
Satu jam berlaku Zou Chen dan Jenni akhirnya sampai di universitas menggunakan mobil mewah seharga delapan juta Yuan, dan seperti apa yang diyakini Zou Chen kedatangan mereka membuat benar-benar membuat kehebohan. Orang-orang tidak menyangka akan ada mobil semewah itu diizinkan dipakai oleh seorang mahasiswa. Kelompok Big Five saja hanya mengendarai mobil seharga ratusan ribu Yuan, dan itu sudah dikatakan sangat mewah untuk ukuran seorang mahasiswa.
Akan tetapi sekarang semua orang tahu apa yang dinamakan kemewahan, dan mereka menganggap kelompok Big Five tidak lagi pantas menyandang sebagai kelompok paling elite di universitas.
Jika dengan membawa mobil mewah seharga ratusan ribu Yuan tetap menjadikan mereka sebagai kelompok mahasiswa elite, lalu apa nama kelompok yang tepat untuk mahasiswa yang membawa mobil seharga lebih dari lima juta Yuan? Apa perlu mereka menyebut mereka sebagai kelompok super elite. Mobil seharga delapan juta Yuan milik Zou Chen, dapat dikatakan sebagai pembuka karena berturut-turut setelahnya datang empat mobil lainnya, yang harganya lebih dari satu juta Yuan.
Zou Chen yang masih berada di dalam mobilnya bersama Jenni sudah dapat menebak siapa saja pemilik mobil yang terparkir sejajar dengan mobil mereka, “Mereka benar-benar setia kawan, saat aku mengirim pesan pada mereka kalau aku ingin terang-terangan mengungkapkan jati diriku, ternyata mereka memilih melakukan hal yang sama,” ujar Zou Chen sembari mengangkat sudut bibirnya membentuk senyuman.
Zou Chen keluar dari mobilnya lalu melangkahkan kaki ke sisi lain, membukakan pintu keluar di sebelah Jenni. Tangan kanan Zou Chen terulur ke depan, membantu Jenni keluar dari mobil. Adegan mesra yang ditunjukkan keduanya, membuat iri orang-orang yang melihat. Ketampanan Zou Chen dan kecantikan Jenni semakin menambah iri di hati orang-orang yang melihat kearah mereka, tapi dengan acuh keduanya mengabaikan mereka, dan memilih menyapa teman-teman mereka yang baru keluar dari mobil.
Seperti biasa, para wanita punya ritual tersendiri saat bertemu, sedangkan para pria hanya saling menjabat tangan, dan kemudian memilih melangkahkan kaki menuju kelas mengabaikan banyak orang yang sepertinya belum percaya dengan apa yang baru mereka lihat.
Zou Chen dan Jenni menjadi sosok yang paling menyita perhatian banyak orang, terutama orang-orang yang selama ini menganggap Jenni adalah wanita terbodoh karena memilih orang tidak jelas seperti Zou Chen, dan mengabaikan Ling Jun yang di masa depan diperkirakan akan mewarisi sebagian besar kekayaan keluarga Ling. Ya, walau mereka harus mengakui kalau Zou Chen lebih unggul dalam hal ketampanan saat mereka bandingkan dengan Ling Jun.
Zou Chen dan yang lainnya tiba-tiba mengerutkan kening, saat melihat sekumpulan wanita berdiri menutup jalan menuju kelas mereka, “Apa lagi yang kalian inginkan? Cepat menyingkir dari jalan dan jangan lagi ikut campur dengan kehidupan orang lain!” kata Airin tahu apa yang akan dilakukan para wanita itu.
Satu wanita maju satu langkah ke depan, dan menunjukkan sikap angkuhnya, “Ini peringatan terakhir untuk wanita bodoh sepertimu! Tinggalkan pria tidak jelas ini, dan terima Tuan Muda Ling Jun menjadi kekasihmu! Apa kau tidak kasihan pada pria malang itu, yang setiap malam selalu membuat story sedih karena memikirkan dirimu?” katanya.
“Apa yang bisa kalian lakukan, kalau aku tidak mau mengikuti keinginan bodoh kalian?” balas Jenni yang tidak lagi diam seperti biasanya.
“Dengan kekuatan keluarga kami, menghancurkan orang-orang seperti kalian bukanlah hal sulit untuk dilakukan,” ujarnya percaya diri.
Jenni, Zou Chen, dan yang lainnya hampir tertawa saat mendengarnya, mereka tahu seperti apa kekuatan keluarga sekelompok wanita ini, keluarga tingkat menengah yang tak akan pernah dapat dibandingkan dengan keluarga tingkat atas selayaknya keluarga mereka.
__ADS_1
“Suruh keluarga kalian mengerahkan kekuatan penuhnya untuk melakukan itu, aku mewakili keluarga Zou dengan senang hati akan menyambut apa yang kalian lakukan,” balas Zou Chen yang dengan sebelah tangannya berhasil menyingkirkan para wanita yang menghalangi jalan.
“Ke.. Keluar Zou? Entah kenapa aku merasa tidak asing dengan nama itu!” gumam wanita itu yang merasa pernah mendengar nama keluarga itu, saat dua hari yang lalu ikut dengan keluarganya menghadiri jamuan makan malam di salah satu hotel milik keluarga Ling.
