Kenapa Jadi Begini Kisah ku

Kenapa Jadi Begini Kisah ku
Olimpiade


__ADS_3

🍒🍒🍒


Berharap keberhasilan ada di tangan


*********


Zia fokus dengan buku-buku, semua kisi kisi yang sudah di berikan guru pembimbing ia pelajari dengan totalitas. Olimpiade sudah di depan mata, esok ia akan pergi melawan anak dari sekolah-sekolah lain di tingkat nasional. Segala cara akan ia coba untuk meraih keberhasilan, karena ia berpegang teguh usaha tidak akan mengkhianati hasil.


Orang tua Zia selalu mendukung dan berdoa yang terbaik untuk putri kecil nya.


" semoga berhasil putri kecil kami" ucap Mama dan papa lewat telfon.


Beberapa saat kemudian...


Ting ....Ting...Ting...


" p "


"Uy, besok balik bawa oleh oleh ya. buat kami berdua disini "


Pesan grub muncul di WhatsApp Zia . Putu dan Ray menyemangati dan meinitip untuk membawakan buah tangan untuk mereka.


" Semoga menang we, hati-hati di jalan besok. Semangat bestie" tambah Putu .


" Aamiin, gays. Makasih ya, virtual hug gays" balas Zia manja.


Ciko juga menyemangati pacar nya penuh kasih.


" Semangat ya sayang, jangan telat makan ya. Semoga bawa hasil yang baik, sekarang istirahat gih, biar ga ngantuk besok pas olimpiade, gua sayang sama lu. Muah " kecup virtual dari Ciko.


Zia semakin menggebu-gebu ia belajar keras dari kisi kisi yang di berikan pembimbing. Tekad nya semakin besar meraih kemenangan.


***********


Saat sendiri berteman dengan sepi, kenangan itu sering kembali hadir menghantui. Satu ketika sempat di perjalanan ketika berangkat sekolah mendadak menangis karna mengingatnya. Mungkin ketika ada motor yang menyalip melewati ku ia terheran dan bertanya ada apa dengan ku yang menangis dengan brutal sambil naik motor. Dada terasa sesak mengingat kembali hal buruk yang pernah menyertai.

__ADS_1


Berandai-andai memiliki pasangan yang dekat dengan ku, ingin rasanya memeluk dan bersandar menyampaikan keluh kesah yang terpendam. Tapi semua itu hanya khayalan saja, ia yang jauh di sana belum tentu bisa segera menemui ku.


********


Zia yang melihat jam di tangan nya sudah pukul 19:00 wib, Ray dan Putu belum juga datang, mereka bertiga janjian akan pergi ke alun-alun untuk merayakan kemenangan olimpiade Zia 3 hari lalu. Ia yang bolak-balik keluar masuk rumah untuk memastikan tak kunjung mendapati kehadiran mereka.


Tiba-tiba....


saat akan melangkah masuk kedalam rumah


Tin..


Tin..


Tinnnnnnn.....


Suara klakson berbunyi keras dari luar pagar.


" Oy, jangan masuk. Otw kita lagi " teriak Ray memanggil Zia .


Ray yang sudah sampai duluan ketimbang Putu langsung mengajak Zia untuk segera berangkat.


" Nanti nyusul dia, ada urusan bentar katanya, ayo. Dah izin kan " sahut nya .


Ray memberikan helm kepada Zia dan membantu memakainya. Mata mereka saling bertatapan Zia tersenyum karna Ray membantunya.


" Kok jadi sweet gini kita hahahah" seru Zia sambil malu malu lalu memukul pundak Ray dengan keras .


*Aduhhhh.... hahahha Ray ikut tertawa, dengan tangan memegang pundak yang di pukul Zia.


" Benar-benar ya si Putu katanya mau sama sama pergi nya, malah segala ada urusan" oceh Zia sepanjang jalan


Kelap-kelip lampu jalanan menyala indah, momen yang paling di sukai Zia ketika naik motor. Suasana malam Minggu ramai padat, Alun alun kota di ramaikan dengan banyaknya club motor. Zia yang niat awalnya ingin membawa nona (motor kesayangan nya) di larang oleh Ray dan meminta untuk berboncengan dengan nya saja.


Suasana meriah, gelak tawa yang terdengar renyah menyertai malam di alun-alun. Sapa dan senyum mengembang membuat kopdar club' motor semakin riuh. Saling berbalas peluk satu sama lainnya.

__ADS_1


" Ini Zia ya, dari SMA Negeri 7 Bandung ( sambil mengulurkan tangannya) selamat ya atas kemenangan nya." kata Pria dari salah satu klub motor.


" Oh iya bang, saya Zia. Makasih makasih ( menjabat tangan nya )." penuh tatapan heran Zia membalasnya tanpa bertanya lebih.


" Binggung yah, " tanya Ray


" Aku yang umumin, di grub club' " sambung Ray menjelaskan detail.


" Hahah, parah ih. Surprise banget sih " Malu malu Zia memeluk Ray sebagai ucapan terimakasih ia begitu bahagia dengan kejutan yang berikan oleh Ray.


" Heh " terdengar suara Putu dari belakang yang mengagetkan.


" Pelukan gak ajak-ajak. Ikut dong" pinta putu penuh manja.


" Ala la, sayang ku. Sini" Kata Zia melebar kan tangan nya lalu memeluk Putu.


" Bentar, emang pelukan buat apa sih" tanya Putu menyelidik


" Heeee, dasarr" Ray mentoyol kepala Putu.


Putu yang tertawa, memasang muka polos tidak tahu ada apa. Ia hanya ikut ikutan dalam kebahagiaan itu.


...**********...


🌷🌷🌷


" Selamat ya, atas keberhasilan nya " ucapan datang dari sesiapapun yang melihat Zia. Ia mendapat juara pertama di olimpiade matematika. Dulu awal Zia menjadi siswi baru banyak yang tak menghiraukan nya kini menjadi bahan pujian tanpa henti karena keberhasilan.


Karena kebahagiaan nya itu Zia mengajak Ray dan Putu untuk pergi touring ke Lombok, dengan tujuan ke Air terjun Klambu. Itu adalah tempat impian nya sedari dulu sebelum pindah ke Bandung.


" Besok kita ambil libur ya, kita cabut duluan aja ga usah nunggu libur" ajak Zia pada Putu dan Ray yang duduk di pojokan kelas.


Hari ini ada clas meeting seluruh siswa maupun guru sedang berlomba menutup semester ini.


" Parah lu, ( mencubit pipi Zia ) sudah kelas 12. Jangan kebanyakan izin, tar ga lulus sayang" seru Putu dengan manja.

__ADS_1


" Sekali-kali doang juga, mau ya. Please?"


dengan tangan di satukan seperti memohon agar mereka menuruti kemauannya.


__ADS_2