Ketua Kelas Pilihan

Ketua Kelas Pilihan
SMA Pelita yang menarik


__ADS_3

Agas langsung menghempaskan tangan Laura begitu kasar dibelakang kelas anak seni. Seringkali seseorang nongkrong dibelakang kelas seni dan juga merokok karna jauh dari jangkauan guru-guru maupun OSIS.


Jika anak seni melihat kelas MIPA atau IPS sedang merokok dibelakang kelas, mereka hanya diam tidak berani menegur orang tersebut.


"Jangan buat gue susah dengan urus permasalahan lo!" Agas berkata dengan tegas kepada Laura dengan menatap tajam Laura.


"Dan jangan pernah nyentuh Mentari dengan tangan kasar lo itu!" lanjutnya sembari menatap tajam Laura.


Laura menatap Agas dengan tatapan yang tidak suka. "Kelas lo itu IPS bukan MIPA lagi!" Laura tidak ingin kalah kepada sosok tampan dihadapannya.


"Lo tau nggak, cara lo itu kasar buat gue!" jelas Laura kepada Agas. Karna Laura tidak menyangka jika Agas sekasar ini kepadanya.


"Itu karna lo udah ngusik orang berharga bagi gue!" bentak Agas kepada Laura.


Laura tersenyum sinis kearah Agas. "Sebelum Mentari jadi orang berharga bagi lo. Gue lebih dulu jadi orang berharga dihati lo ketimbang Mentari!"


Tangan milik Agas terkepal kuat. "Lo cuman masa lalu. Lo jauh beda sama Mentari!" jelas Agas kepada Laura membuat Laura semakin tersenyum merendahkan kearah Agas.


"Apa lo kasar sama gue, karna gue lebih milih Steven, ketimbang lo?" Laura semakin gencar mengungkit masa lalunya dengan Agas.


"Nggak ada hubungannya gue kasar sama lo sama masa lalu lo dan gue!" sosor Agas kepada Laura.


Jujur saja Agas ingin memperingati gadis itu agar tidak berbuat masalah dikelas MIPA lagi bersama dengan Mentari. Karna dia tau yang akan kena dengan ini semua adalah Mentari ketua kelas MIPA 1.


Laura tersenyum simpul kearah Agas senyuman yang licik kearah Agas. "Oh, jelas ada hubungannya dengan masa lalu lo dan gue, sehingga lo kasar kayak gini ke gue," terang Laura semakin membuat tangan Agas terkepal kuat.


Andai saja Laura bukan seorang perempuan, sedari tadi Agas akan menghajar wajah cantik milik Laura. Namun dia tersadar, jika dihadapanya adalah seorang perempuan.


"Karna gue lebih milih Steven ketimbang lo!" lanjutnya

__ADS_1


Agas langsung mencengkram dagu milik Laura sehingga membuat gadis berambut berwarna biru itu meringis.


"Lepasin!" ringis Laura.


"You stupid!" Agas langsung melepaskan cengkramanya dari dagu milik Laura lalu pergi dari belakang kelas seni.


Agas tidak suka jika Laura membahas masa lalu yang membuatnya melakukan kesalahan.


Yah, Laura dan Agas pernah berpacaran secara diam-diam. Tidak ada yang tau jika mereka berdua pernah berpacaran kecuali Steven.


Laura saat itu memutuskan Agas sehingga Agas menjadi cowok trouble maker di SMA Bina Marta karna kecewaanya kepada seseorang yang bernama Laura. Karna Laura saat itu lebih memilih Steven dan memutuskan hubungannya dengan Agas.


Tidak ada yang tau mengapa Laura lebih memilih Steven dan memutuskan Agas. Padahal jika dibandingkan Agas lebih tampan ketimbang Steven.


Sehingga saat melihat Mentari membuat Agas secara perlahan-lahan melupakan Laura dengan hadirnya sosok Mentari. Lama-lama bersama dengan Mentari membuat Agas melupakan rasa sakitnya dan berhasil melupakan Laura secara permanen.


