Kembalinya Tuan Muda Yang Terasingkan

Kembalinya Tuan Muda Yang Terasingkan
Kejadian Memalukan


__ADS_3

Jenni duduk di bangku taman setelah lari pagi di sekitaran taman tak jauh dari Mansion. Duduk sendirian, kedua matanya terus menatap sosok Zou Chen yang sedang membeli air di toko sebrang jalan.


Saat sosok Zou Chen berasa di dalam toko, seorang pria datang dan langsung mencengkram lengannya.


Pria itu menarik lengannya kasar, dan hampir membuatnya terjatuh dari tempat duduknya.


Menarik lengannya, dia hampir berhasil membebaskan diri, tapi pria itu kembali mencengkeram tangannya lebih erat.


“Ikut denganku, dan aku akan memberimu kebahagiaan yang selama ini belum pernah kamu rasakan,” kata pria itu, masih mencoba menyeret Jenni untuk ikut dengannya.


Namun, sekuat tenaga Jenni melawan tenaga besar pria yang terus menyeretnya.


Banyak orang di taman yang melihat kejadian itu, tapi melihat siapa sosok pria yang sedang menyeret Jenni, tak ada satu pun dari mereka yang berani membantu Jenni.


“Apa yang kamu lakukan pada wanitaku?” Zou Chen datang dan langsung meremas tangan pria yang mencengkram lengan Jenni.


Kuatnya remasan tangan Zou Chen, membuat pria yang tak lain adalah Ling Jun segera melepas lengan Jenni, dan menarik tangannya yang diremas Zou Chen.


Jenni langsung berlari dan berlindung di belakang tubuh Zou Chen.


Ling Jun mengambil langkah mundur, menjaga jarak dari Zou Chen yang memberikan tatapan tajam padanya.


Lima pria bertubuh tinggi besar datang dan berdiri di belakang Ling Jun, mereka adalah pengawal khusus keluarga Ling, yang sengaja Ling Jun bawa untuk menghadapi sosok Zou Chen.


Ling Jun menyeringai saat lima orang yang dia bawa sudah datang. Dia yakin lima orang yang itu mampu mengalahkan Zou Chen, yang hanya seorang diri, dan lagi tubuhnya jauh lebih kecil dari mereka berlima.


Kedua matanya menatap Jenni yang bersembunyi di belakang Zou Chen. Dia yakin hari ini dia dapat membawa wanita itu pergi bersamanya.


“Pergilah sebelum kamu menyesal!” kata Zou Chen dengan tenang.

__ADS_1


Ling Jun tertawa mendengar itu, lalu berkata, “Kamulah yang akan aku buat menyesal kalau tidak segera menyerahkan Jenni padaku! Setidaknya mereka dapat mematahkan lengan dan kakimu.”


Mata Zou Chen hanya melirik sebentar kearah lima pria di belakang Ling Jun, “Apa kamu pikir otak otot seperti mereka mampu melakukan itu padaku? Jangan-jangan, justru mereka yang akan mengalami patah lengan dan kaki.”


lima pria yang dikatain otak otot oleh Zou Chen tersulut emosinya. Belum juga mendapatkan perintah dari Ling Jun, mereka sudah melangkah maju ke arah Zou Chen.


Akan tetapi, saat menyisakan dua langkah dari Zou Chen, dua pria kembar muncul di depan mereka, dan dari arah lain muncul puluhan pria yang dalam waktu singkat telah memenuhi area taman.


Wajah Ling Jun memucat saat melihat puluhan orang berwajah tidak bersahabat.


“Patahkan lengan dan kaki kelima orang itu! Patahkan juga tangan kanan Tuan Ling Jun yang sudah dia gunakan untuk menyentuh wanitaku!” Zou Chen memberi perintah, kemudian berlalu pergi meninggalkan taman.


Ling Jun dengan jelas mendengar apa yang diperintahkan Zou Chen pada puluhan orang di taman.


“Kalian akan menyesal kalau melakukan perintahnya! Aku adalah tuan muda keluarga Ling, keluarga paling berkuasa di negeri ini. Kalau kalian membiarkanku pergi, keluargaku akan mengampuni hidup kalian,” katanya


Terlihat senyuman sinis di wajah semua orang, setelah mendengar apa yang dikatakan Ling Jun. Jelas dimata mereka, tidak ada yang takut dengan ancaman Ling Jun.