“Sepertinya aku salah dengar, dan tidak ada yang perlu ditakutkan dari keluarga si sampah!” ujarnya lalu dia dan teman-temannya pergi dari tempat itu.
Di dalam kelas.
“Keluarga mereka memiliki ikatan bisnis dengan keluarga Ling, jadi wajar kalau mereka terus mendesak kamu untuk meninggalkan Zou Chen, dan memilih Ling Jun. Bagaimanapun juga, mereka pasti ingin mencari muka di depan calon penguasa baru keluarga Ling,” ujar Jerry.
Zou Chen dan yang lainnya hanya bisa memaklumi mereka, tapi Zou Chen benar-benar akan menghancurkan keluarga mereka kalau berani mengganggu kehidupannya, dan teman-temannya.
Mereka segera duduk di kursi masing-masing saat dosen yang akan mengajar masuk kedalam kelas.
Ling Meilin yang berada di dekat Jenni merasa risih saat melihat Ling Jun dan Zhang Yu Xi, tapi tidak untuk Ling Jia Li, “Apa yang dilakukan orang sibuk seperti anda di tempat ini? Apa Anda sedang jalan-jalan?” tanya Zou Chen berbasa-basi melihat Ling Jun yang berhenti tepat di depan Jenni.
“Tuan Muda Zou Chen, kedatanganku ketempat ini untuk menemui wanita di sebelah Anda, dan ini tidak ada hubungannya dengan Anda!” balas Ling Jun yang kali ini akan mengerahkan segalanya untuk membuat Jenni menjadi miliknya.
“Wanita di sebelahku? Apa yang kamu maksud kekasihku?” Zou Chen tiba-tiba saja memeluk pinggang Jenni.
“Jauhkan tanganmu dari tubuhnya! Ini tempat umum tidak seharusnya kamu melakukan itu pada seorang wanita,” ujar Ling Jun kesal, melihat tangan Zou Chen memeluk pinggang Jenni.
“Bagaimana kalau aku yang memeluknya seperti ini?” Jenni melepas pelukan Zou Chen, dan kini giliran dia yang memeluk lengan kekasihnya. “Aku bahkan tidak akan malu melakukan ini dengannya.” Jenni mencium pipi Zou Chen di depan banyak orang yang melihat kearahnya.
__ADS_1
Zou Chen tersenyum, “Lebih baik kau pergi dari tempat ini kalau hanya ingin mengganggu hubungan kita! Lagian, keberadaan orang sepertimu sangat mengganggu keindahan tempat ini!” ujar Zhang Yu sembari memicingkan mata mengejek Ling Jun.
“Kau berani mengusirku dari universitas yang berada di bawah kepemilikan keluarga Ling? Seharusnya kau lah yang keluar dari tempat ini!” balas Ling Jun membuat banyak orang yang mendengarnya segera menertawakan Zou Chen.
“Baiklah aku akan keluar! Bagaimana dengan kalian, apa kalian akan ikut denganku?” tanya Zou Chen, menoleh melihat keberadaan teman-temannya.
Jerry, Airin, Lin Hua, dan Hans serempak menganggukkan kepalanya, begitu juga Ling Meilin, “Aku pastinya ikut denganmu!” kata Jenni yang seketika membuat Ling Jun memberi tatapan tajam padanya.
“Tidak, kamu akan tetap berada di universitas ini karena aku akan menahan seluruh persyaratan yang harus kamu miliki untuk pindah ke universitas lainnya,” ungkap Ling Jun yang sekali lagi ingin menggunakan kuasanya di universitas.
“Tampan, bagaimana kalau kamu membiarkan wanita itu menjadi milik Ling Jun, dan kamu sepenuhnya dapat memilikiku. Dilihat dari manapun aku jauh lebih baik darinya,” kata Zhang Yu Xi melangkah maju mendekati Zou Chen, dan menatap sinis Jenni yang berada di dekatnya.
Zou Chen memicingkan matanya, “Kenapa tidak kamu saja yang menjadi kekasih Ling Jun? Aku lihat kalian memiliki banyak kesamaan. Sama-sama licik,” kata Zou Chen bangkit berdiri, lalu dia melangkah pergi bersama Jenni dan yang lainnya, tapi kelompok mereka bertambah saat Ling Mei Li bergabung dengan mereka.
Zhang Yu Xi berdiri kesal ditempatnya setelah keberadaannya diabaikan Zou Chen, bahkan sekarang dia ditinggal bersama dengan pria yang menjadi bodoh gara-gara cinta.
‘Sialan, bagaimana dia tidak tertarik denganku dan lebih memilih wanita seperti itu? Sepertinya aku harus menggunakan cara terakhir untuk mendapatkannya, dan kebetulan tiga hari lagi akan ada acara besar di pusat kota yang akan dihadiri olehnya sebagai CEO Zou Company’ ujarnya dalam hati dan pergi meninggalkan Ling Jun yang sedang meratapi nasib percintaannya.
°°°
Bersambung...
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...
__ADS_1