
Zou Chen berjalan membawa sebuah paper bag berisi pakaian menuju kamar hotel tempatnya akan menghabiskan malam bersama Jenni, di dalam paper bag terdapat masing-masing dua pakaian ganti untuk dirinya sendiri dan juga Jenni. Bella dan Lee Zhou adalah orang yang mengantarkan benda itu pada Zou Chen.
Terlihat olehnya dua orang berjas hitam berdiri di luar kamar yang sudah dia sewa. Zou Chen segera saja berlari ke tempat itu karena mengkhawatirkan keadaan Jenni.
Dua orang berjas hitam segera menghadang, saat melihat kedatangannya, tapi dalam hitungan detik mereka berdua berhasil dilumpuhkan, dan bersamaan dengan itu terdengar jeritan Jenni dari dalam kamar.
Dengan nafas memburu dan perasaan khawatir, Zou Chen langsung saja menendang pintu sampai roboh, dan segera dia mendapati Li Xian yang sudah melepas seluruh pakaiannya mengarahkan miliknya ke arah milik Jenni yang masih tertutup kain segitiga tipis.
“Kurang ajar!” teriak Zou Chen yang langsung saja mengarahkan tendangan ke arah milik Li Xian yang sudah menegang, dan membuat orang itu terpental menghantam dinding kamar.
Jenni segera mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya yang hanya tertutup pakaian dalam, dan segera dia berlari kearah Zou Chen, “Jangan tinggalkan aku sendirian!” Jenni langsung memeluk Zou Chen, dan bersamaan dengan itu beberapa petugas keamanan datang.
Melihat kekacauan di salah satu kamar terbaik di hotel tempat mereka bekerja, petugas keamanan segera menyuruh semua orang menuju ruang keamanan untuk meminta penjelasan apa sebenarnya yang sudah terjadi, tapi dengan tegas Zou Chen menolak keinginan mereka.
Dia tentunya lebih mengutamakan keselamatan dan ketenangan Jenni, tetapi petugas keamanan terus saja memaksa Zou Chen dan Jenni untuk ikut mereka, dan anehnya satu petugas keamanan dengan sopan membantu Li Xian yang sedang tertatih.
Zou Chen tersenyum sinis, dan kini dia sadar kalau ada kerjasama terselubung antara Li Xian dan petugas keamanan hotel.
Berpikir cepat, Zou Chen segera memencet tombol darurat melalui handphonenya, yang memungkinkan semua orang yang dia percaya tahu kalau dia sedang dalam masalah, dan semua orang saat ini tahu dimana dirinya berada. Alat yang digunakan Zou Chen adalah produk asli Zou Company, dan produk itu hanya di jual pada pihak yang memiliki kartu eksklusif pelanggan Zou Company yang sampai saat ini hanya ada tiga kartu seperti itu di seluruh dunia.
__ADS_1
Melihat Zou Chen tidak bergeming dari tempatnya, salah satu pengawal mencoba menarik Jenni yang sedang memeluk Zou Chen, tapi tindakan nekat nya berakibat buruk pada dirinya setelah sebuah tendangan menghantam area juniornya, saat dia hampir menyentuh tubuh Jenni. Seketika tendangan itu membuatnya jatuh meringkuk, menahan rasa sakit.
“Aku tidak tau apa yang diberikan dia pada kalian, untuk menyudutkan aku dan kekasihku, tapi aku bisa memastikan saat ini kalian berada di pihak yang salah!” katanya dengan suara meninggi sambil mendekap Jenni kedalam pelukannya, menjauhkan dari orang-orang yang berniat buruk pada kekasihnya, terutama dari Li Xian yang masih saja menatap Jenni dengan hasrat ingin menuntaskan keinginan, yang baru digagalkan olehnya.
“Sebaiknya kamu diam dan serahkan wanita itu pada Tuan Muda Li Xian! Kalau tidak, kami akan menghubungi pihak kepolisian, melaporkanmu atas tuduhan menculik kekasih Tuan Muda Li Xian, dan melakukan tindakan kekerasan yang mengancam kehidupan banyak orang!” kata petugas keamanan yang baru membantu Li Xian memungut pakaiannya.
