaikan urusan pertunangannya.." tebak Bima.
"Iya Bim, kamu benar." sahut Papa.
Kemudian mereka berempat pun masuk ke dalam rumah untuk sarapan pagi.
................................
Di rumah Renata.
"Pagi Tante , Renata nya ada?"
"Heii Piter. Ada dong. Ayo masuk ,"
"Terima kasih Tante. Jupiter tunggu di luar saja. Karena mau pergi dengan Renata." ucap singkat Jupiter.
"Mau kemana kalian? Masih pagi lho ini."
Jupiter hanya tersenyum kecut."Ada yang harus Piter selesaikan dulu dengan Renata Tante."
"Menyelesaikan apa Pit?" tiba-tiba Renata sudah berada di belakang Jupiter.
Jupiter menoleh ke arah Renata.."Ayo ikut aku, nanti kamu juga tahu."
"Kami pergi dulu Tante " pamit Jupiter.
Kemudian mereka berdua berjalan menuju ke mobil Jupiter dan melaju yakin ke tempat yang dituju oleh Jupiter.
Tempat dimana Renata akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang ia sembunyikan selama ini dari Jupiter.
.............................. .... ...............
__ADS_1
Sambil menunggu up kalian bisa mampir baca