Kembalinya Puteri Tengkorak Putih

Kembalinya Puteri Tengkorak Putih
Chapter 36 : Api Unggun


__ADS_3

Tubuh Hunter dari berbagai rank berserakan di lantai, sementara pelaku dari terlukanya puluhan Hunter tersebut adalah tiga wanita yang sebelumnya berdebat dengan ketua asosiasi Hunter.


Semua berawal saat Byour meminta Melinda untuk mengambil semua item yang memang seharusnya menjadi milik mereka, namun saat keluar dari ruang tunggu Melinda justru meminta bantuan pada setiap Hunter dan penjaga untuk menangkap ketiganya atas tuduhan penyerangan terhadap pemimpin asosiasi.


Hasilnya ketiga gadis dikepung dan Goto pun diamankan untuk perawatan. Semuanya tidak selesai sampai di sana. Saat ketiganya akan ditangkap mereka melawan hingga terjadi perkelahian.


Semua orang menyaksikan kekuatan ketiga wanita itu yang mengalahkan belasan Hunter dengan begitu cepat, sebagian besar dari Hunter yang merupakan rank B dan C hanya butuh satu serangan untuk membuat mereka jatuh terkapar di lantai. Sedangkan untuk beberapa rank A mereka tidak jauh lebih baik.


Bam! Bam! Bam!


Tiga pukulan yang begitu keras hingga dampak pukulan itu mampu membuat ledakan angin kuat. Pukulan yang berasal dari Towby menghantam tubuh seorang mutan yang kulitnya bisa berubah menjadi besi.


“Ghooek….”


Darah dimuntahkan saat tubuhnya terasa remuk akibat serangan dari wanita yang lebih kecil darinya. Tidak dapat menahan lagi pria mutan itu pun jatuh tak sadarkan diri.


“Gila wanita itu mengalahkan Ironskin yang mampu menahan serangan Golem level 29 dengan hanya tiga pukulan!.”


Semua orang dibuat tidak percaya dengan apa yang mereka saksikan. Ironskin adalah seorang Hunter rank A yang dengan predikat tanker terbaik di kota. Kemampuan bertahan yang tinggi bahkan mampu menahan tebasan pedang tanpa goresan sedikitpun.


Tapi semua itu terlihat seperti sebuah kebohongan saat pria besar itu terkapar di depan wanita yang telah mengalahkan Ironskin hanya dengan tiga pukulan.


“Apa ada yang lainnya?.” Towby menatap sekitar membuat semua orang mundur karena ketakutan. Hingga ada suara Melinda terdengar dari belakang pasukan penjaga asosiasi Hunter.


“Kalian apa kalian tahu apa yang telah kalian lakukan.” dia terlihat begitu percaya diri saat berada di belakang pasukan penjaga dengan senjata lengkap, senjata yang dibuat untuk membunuh manusia di masa lalu.


“Kalian tidak bisa lari setelah membuat asosiasi Hunter menjadi musuh, kalian tidak tahu sedang berurusan dengan organisasi seperti apa!.” dibandingkan dengan saat dia masih di dalam ruang tunggu, saat ini dia begitu berbeda.


Melinda percaya dengan kekuatan asosiasi Hunter yang merupakan organisasi perserikatan terbesar di dunia. Tidak ada seorangpun yang berani berurusan dengan organisasi yang langsung dilindungi oleh perserikatan bangsa-bangsa.


“Jika kau berpikir seperti itu, lalu bagaimana jika pertanyaan itu berbalik padamu?.” ucap Byour.


“Apa maksudmu?.”


“Maksudku, bagaimana jika kau yang salah di sini karena tidak tahu organisasi seperti apa BlackBone itu. Organisasi yang ingin kalian jadikan sebagai musuh.”


Semua orang saling menatap, mereka tidak banyak mengetahui guild baru bernama BlackBone. Yang mereka tahu hanya para anggotanya yang begitu kuat dan mampu menaikkan rank Hunter dalam waktu singkat , selebihnya tidak ada yang mereka ketahui.


‘Apakah mereka benar-benar sebuah organisasi kuat yang selama ini berdiam di dalam bayangan?.’

__ADS_1


Pemikiran seperti itu terlintas pada benak setiap orang. Mereka mulai berpikir tindakan ekstrim yang saat ini dilakukan oleh anggota BlackBone company yang dapat berakibat permusuhan dengan seluruh asosiasi Hunter di seluruh dunia sengaja dilakukan untuk sebuah tujuan yang tidak mereka ketahui.


[Author : Saya juga nggak tahu tujuannya apa : )]


“Omong kosong, menyerah atau tanggung sendi akibatnya!.”


“Aku senang melihat kalian mencoba.”


“Kau sendiri yang meminta.”


Dengan perintah dari Melinda semua penjagaan mulai menembaki ketiganya. Tapi senjata kuno yang tidak memiliki kekuatan Mana tidak mungkin dapat mengancam para android yang Kirana buat untuk melindungi Big Bro dari ancaman makhluk dari dimensi lain.


