Kenapa Jadi Begini Kisah ku

Kenapa Jadi Begini Kisah ku
Apa Yang Terselubung


__ADS_3

Kebetulan Irma adalah pemilik perusahaan Yung abadi star 2, perusahaan itu diberikan oleh Yung untuk Irma karena kewalahan dalam mengolah nya. Perjalanan dalam dan luar kota cukup menyita waktu untuk bersama keluarganya.


Namun ia tidak menyangka bahwa salah satu investor di perusahaan nya adalah Vino yang bersikap seperti ini padanya.


Irma meremas gaun nya, menahan amarah sekali lagi. Ia pun kembali ke meja makan dan duduk menatap Vino.


"Apa kau tidak ada cara lain, sampai harus mengancam ku dengan taktik murahan seperti ini?" ucap Irma menantang.


"Baiklah, kau akan melihat besok pagi. Aku akan hengkang dari perusahaan bersama saham ku" balas Vino tak mau kalah.


'Kenapa dia terlihat serius dengan ucapannya, gawat ini kalau kak Yung tahu aku merugikan perusahaan bisa-bisa aku tidak menjadi pemilik nya lagi' Batin Irma yang mulai ragu dengan pernyataan nya.


"Emm, sebentar. Jawab pertanyaan ku kenapa kau mendadak melamar ku, pernikahan kontrak lagi. Apa kau tidak pernah berpikir bahwa pernikahan itu bukan drama, lagipula ini terlalu mendadak untuk ku"


"Kau tidak perlu tahu alasannya, inti nya kau mau atau tidak?" ucap Vino sedikit mengertak


'Benar-benar sialan, bedebah sekali manusia satu ini, hufft sabar, kalem Irma harus tetap anggun'


"Beri aku waktu untuk memikirkan nya, a-aku tidak bisa terburu-buru mengambil keputusan besar seperti ini"

__ADS_1


"Hmm, baiklah. Kabari aku bila kau setuju"


"Baik"


"Aku tidak mau mendengar berita buruk, jadi jangan beri jawaban yang mengecewakan" timpal Vino tegas.


Mereka pun melanjutkan makan malam dengan canggung, Irma sesekali mencuri pandangan ke arah Vino, ia yang menyadari tatapan Irma langsung menatap nya penuh intimidasi. Irma hanya tertegun dan kembali menyantap hidangan sampai habis.


Saat sudah selesai makan Vino mengantarkan Irma ke lobi, mereka berdiri sejajar menunggu satpam yang tengah mencari mobil nya di parkiran, Irma sedikit kaku ia mengigit bibir bawah nya karena binggung dengan perkataan vino tadi.


Tidak berselang lama mobil Irma datang. Vino juga membantu membuka pintu untuknya.


Dig


Dug


Matanya tertuju pada wajah Vino yang terlihat dingin, ia menatap sekilas lalu memasuki mobil dan berlalu menancap gas menuju rumah nya.


"Aku harus bisa mendapatkan nya" gumam nya sambil melihat mobil Irma yang perlahan menghilang dari pandangan nya.

__ADS_1


Lalu dari dalam mobil...


"Apa yang akan aku katakan dengan kak Yung, ia pasti tidak akan menyetujui hal ini" gumam Irma.


'Ini benar-benar aneh, aku baru mengenalnya setelah tabrakan waktu itu. Dan kerjasama perusahaan kami belum lama terjalin, ini sangat mencurigakan. Akan aku diskusikan dengan kak Yung setelah sampai di rumah nanti' Batin Irma yang masih fokus dengan jalanan raya.


...****************...


🍒🍒🍒


"Hah, kenapa aku jadi bahagia begini. Semoga saja keputusan ku ini benar" ucap Zia sambil menarik selimut menutupi tubuhnya.


Berandai-andai hubungan ini akan menjadi lebih baik ke depannya. Merangkai cerita sebelum terlelap, membayangkan bahwa ia akan bersatu dengan Ciko.


Cinta mulai terangkai kembali, untaian rajut mulai terjalin menjadi satu. Hubungan yang berkedok toxic realationship seketika menjadi hubungan tanpa beban, aturan, makian juga tanpa penyesalan semua seakan mulus tiada hambatan. Begitu lah kira-kira ungkapan yang cocok menggambarkan kondisi Zia dan Ciko saat ini.


Namun dari kejauhan, tampak Ciko hanya merenung menatap kosong jalanan yang ramai tanpa usai. Cahaya bintang yang bersinar terang, bukanlah tanda kebahagiaan di wajahnya. Hanya duka tapi memaksa bahagia. Ia menghela nafas panjang, menghembus nya perlahan, menahan perasaan yang menggebu dalam benaknya.


Kita lihat saja nanti....

__ADS_1


__ADS_2