Kekuatan mereka memang besar, tapi sekuat apapun mereka tetap saja kalah saat berhadapan dengan si kembar. Selain cerdas, fisik dan kekuatan mereka lebih baik dari kelima orang itu.


Jadi, sangat wajar kelimanya mengalami patah tulang tangan dan kaki, persis seperti yang diperintahkan Zou Chen, saat berhadapan dengan si kembar.


Tubuh Ling Jun gemetaran, dan wajahnya memucat seperti kehilangan darah saat melihat sosok si kembar mendekatinya. Bahkan, celananya sudah basah dan bau tidak sedap tercium di sekitarnya.


Semua orang ditempat itu memandang jijik kearah Ling Jun. Pria sombong yang tadinya terlihat arogan di hadapan tuan mereka, saat ini terlihat seperti anak ayam yang kehilangan induknya.


Si kembar berhenti tiga langkah di depan Ling Jun.


“Kali ini kamu selamat, tapi kamu tidak akan berakhir baik kalau sampai bertemu lagi dengan mami!” ujar Xavi setelah membaca pesan yang dikirim Zou Chen, lalu dia pergi meninggalkan tempat itu bersama yang lainnya.

__ADS_1


Akhirnya Ling Jun dapat bernafas lega, saat puluhan orang yang sebelumnya memenuhi taman satu persatu mulai pergi.


“Aku akan membalas untuk penghinaan ini!” Ling Jun menghubungi seseorang untuk mengurus lima pengawal yang masih mengerang kesakitan.


Tak lama, sosok Ling Qian datang, membawa belasan orang untuk membawa lima pengawal ke rumah sakit yang dikelola keluarga Ling.


“Kakak, apa yang sudah terjadi, dan bau apa ini? Kenapa sangat menyengat, dan membuatku mual?” tanya Ling Qian saat berada di depan kakaknya yang masih berwajah pucat.


Ling Jun tidak memberi jawaban, dia langsung berjalan pergi meninggalkan adiknya.


“Sial, bagaimana bisa aku sampai buang air kecil di celana, hanya karena rasa takut? Zou Chen, aku pasti akan membalas perbuatanmu berkali-kali lebih kejam dari apa yang sudah kamu lakukan padaku!” gumam Ling Jun yang sudah berada di dalam mobil.


Dengan kecepatan tinggi Ling Jun memacu mobilnya menuju apartemen miliknya di pusat Kota Beijing, meninggalkan adiknya yang belum mengerti tentang kejadian yang baru menimpa kakaknya, tapi Ling Qian yang masih berada di taman, dia merasa ini ada hubungannya dengan sosok wanita yang diinginkan kakaknya.


Sementara itu, di Mansion milik Zou Chen, pria itu sedang mengobati lengan Jenni yang sedikit terluka akibat cengkraman tangan Ling Jun.


“Seharusnya kamu membiarkan aku mematahkan lengannya. Lihat apa yang dia lakukan padamu, lenganmu terluka karena perbuatannya, dan dengan mematahkan tangannya itu setimpal dengan perbuatannya,” ujar Zou Chen yang sebenarnya tidak ingin menuruti permintaan Jenni, yang memintanya melepas Ling Jun.


Jenni tersenyum mendengarnya, lalu dia berkata. “Mematahkan salah satu tangannya tidak akan membuat dia jera, dan luka sekecil itu tidak dapat disamakan dengan apa yang sudah dia lakukan pada keluargaku.”


Jenni membelai wajah Zou Chen dengan tangannya yang tidak terluka.


“Daripada menyiksa fisik, bagaimana kalau kita menyiksa orang itu dengan menghancurkan satu persatu aset pribadi miliknya? Sakit fisik bisa diobati dengan cepat, tapi rasa sakit karena kehilangan apa yang kita banggakan, tentu tidak mudah untuk mengobatinya.” ungkap Jenni sambil menunjukkan senyumnya.


“Kamu benar, dan aku tahu apa yang harus aku lakukan untuk membuatnya menjadi seorang pecundang,” ujar Zou Chen sembari mendekatkan bibirnya ke arah bibir Jenni, dan dengan lembut dia menciumnya.


°°°


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa, like, vote, dan komentarnya. Bersambung...


__ADS_2