Kenapa Jadi Begini Kisah ku

Kenapa Jadi Begini Kisah ku
Labil


__ADS_3

*Ku mau dia, hanya dia yang slalu ada kala susah dan senang ku 🎶🎶🎶


Sayang😘*


Ringtone Handphone Zia berbunyi, panggilan dari Ciko masuk beberapa kali,


Srrrr srrrr . Suara shower kamar mandi membuat Zia tak mendengar panggilan itu.


Gimana yah, aku bingung . setelah kemarin aku ngerasa disudutkan terus


*Batinnya dalam hati


Air mengalir kesetiap bagian tubuhnya, sambil mengingat-ingat perkataan Ciko Tadi malam, Ciko yang jauh di sana tidak tidur semalaman karena masalah nya dengan Zia. Namun tidak dengan Zia yang memilih bungkam lalu tidur begitu saja.


" Gawat nih anak, bisa bablas kalau ga di maki. Ngapa ga di angkat-angkat sih, bikin stres orang aja " Ciko mengomel sambil menghisap putung rokok di tangan kiri nya.


Dikamar mandi


Sambil mengikat handuk di tubuh nya, Zia melihat ke arah handphone nya


35 panggilan tak terjawab.


Ia sama sekali tidak peduli dengan panggilan tersebut


Membuka lemari dan memilih pakaian kaos hitam,


" ini masih terlalu pagi bila bersiap untuk ke sekolah. "Gumam nya sambil mengenakan baju.


Ia berlabuh di ranjang dengan sprei warna hitam, warna favorit nya. Memperhatikan langit langit kamar dan lampu yang masih menyala terang.

__ADS_1


" Putus aja kali ya " ucap nya tanpa sadar.


" eh " menutup mulut dengan tangan mungilnya itu.


Hubungan dengan jarak jauh seperti ini membuatnya bosan dengan rutinitas yang begitu-begitu saja, vcall, lagi ngapain, sudah makan belum, lagi dimana. Tidak ada gambaran yang jelas tentang hubungan ini. Awalnya saja seperti kebutuhan berkomunikasi dengannya namun kini sikap nya lebih mendekte Zia harus begini dan begitu. Zia adalah gadis keras kepala, tidak akan mungkin bila batu ketemu dengan batu. Akan sangat sulit menyatukan pemikiran mereka berdua. Perbedaan usia di antaranya juga menjadi faktor utama dalam ketidaksinkronan hubungan mereka. Bukan tanpa alasan sebenarnya hubungan ini, nyaman , ya rasa nyaman lalu menjadi keterusan hingga 8 bulan terakhir ini.


Tidak pernah bertemu sama sekali namun tetap bertahan hingga kini. Tapi bertahan dengan cara yang berbeda selalu mencuri waktu bersama orang lain supaya rasa bosan terlampiaskan. Walau ujung nya mereka akan berdebat hebat. Ray dan Putu sudah memperigatkan Zia berkali-kali tapi apa daya keras kepala tidak akan mudah untuk diruntuhkan.


Sampai pada titik hubungan mereka retak karena masalah lisan Ray yang terelakkan. Putu yang tidak tahu menahu hanya ikut ikutan saja dengan sikap Ray yang acuh, walaupun berat rasanya mengabaikan pujaan hati nya.


" Anj*Ng,bab* haaaaaaah , kesel gua woy , capek capek anj" Teriak nya sambil mengomel tak karuan. Ia seakan menyesali hubungan jarak jauh ini, Ray dan Putu selalu ada untuk nya disini, tapi ia malah memilih Ciko yang tak pernah jelas keberadaannya.


Apakah cinta itu Buta?


Oh tidak, cinta tidak buta


Bagaimana tidak, sudah dengan sindiran keras yang di sampaikan Ray, Zia tak kunjung memutuskan hubungan nya dengan pria Jambi itu.


...****************...


kafe Lestari, 16:00 wib


Kaki panjang dengan balutan kaos kaki pendek hitam, tampak dari kejauhan. Rok Hitam yang sedikit mengantung di atas lutut memperlihatkan kulit mulusnya. Dengan setelan kaos oversize warna Dongker, Zia menghentak kan kaki karena ada tanah di sepatu nya.


" Hai , iiiih, anj lah. " Menghentak kaki nya berkali-kali.


" Hai, sini-sini." sahut Tara yang duduk di meja 09 itu. Gigi yang berbehel menambah manis senyum yang terlontar kepada Zia.


" Lama nunggu yah, maaf ya " ucap Zia sambil mengalami semua siswi yang hadir di meja 09.

__ADS_1


" Gak, gak, santai aja bukan kamu yang telat. Masih ada yang lebih telat lagi . tunggu aja bentar lagi , nah itu human nya" sambil menunjuk ke arah pintu kafe.


Angin yang mendadak menerpa siswi yang baru datang itu membuat rambut tersibak ke mata nya.


" Aduuhh......"


Hampir terjatuh karena sepatu hak nya itu.


" Hampir, hampir " sambil tersenyum menatap siswi di meja 09.


para siswi hanya tertawa melihat Gina yang baru datang.


" Lagian lu centil banget anj, segala pake sepatu hill gitu " ucap Tara heran dengan penampilan Gina


" bac*t Lo anj, biar cantik gue. " Jawab nya tak mau kalah dari Tara.


Zia hanya menggelengkan kepala melihat teman-teman beradu style. Sedangkan ia hanya memakai pakaian yang biasa saja .


Menurutnya.


" gila cantik banget lu zi, pakai rok. Gua kira lu lakik " kata Vina sambil memperagakan seorang binaragawan.


" anj, ya gak lah. Cewe gua . Ada ada aja lu " sahut Zia yang tak mau di anggap demikian.


" becanda zi, serius amat sih lu. Hidup jangan terlalu serius " timpal gina sedikit meringis


Lalu Zia bertanya kepada teman-teman ingin membahas apa di pertemuan mereka yang mendadak ini.


" emmmm Ray....." Tara yang menyeletuk begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2