
Terdengar langkah kaki lebih dari satu orang berjalan menuruni tangga, Zou Chen dan Jenni seketika mengarahkan pandangan mata mereka kearah tangga memutar, dimana ada tiga wanita dengan wajah cerah sedang berjalan menuruni tangga.
“Maaf membuat kalian lama menunggu! Ibu harus meyakinkan mereka terlebih dahulu kalau keadaan benar-benar sudah aman.” Yun Shui begitu saja duduk di sebelah Zou Chen.
“Kalian tenang saja, orang itu sudah pergi jauh dari tempat ini,” ujar Zou Chen saat Ling Meilin dan Ling Jia Li sudah duduk di kursi yang berada di depannya.
Keduanya mengangguk dan merasa semakin tenang setelah mendengarnya, sementara Yun Shui menunjukkan senyum senangnya melihat kedua putrinya terlihat jauh lebih tenang dari sebelumnya.
Jenni tersenyum melihat Ling Meilin dan Ling Jia Li yang dalam keadaan baik-baik saja.
Akan tetapi dari ujung matanya dia melihat ada sesuatu yang aneh pada diri Ling Jia Li.
Dia merasa ada sesuatu yang sedang disembunyikan wanita itu, wajah gelisah dan dia yang terlihat enggan menatap dirinya atau Zou Chen, membuatnya semakin yakin kalau apa yang dirasakannya adalah sebuah kebenaran.
Jenni mendekatkan tubuhnya pada Zou Chen, lalu dia berbisik, “Sayang, apa kamu juga merasakannya?”
Zou Chen tahu maksud Jenni, dan dia memberi anggukan kecil, “Aku juga merasakannya, dan aku sedang berpikir apa perlu menanyakan itu padanya!” balasnya dengan suara berbisik, dengan sudut mata melirik kearah Ling Jia Li yang nampak terus menundukkan kepalanya.
“Sayang, tanyakan baik-baik dan jangan memaksa kalau kakak Jia ali tidak ingin menjawabnya,” bisik Jenni.
“Kakak Jia,” panggil Zou Chen dengan suara lembut tapi terdengar sangat jelas.
“Oh eh iya, ada apa kamu memanggilku?” balas Ling Jia Li tergagap dengan kata-katanya sendiri.
“Kak Jia, Kakak bisa mengatakan kalau sedang ada masalah! Kalau aku bisa membantu, dengan senang hati aku pasti membantu kakak,” ujar Zou Chen.
Nampak Ling Jia Li menghela nafas panjang, mengangkat kepalanya, lalu menatap Zou Chen yang duduk tepat di depannya.
__ADS_1
“Hah, Ling Jun punya niatan buruk pada kalian, bukan hanya pada kalian, tapi pada Ibu dan Ling Meilin, serta pada diriku. Dia telah mengumpulkan orang-orang berpengaruh di dunia bawah, dan besok pergerakan besarnya akan dimulai.”
Ling Jia Li menunjukkan foto yang dia ambil secara diam-diam saat berada di salah satu cafe, dua hari yang lalu, “Ada delapan ketua organisasi dunia bawah yang berhasil dia kumpulkan, dan sebelum berangkat kesini saat masih di kantor Ling Company aku sempat mendengar kakak Jun sedang menghubungi seseorang...
Dia menyuruh orang itu mengumpulkan seluruh kekuatan, dan akan memulainya besok. Cuma itu yang berhasil aku dengan sebelum kakak jun mengakhiri percakapan dengan orang itu,” ungkap Ling Jia Li.
Zou Chen menganggukkan kepalanya, tapi dia tetap tenang setelah mendengar semua itu, “Kalau dia memang menginginkan perang, dengan senang hati aku akan menyambut kedatangannya. Jangankan delapan, dia datang dengan membawa seluruh kekuatan dunia bawah, itu masih belum cukup untuk membuatku gentar!” ujarnya sambil menarik keatas kedua sudut bibir, membentuk sebuah senyuman.
Jenni dan Yun Shui tersenyum mendengar perkataan Zou Chen yang tidak takut dengan apa yang ingin dilakukan Ling Jun.
“Kamu tidak akan sendiri, Ibu akan mengerahkan kekuatan utama keluarga Yun untuk membantumu, dan lagi masih ada orang-orang dari keluarga Ling yang senantiasa menuruti perintah Ibu,” ungkap Yun Shui yang menawarkan bantuan kekuatan pada putranya.
“Lebih baik, Ibu mengerahkan mereka semua untuk menjaga tempat ini!”
“Masalah Ling Jun dan orang-orangnya, aku punya banyak cara untuk mengalahkan mereka, dan lagi ada tambahan kekuatan dari keluarga Zou yang telah bergabung dengan organisasi dunia bawah yang aku pimpin.” Zou Chen dengan halus menolak tawaran ibunya.
