Kisah Cinta Dua Mutiara

Kisah Cinta Dua Mutiara
24. Saling Memimpikan


__ADS_3

Aku tak tahu sejak kapan dan entah siapa yang memulai, tapi, kini ruang kosong di hatiku mulai terisi.


Hal ini baru ku sadari saat tak pernah lagi bertemu dengannya sejak 2 tahun terkahir, dan hanya menyisakan kisah-kisah baru dimimpiku yang mulai hadir tanpa permisi saat hari terakhir bertemu dengannya.


Bukan kah hati yang mulai terisi dengan kehadiran seseorang itu sangat indah? Itu benar, namun keindahan itu hanya sebatas mimpi. Rasa kosong dan hampa akan kembali menyiksaku dikala mata ini mulai terbuka. Aku tak mengerti, mengapa sosok yang hadir itu malah seseorang yang asing bagiku. Jangankan namanya, orangnya dimana, bagaimana keadaannya sekarangpun aku tak tahu. Sementara ada banyak sosok baik lain yang senantiasa hadir dalam hari-hariku.


Dia yang spesial dihatiku namun dia juga yang asing bagiku. Mungkin istilah ini yang sangat tepat untuk menggambarkannya.


(Yasmin Al-Thofunnisa)


Pagi hari


"Ann" panggil Yasmin sendu saat ia keluar dari kamarnya.


"Iya? kenapa? apa kamu memimpikannya lagi?" tanya Anna yang sudah mulai terbiasa dengan tatapan sendu Yasmin di pagi hari.

__ADS_1


"Iya" jawab yasmin sambil mengangguk lemas.


Sejak 2 tahun terakhir, Yasmin sering bercerita kepada Anna jika mimpinya akhir-akhir ini selalu dihiasi oleh seorang pria. Bahkan sosok yang hadir itu adalah pria yang sama. Sayangnya, Yasmin tak mengatakan siapa dan bagaimana pria itu, dia hanya mengatakan bahwa dia adalah pria tampan yang tidak ia ketahui namanya.


"Sabar.. sabar.. mimpi itu hanya bunga tidur kok" kata Anna mengelus punggung Yasmin.


"Apakah masih bisa dikatakan bunga tidur jika ia sering mampir dalam mimpiku, bahkan wajahnya terlihat jelas, dan selalu sama setiap kali aku memimpikannya" kata Yasmin mengerutkan keningnya.


"Apakah kamu tidak ingin mencari tahu siapa pria dalam mimpimu itu?" tanya Anna.


"Aku tidak ingin dan tidak akan mencari tahu, aku pasrahkan semuanya pada Allah, jika dia memang takdirku, maka aku pasti akan bertemu dengannya, cepat atau lambat. Biarlah Allah yang langsung mempertemukannya padaku" jawab Yasmin.


--


Semenjak istikharah ku tunaikan, bayangan wajah seorang gadis sering hadir di mimpiku. Gadis yang telah berhasil menggetarkan hatiku sejak pertemuan pertama kami kala itu.

__ADS_1


Aku sempat mengira bahwa aku akan segera bertemu lagi dengannya setelah pertemuan yang tak disengaja 2 tahun yang lalu, namun nyatanya, sampai saat ini kami belum juga bertemu. Sempat ku berpikir bahwa mungkin bukan dia, mungkin juga aku keliru dalam menanggapi mimpi yang menurutku adalah jawaban dari Allah atas istikharahku, dan mungkin saja mimpi itu hanya bunga tidur yang tak berarti apa-apa.


Di tengah kebimbangan akan hal itu, istikharah kembali ku tunaikan, berharap jika wajah gadis itu masih menghampiriku dalam mimpi, maka itulah jawaban Allah.


Hari demi hari berlalu dengan mimpi yang sama, bahkan, wajah gadis itu kian jelas dalam mimpiku.


Mungkin beginilah cara Allah untuk menegurku. Aku mengharapkan sosok wanita sholehah untuk menjadi makmumku, namun aku sendiri masih jauh dari kata sholeh untuk bisa menjadi imam. Allah memberiku waktu untuk kembali membenahi diriku menjadi lebih baik lagi, agar aku bisa menjadi sosok hamba yang sholeh dihadapan-Nya serta imam yang baik untuknya.


Semoga Allah segera mempertemukan kami lagi agar hati ini tidak dikotori oleh setan dengan berbagai macam tipu dayanya.


(Yusuf Ar-Razaq)


-Bersambung-


Yuk dukung karya author dengan like, koment dan vote novel ini agar author lebih semangat lagi update cerita selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2