
Zou Gao dan Nathan tidak ingin membuat tuan muda mereka terlalu lama menunggu kabar baik tentang kehancuran keluarga Li, mereka segera saja melakukan tindakan yang membuat gempar keluarga Li dan semua orang yang berhubungan dengan mereka.
Malam itu juga saham perusahaan Li anjlok menyentuh titik terbawah, begitu juga dengan saham perusahaan yang selama ini menjalin kerjasama dengan perusahaan keluarga Li.
Tidak berhenti sampai di situ, kabar tertangkapnya Li Xian karena hampir melecehkan seorang wanita di hotel, dengan cepat tersebar di media, dan berita itu terasa di lebih lebihkan. Dalam berita, dikatakan Li Xian menyewa beberapa preman untuk memperlancar aksinya, dia juga diberitakan mengkonsumsi obat-obatan terlarang sebelum kejadian itu terjadi.
“Keluarga Li benar-benar menemui kehancurannya. Berita yang disebarkan media sangat berlebihan, dan anjloknya saham perusahaan mereka adalah pukulan terberat dibandingkan kabar melalukan tentang tuan muda keluarga Li,” gumam polisi yang sebelumnya sudah memprediksi hal buruk akan menimpa keluarga Li.
Datu jam berlalu, hal buruk sepertinya enggan berhenti menimpa keluarga Li, dan juga Li Xian. Diberitakan dua gedung perkantoran milik keluarga Li terbakar, selain itu lima restoran milik Li Xian yang tersebar di berbagai kota dihancurkan orang-orang yang marah atas kejahatan Li Xian, yang hampir melecehkan seorang wanita.
Kabar buruk tak berhenti sampai pagi, hingga akhirnya kabar buruk itu ditutup dengan datangnya pihak Bank yang akan menyita seluruh kekayaan keluarga Li, setelah dinyatakan pailit, dan tidak bisa membayar cicilan hutang mereka.
Di kediaman keluarga Ling, Ling Feng, Ling Jun dan Ling Qian yang pagi ini baru bangun, mereka sangat terkejut dengan kabar kehancuran keluarga Li, yang beberapa waktu yang lalu sempat menawarkan kerjasama untuk menyudutkan kekuatan Zou Company.
“Ini, bagaimana mungkin keluarga Li yang sebelumnya baik-baik saja bisa hancur dalam satu malam? Bukan hanya keluarga Li, tapi seluruh orang yang memiliki hubungan dengan mereka juga hancur di waktu bersamaan! Apa sebenarnya yang sudah terjadi?” Ling Feng tidak habis pikir, dia belum bisa percaya kalau keluarga Li yang kekuasaannya hampir menyamai keluarga Ling hancur dalam satu malam.
“Sepertinya Li Xian lah yang menyebabkan kehancuran mereka,” ujar Ling Qian saat saluran berita juga memberikan kasus yang menjerat tuan muda keluarga Li.
__ADS_1
Ling Jun membuang nafasnya saat mendengar nama Li Xian, kemudian berkata, “Dia terlalu nekat ingin mendapatkan apa yang diinginkannya, dan semua yang menimpa keluarga Li jelas ada sangkut pautnya dengan dirinya. Kini, kita hanya perlu mencari tahu siapa wanita yang hampir dia lecehkan.”
“Aku curiga wanita itu Nona Jenni, kekasih CEO Zou Company, dan kehancuran keluarga Li adalah ulah kekuatan Zou Company baik di dunia atas maupun di dunia bawah. Black Mamba, aku curiga mereka bagian dari Zou Company,” kata Ling Qian yang akhir-akhir ini menyelidiki organisasi baru yang berhasil menemukan kekuatan keluarga Ling di dunia bawah.
“Aku juga memiliki kecurigaan yang sama. Dengan besarnya pengaruh di dunia atas, tidak mungkin Zou Company tidak memiliki kekuatan di dunia bawah,” ungkap Ling Jun.