Jenni ikut menimpali perkataan Zou Chen, “Ibu tidak perlu mengkhawatirkan apa yang ingin dilakukan Ling Jun karena dia tidak akan pernah bisa mendapatkan, apa yang dia inginkan.”
“Kalau Ibu memang ingin membantu, bagaimana kalau mulai malam ini Ibu, Kakak Jia dan Adik Mei tinggal di tempatku? Dengan kita semua berkumpul dalam satu tempat, itu akan mempermudah tugasku, memberi perlindungan pada kalian,” ujarnya sembari menyampaikan maksud tujuannya mendatangi villa milik Yun Shui.
Tidak berlama-lama dalam mengambil keputusan, Yun Shui langsung setuju untuk tinggal di tempat Zou Chen, begitu juga dengan Ling Meilin dan Ling Jia Li.
Zou Chen segera menghubungi Zou Gao untuk menyiapkan mobil.
“Aku akan menyuruh orang untuk mengemasi barang-barang Ibu dan yang lainnya, untuk sekarang, Ibu, Kakak Jia dan Adik Mei, kalian cukup membawa barang-barang yang memang harus dibawa.”
“Tunggu di sini, ibu tidak akan lama!” Yun Shui langsung pergi menuju kamarnya, sementara Ling Jia dan Ling Mei tetap diam duduk di tempat mereka.
__ADS_1
“Apa tidak ada yang ingin kalian ambil?” tanya Zou Chen penasaran karena kedua orang itu tidak beranjak dari tempat duduknya.
Ling menggelengkan kepalanya, sementara Ling Mei berkata, “Kakak Chen harus berhati-hati dan jangan meremehkan kakak Jun! Walau dia mudah tersulut emosi, tapi dia memiliki banyak orang kuat di sisinya.” Nampak Ling Mei sangat mengkhawatirkan keadaan Zou Chen.
Zou Chen tersenyum sembari menganggukkan kepalanya, dia memang tidak takut pada sosok Ling Jun, bahkan dia merasa tidak perlu mewaspadai orang itu, tapi dia tau pasti siapa dari orang di sisi Ling Jun yang perlu dia waspadai.
‘Bukan Ling Jun, atau pemimpin organisasi dunia bawah yang perlu aku waspadai, melainkan wanita itulah yang harus selalu aku waspadai! Lengah sedikit saja, dia dapat menghancurkan rencanaku’ ungkap Zou Chen dalam hatinya.
Tak berselang lama, Yun Shui kembali sambil membawa tas kecil di tangan kanannya.
“Di tas ini ada semua bukti kejahatan keluarga Ling yang selama ini berhasil Ibu kumpulkan, dan barang ini juga yang sebenarnya menjadi incaran Even,” kata Yun Shui yang memeluk erat tas kecil yang kini sudah berpindah ke pelukannya.
“Bukti kejahatan? Bagaimana bisa Ibu mengumpulkan semua itu tanpa diketahui mereka?” Zou Chen tidak mengerti bagaimana Ibunya mengumpulkan bukti, sementara dia berada di tempat dengan pengawasan super ketat.
“Mereka berdua lah yang selama ini membantu Ibu mengumpulkan semua bukti.” Yun Shui menunjuk Ling Jia dan Ling Mei. “Karena itu juga, mereka dan Ibu diincar Ling Jun yang sepertinya sudah mencium apa yang selama ini kami lakukan,” imbuhnya.
“Ibu dan kalian, itu sangat berbahaya! Lain kali kalian tidak perlu melakukan itu, dan lebih baik kalian menyerahkan semuanya padaku!” kata Zou Chen yang tidak akan memaafkan dirinya, kalau sampai satu saja dari orang-orang yang dia sayangi terluka.
Ketiganya tahu apa yang mereka lakukan itu sangat berbahaya, dan setelah mendengar perkataan Zou Chen mereka berjanji untuk tidak lagi melakukan itu.
Setelah tidak ada lagi pembicaraan diantara mereka, Zou Chen mengarahkan mereka menuju mobil yang sudah disiapkan Zou Gao, “Mobil ini muat untuk delapan orang, jadi Ibu dan kalian berdua tidak perlu berada di mobil lain,” ungkap Zou Chen sembari membukakan pintu, dan membiarkan para wanita masuk lebih dulu kedalam mobil.
Begitu para wanita masuk, Zou Chen memberi perintah pada pengawal Ibunya untuk memasuki mobil dan mengikuti mobilnya dari belakang, ’Semoga tidak ada masalah di sepanjang jalan yang menuju Mansion’ harap Zou Chen dalam hati.
“Paman, bawa kami secepatnya kembali ke Mansion!” katanya begitu masuk ke dalam mobil.
°°°
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...