Kenapa Jadi Begini Kisah ku

Kenapa Jadi Begini Kisah ku
Perubahan


__ADS_3

🍁🍁🍁


Segera ia menghabiskan makanan nya, lalu membayar semuanya di kasir. Mereka pun meninggalkan kafe dan melanjukan motor nya tapi tetap saling beriringan. Ray akan mampir ke rumah Zia hari ini.


Tidak berselang lama mereka pun sampai di rumah Zia. Rumah megah dan mewah itu kini tidak sepi lagi, orang tua Zia sudah menetap di Bandung. Demi keamanan putri mereka dan mencegah kekonyolan nya, mereka memilih mengalah. Walaupun harus terus keluar kota untuk alasan pekerjaan.


Gerbang terbuka, sudah ada Sia yang menyambut mereka dengan senyuman bahagia. Sia melihat jam tangannya, jam belum menunjukkan waktu pulang sekolah.


Ray dan Zia bersalaman dengan Sia.


"Tumben pulang cepat, ada apa?" tanya Sia


"Bukan pulang cepat ma..."


"Lalu...


" Diusir tan dari kelas" jawab Ray spontan


"Maksud gimana, di usir, kenapa di usir?"


"Tadi kami telat 5 ma, pas di gerbang sih lolos. Itu pun berkat bantuan Ray, tapi pas sudah mau masuk kelas, keduluan guru killer. Ya sudah lah, wacana saja tinggal"


"Astaga...ckckck. Benar-benar nakal ya kalian berdua"


Sia langsung menyuruh mereka masuk ke dalam rumah.


...****************...


Di Ruang Tamu


🍒🍒👻


Sia menyuguhkan cemilan kepada mereka berdua.

__ADS_1


" Jangan sungkan ya Ray, anggap rumah sendiri saja. Kalau mau makan sesuatu tinggal ambil di kulkas yah" kata Sia berlalu meninggalkan mereka di ruang tamu.


"Hmm, rumah sendiri. Menarik, sangat menarik" gumam Ray


" Putu gimana yah, pasti dia cari-cari kita"


"Biarlah, nanti pasti dia kemari menemui kita, lihat saja"


Suara tawa terdengar jelas ke setiap sisi ruang tamu tersebut. Sia yang tidak sengaja melihat mereka bersenda gurau saat turun ke lantai bawah, merasa bahagia putrinya bisa tertawa lepas saat bersama Ray. Kejadian beberapa hari lalu benar-benar menyesakkan relung hati nya.


Hari sudah mulai petang, Ray berencana akan pulang. Saat ia ingin berdiri, tampak dari ambang pintu pria dengan seragam sekolah berdiri kikuk.


" Astaga Putu, masuk saja hahaha" ucap Zia menertawakan Putu


" Sore gays" salam Putu


"Tuhkan bener...


"Apa sih, ga ada. Ray tadi bilang kalau mu bakal kesini tau nya bener. Gak ngasih kabar pula tadi."


"Sengaja ..


Zia hanya tersenyum manggut-manggut, mempersilahkan Putu duduk dan menikmati cemilan di atas meja yang sudah hampir habis.


" Ini ga ada stok lagi apa, remah-remah doang ini woy" ucap Putu memprotes


"Astaga Putu kamu ini solimi sekali"


"Solehah gak?" ujar Ray


"Hahahahahahha, suka mu lah Ray. Ya sudah tunggu sebentar" Zia pergi ke dapur mengambil makanan tambahan untuk mereka.


Tiba-tiba Ray dan Putu bersikap tegang saat kepergian Zia, mereka mendadak kikuk, membisu tanpa alasan. Tidak terdengar suara satu sama lain, tidak ada lontaran candaan seperti biasanya.

__ADS_1


Namun saat Zia kembali, mereka bersikap normal kembali, bersenda gurau dan bercerita banyak hal. Tapi Zia menyadari perubahan tersebut, walaupun mereka berusaha menutupi nya tetap tidak membuat ia terkecoh akan hal itu.


" Kalian kenapa?"


" Kami? kenapa maksud mu gimana?"Jawab Putu


"Aku merasa ada yang aneh, tidak usah menutupi terasa juga sama aku perubahan sikap kalian berdua"


"Emm, kami, kami gak papa ya kan Putu" sambil merangkul Putu


"Hehe, iya" melepaskan rangkulan Ray dari tubuhnya


" Kami biasa saja, tidak ada perubahan. Kamu saja yang terlalu berlebihan" timpal Putu menjelaskan.


Zia terdiam mendengar penjelasan Putu, ia berpikir perubahan mereka karena kejadian tempo hari di rumah sakit.


Namun apa sampai seperti ini?


...***************...


Klak...


Pintu terbuka, Irma pulang kerja. Pakaian nya sedikit berantakan, berkas-berkas ada di tangan kanan nya. Ia terlihat lelah, raut wajah nya tampak lemas mungkin karena seharian bekerja di kantor.


"Hai, sudah lama disini kalian?" Sapa Irma


"Sudah Tan"


"Baiklah, Tante naik ke atas dulu ya. Pusing banget, banyak kerjaan kantor" jawab Irma lalu pergi meninggalkan ruang tamu


Zia memicingkan mata, melihat pakaian Irma yang tidak rapi. Tidak biasanya ia pulang kerja dengan seragam seperti itu.


Aneh..

__ADS_1


__ADS_2