Hujan peluru diarahkan ke ketiganya, tapi bagaimana tembok baja ketiga wanita masih berdiri kokoh dengan sebutan perisai pelindung yang menahan semua tembakan.


Melihat senjata api tidak berpengaruh, Melinda pun meminta para penyihir untuk menyerang, tapi serangan puluhan sihir beragam elemen masih tidak cukup kuat untuk mengalahkan Towby, Byour dan S11.


Ketiganya masih berdiri di tengah lautan api yang tercipta dari serangan sihir para Hunter dan penjaga. Melihat semua serangan Hunter sia-sia membuat kepercayaan diri Melinda semakin menghilang.


“Aku pikir mereka sudah kehabisan mana dan tenaga.” S11 berkata saat melihat semua orang yang menyerang mereka sudah kelelahan.


“Then… it's our turn!.”


***


Keramaian di luar gedung asosiasi semakin ramai dikarenakan keributan yang terjadi. Banyak sihir yang meledak membuat asap akibat kebakaran mulai keluar dari gedung, tapi bukan hanya asap yang keluar.


“Hiyaaaaa…”


“Uwooooo…”


“I believe i Can fly...”


Puluhan Hunter di lempar keluar dari gedung asosiasi, hingga para staf pun berlarian keluar sampai hanya anggota BlackBone company yang tersisa.


[Ini adalah kepala polisi kota Yogya yang berbicara]


Puluhan mobil polisi sudah mengepung gedung asosiasi, mereka datang setelah mendapatkan panggilan darurat dari sekertaris Melinda.


“Aku pikir mereka akan menggunakan orang-orang di dalam sebagai sandaran, tapi mereka justru membebaskan semua orang hingga para pegawai.”

__ADS_1


Seorang polisi bingung pada tindakan guild BlackBone yang tidak mengambil sandra. Melinda awalnya melaporkan pada para polisi jika anggota guild BlackBone berniat merampok gedung asosiasi.


Para polisi berpikir itu adalah sebuah tindakan bodoh dimana gedung asosiasi merupakan tempat berkumpulnya orang-orang kuat yang dikenal sebagai Hunter. Tapi melihat kekacauan yang terjadi mereka pun mulai menanggapi ini dengan lebih serius.


[Keluar dari gedung dengan kaki terangkat!]


Perintah pemimpin pasukan polisi dengan megaphone yang membuat suaranya terdengar keras.


“““????”””


[Ta… tangan maksudku.]


Tapi setelah beberapa lama tidak ada seorangpun yang keluar dari gedung yang semakin terbakar hebat. Banyak orang yang mulai berpikir jika para anggota guild BlackBone telah melakukan bunuh diri, dan ada juga yang mengira mereka sudah melakukan pelarian dengan menggunakan jalan rahasia atau sihir teleportasi.


Api semakin besar, seluruh gedung dengan tiga lantai itu telah terbakar. Belasan mobil pemadam kebakaran di kerahkan namun hal aneh terjadi ketika semua air tiba-tiba membeku, bahkan sihir air yang digunakan oleh penyihir pun langsung beku saat bersentuhan dengan api.


Fenomena yang tidak bisa dijelaskan selain kemungkinan jika api yang membakar gedung merupakan sebuah sihir yang tidak diketahui. Tidak ada yang bisa dilakukan, semua orang hanya bisa menatap gedung asosiasi Hunter terbakar habis.


Banyak media yang meliputi kebakaran, dan lebih banyak lagi warga yang menonton sambil mengunyah popcorn, beberapa pasangan muda sibuk pacaran sambil membakar jagung pada api yang membakar gedung.


[Note : malah jadi pesta api unggun mereka]


Saat suasana semakin meriah di mana para warga semakin banyak berdatangan. Tiba-tiba terlihat beberapa orang keluar dari kobaran api yang telah menyelimuti seluruh gedung. Mereka muncul dengan kondisi tanpa sedikitpun luka bakar seolah api tidak menyentuh mereka.


20 anggota guild BlackBone yang dikira telah mati terbakar atau melarikan diri, mereka tanpa kekhawatiran apapun muncul didepan semua orang. Salah satu dari mereka membawa sebuah bola Cristal yang merupakan inti monster tingkat A.


“Brffftttt…” pemimpin pasukan polisi menyemburkan kopi yang dia minum setelah melihat kemunculan guild BlackBone.


[Angkat kak.… Tangan!]


Hampir pria tua itu kembali mengulangi kesalahannya.


Mendapatkan peringatan serta puluh pistol dan roket launcher terarah pada mereka tidak membuat satupun anggota BlackBone company takut. Mereka terus berdiri diam di depan gedung asosiasi yang terbaik.


Semua orang bertanya apa yang sebenarnya mereka lakukan, pertanyaan yang tidak terjawab. Hingga sebuah pesawat mulai turun dari atas langit.


***


Chapter 36 : Api Unggun

__ADS_1


END.


__ADS_2