Zou Chen sudah bersiap memukul wajah petugas keamanan yang jelas-jelas mengatakan omong kosong, tapi belum juga dia memukul wajah orang itu, Lee Zhou, Bella, dan si kembar datang, sambil membawa anggota kepolisian yang langsung saja mengamankan dua orang pengawal Li Xian, dan tak ketinggalan pihak kepolisian juga meringkus Li Xian bersama seluruh petugas keamanan hotel.
Bella sudah meretas seluruh kamera cctv hotel dalam perjalanan kembali ke hotel tempat Zou Chen bermalam, dengan bantuan Lee Zhou yang memiliki koneksi seorang petinggi kepolisian, dengan mudah mereka mengumpulkan bukti-bukti untuk menjebloskan Li Xian dan orang-orangnya ke penjara, dan semua itu dilakukan kurang dari sepuluh menit.
“Kalian salah menangkap orang! Seharusnya kalian menangkap orang itu, dia telah menculik kekasihku, bahkan dia melakukan tindakan kekerasan pada diriku!” teriak Li Xian yang kedua tangannya sudah diborgol.
Polisi yang meringkus Li Xian tidak peduli dengan teriakannya, walau mereka tahu identitas Li Xian sebagai tuan muda keluarga Li yang cukup disegani bahkan oleh pihak pemerintahan, tapi mereka lebih takut dengan identitas sosok orang yang disinggung Li Xian.
Sementara itu di dalam hotel, Zou Chen baru saja menenangkan Jenni, dan membantunya memakai pakaian yang sudah disiapkan Bella. “Lain kali aku tidak akan meninggalkanmu seorang diri,“ ujarnya sembari mencium kening Jenni.
Zou Chen tahu dari Bella bagaimana Li Xian dapat menemukan keberadaannya. Restoran di hotel yang dia tempati ternyata bekerjasama dengan pria itu. Kebetulan hari ini Li Xian mengunjungi restorannya di hotel ini, dan tanpa sengaja dia melihat dirinya dan Jenni yang berjalan melewati restorannya.
Bella mengetahui semua itu dari cctv yang dia retas, dan dari keterangan pelayanan restoran yang diinterogasi oleh Lee Zhou.
__ADS_1
‘Kaki ini dia sudah melewati batas toleransiku. Tunggu saja, bukan hanya dirinya yang akan aku buat menderita, tapi seluruh keluarga Li juga harus menanggung hasil perbuatannya’ kata Zou Chen dalam hati.
Tanpa berpikir lama dia menghubungi Zou Gao dan Nathan, meminta mereka untuk mulai menyiapkan rencana kehancuran keluarga Li, dan seluruh pihak yang berhubungan dengan keluarga itu.
“Apa kamu sudah merasa lebih baik? Kalau kamu sudah baikan, kita akan kembali ke Mansion.” Zou Chen benar-benar tidak suka saat melihat wajah kekasihnya dipenuhi kesedihan.
“Kita pulang ke Mansion.” Terdengar suara yang begitu lirih keluar dari mulut Jenni.
Mendengar itu Zou Chen segera menggendong Jenni selayaknya tuan putri, dan reflek saja wanita itu melingkarkan tangannya ke leher kekasihnya.
Zou Chen tidak ingin berlama-lama berada di hotel yang memberi kenangan buruk pada kekasihnya, dan sepertinya pihak hotel juga akan terkena getah dari apa yang dilakukan Li Xian.
Melewati Lee Zhou, Bella, Xavi dan Xavier yang berjaga diluar kamar, Zou Chen terus menggendong Jenni.
Saat ada beberapa orang yang menatap risih kearahnya, Zou Chen tidak peduli, dia tetap berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan anggota Black Mamba, yang sudah saat ini mengepung area hotel.
Setelah menurunkan Jenni di kursi penumpang dan memasang sabuk pengaman untuknya, Zou Chen segera pergi ke kursi pengemudi, dan dengan kecepatan sedang dia melajukan mobilnya menuju Mansion miliknya di pusat Kota Beijing.
°°°
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...