“Mengingat nama Zou Company, aku jadi teringat keberadaan keluarga Zou yang dulu sempat beraliansi dengan keluarga kita. Apa mungkin Zou Company masih memiliki hubungan dengan mereka? Kalau iya, bisa dipastikan mereka memiliki kekuatan dunia bawah yang tidak bisa diremehkan, bagaimanapun juga keluarga Zou adalah keluarga pembunuh, yang dulunya menjadi raja dunia bawah.” Ling Feng merasakan ketakutan tersendiri kalau harus berhadapan dengan kekuatan dunia bawah keluarga Zou yang tiba-tiba menghilang sepuluh tahun yang lalu.
Ling Jun dan Ling Qian mereka hanya pernah mendengar kehebatan keluarga Zou, dan belum sekalipun mereka melihat secara langsung kehebatan keluarga itu.
“Ayah, bukannya si buta waktu pergi ditemani paman Gao yang berasal dari keluarga Zou walau dia telah merubah marganya menjadi Ling! Apa menurut Ayah paman Gao itu kuat? Lalu, siapa yang akan menang seandainya paman Gao berhadapan satu lawan satu dengan paman Gong?” tanya Ling Qian penasaran.
Ling Jun dan Ling Qian tercengang dengan sebuah fakta yang baru dikatakan Ling Feng, dan saat ini muncul satu pertanyaan di benak mereka. Kalau Ling Gao sekuat itu, kenapa ayah mereka mengizinkannya pergi menemani Ling Chen yang tidak berguna?
“Kalian pasti berpikir kenapa aku membiarkan Ling Gao pergi menemani Ling Chen? Mungkin kalian juga berpikir, kenapa aku tidak menjadikan dia sebagai pemimpin organisasi keluarga Ling di dunia bawah?” tanya Ling Feng.
“Ya, aku penasaran dengan semua itu, tapi kedepannya aku harap tidak lagi menyematkan nama Ling di depan nama si buta!” balas Ling Qian yang sempat membuat amarah Ling Feng bergejolak, tapi dengan cepat dia berhasil meredam amarahnya.
__ADS_1
Setelah menghela nafas untuk meredam amarahnya, barulah Ling Feng mulai berkata, “Ling Gao sudah terikat sumpah dengan mendiang kakek kalian untuk selalu menemani dan menjaga cucu kesayangannya, dan siapapun tidak bisa membuatnya melanggar sumpah itu, termasuk aku.”
“Bukannya Ayah bisa menggunakan kekuatan keluarga Ling untuk memaksanya tetap tinggal di keluarga ini, dan mengabaikan sumpahnya? Seharusnya dengan kekuatan keluarga Ling itu sudah lebih dari cukup untuk memaksanya tetap tinggal.” Ling Qian menyampaikan pendapatnya.
Ling Feng bangkit dari tempat duduknya, berjalan menghampiri Ling Qian, dan melayangkan sebuah tamparan yang membuat bibir Ling Qian berdarah.
“Apa kamu pikir orang-orang di keluarga Ling akan membiarkanku melakukan itu? Mereka tentu lebih memihak pada kakek kalian yang telah membangun dan membesarkan keluarga Ling. Ling Gao terikat sumpah dengannya, dan dia mendapatkan perlindungan mutlak dari seluruh kekuatan keluarga. Seandainya aku memaksanya tinggal, mungkin saat ini kalian tidak lagi melihat keberadaanku di tempat ini!” kata Ling Feng dengan suara meninggi, lalu dia pergi begitu saja meninggalkan kedua putranya.
Ling Jun bangkit berdiri, dia mengulurkan tangannya ke arah Ling Qian yang terjatuh akibat tamparan keras Ling Feng, tapi Ling Jun tiba-tiba menampik tangan Ling Qian yang hampir bersentuhan dengan tangannya.
“Jangan harap ada kakak yang baik untukmu! Aku sudah tau apa yang kau rencanakan, jadi mulai sekarang kita akan bersaing untuk mendapat apa yang menjadi keinginan kita masing-masing,” ujar Ling Jun sambil melangkahkan kaki meninggalkan Ling Qian.
“Cih, tunggu saja, aku akan membuat kalian menderita setelah menjadi pemilik tinggal Ling Company!” gumam Ling Qian sembari menggertakkan giginya.
°°°
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...