Sementara Bulan yang tidak sengaja melihat kejadian tadi merasakan nyeri saat melihat dengan mata kepalanya Agas mencengkeram dagu milik Laura sehingga gadis itu meringis.


Dengan tidak sengajanya Bulan mendengarkan percakapan Laura dan Agas secara terus-terusan hingga Agas pergi dari belakang kelas seni.


Bulan memang tidak mengenali Laura, namun jika mendengar dari teman sekelasnya Laura merupakan gadis yang sangat kasar, pemarah, dan lumayan terkenal di SMA Bina Marta.


Bulan tau akan hal itu dari fans Agas. Karna anak seni ada yang mengidolakan Agas sehingga apa-apa tentang Agas pasti mereka bicarakan.


Termasuk kabar jika Mentari dan Agas berpacaran.


Namun Bulan tidak pernah mendengar teman sekelasnya yang fans dengan Agas menceritakan Laura dan juga Agas pernah berhubungan dekat, lebih tepatnya mereka berdua mantan.


"Apa mereka pacaran diam-diam," menolog Bulan sembari matanya masih melihat kearah tempat Agas dan Laura tadi.

__ADS_1


Sementara kedua objek itu telah menghilang!


Bulan tentu saja berpikir seperti itu, karna para penggemar Agas tidak pernah menceritakan sosok Laura yang pernah jadi kekasih sosok Agas.


Semenjak sekolah di SMA Bina Marta membuat Bulan menjadi kepo. Biasanya jika disekolah lamanya dia tidak ingin menyaksikan hubungan antara kedua objek.


Namun, di SMA Bina Marta membuatnya kepo dengan sosok yang sangat menarik dia temukan yang tidak dia dapatkan di sekolah lama-nya.


...Pertama menginjakkan SMA Bina Marta dia penasaran dengan sosok Alvaro yang sangat menyita perhatiannyaserta rasa penasarannya kepada sosok cowok dingin itu sangat menggebu....


Dia juga menarik dengan alur Mentari sebagai ketua kelas secara berturut-turut yang sangat menarik jika dibahas.


Dan sekarang, dia kepo dengan Agas dan juga Laura saat melihat kejadian tadi. Padahal saat dia bersekolah disini dia hanya tertarik dengan pembawaan milik Alvaro dan juga Mentari.


Dan sekarang dia juga tertarik dengan Agas dan Laura ditambah, lagi adanya Steven hang menciptakan percikan sesuatu tentang Laura dan Agas.


Bulan menanamkan dalam benaknya, jika hubungan antara Laura dan Agas tidak ada yang tau, bahkan fans Agas tidak ada yang tau akan hal ini membuat Bulan tersenyum bangga jika dia yang pertama mengetahui hubungan Laura dan Agas.


"Entah mengapa murid SMA Bina Marta sangat menarik," menolog Bulan yang tidak menemukan hal ini disekolahnya yang dulu.


"Menarik bagaimana?" dari belakang Vita datang membawa makanan dan juga minuman yang baru saja dia bawa dari kantin.


"Menarik aja. Banyak hal yang buat aku suka dengan sekolah ini," kata Bulan dengan santai sembari menghampiri Vita yang sedang membawa makanan.


Mereka berdua duduk untuk menyantap Snack yang dibawa oleh Vita dari kantin. Bulan tidak kekantin karna dia sedang latihan tadi untuk persiapan sebentar malam.


"Lo lihat anak MIPA atau IPS?" tanya Vita sembari membuka snack. Vita sudah tau jika dibelakang kelasnya sering kedatangan anak IPS ataupun anak MIPA untuk merokok.


"Anak IPS," jawab Bulan sembari memakan Snack yang dibawa oleh Vita.

__ADS_1


Tidak susah bagi Bulan untuk mengetahui jika yang dia lihat anak MIPA atau IPS. Karna dia sudah tau jika Agas dipindahkan dikelas IPS karna kejadian berantem dengan Alvaro, entah siapa yang melaporkan.


Sementara Laura sudah tentunya anak IPS. Karna Bulan juga tau itu melalui para penggosip dikelasnya.


__ADS_2