
Terakhir kali Eva bertemu dengan Arsana adalah saat dia mmenjenguk Tama. Membelikan banyak mainan untuk Tama, dari pertemuan itu Eva melihat hubungan Daniel dan Arsana yang sedikit renggang, tidak seperti biasanya. Mereka berdua tampak sedikit berbicara. Meski Daniel maupun Arsana tetap akrab dengan Eva maupun Toni.
Saat itu Arsana juga bercerita perihal dia yang akan berhenti dari dunia modelingnya, dan lebih fokus pada program kehamilannya. Arsana tak ingin kejadian keguguran itu terulang lagi. Dia memilih untuk meninggalkan semua pekerjaannya demi Daniel yang sangat ingin memiliki seorang anak.
Setelah itu Eva tak pernah lagi bertemu dengan Daniel maupun Arsana. Keduanya hanya mengirimkan sejumlah uang dan mainan pada Tama di setiap bulannya.
Arsana juga tak pernah lagi masuk dalam daftar berita di Tv, dia benar-benar meninggalkan dunia keartisannya. Fotonya tak pernah lagi muncul di majalah atau dimana pun.
Eva sendiri beberapa kali mencoba menghubunginya tapi tak pernah ada jawaban dari Arsana.
Hingga kini setelah beberapa tahun tak mengunjungi Tama, datanglah Ranika tepat di hari ulang tahun Tama. Ranika datang sendiri yang membuat Eva semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada mereka semua.
Eva pun segera menghampiri Ranika yang sedang berbincang dengan para pelayannya.
"Nyonya Ranika..."
Sapa Eva dengan ramah.
"Eva..maaf aku baru saja mau menemuimu...ternyata kau susah ada disini...apa kabar.."
kata Ranika sambil memeluk Eva hangat.
"Saya baik-baik saja nyonya...bagaimana dengan anda..."
"Ya...seperti yang kau lihat sekarang aku sangat baik kan..."
kata Ranika sambil tersenyum manis.
"Hay Toni...bagaimana kabar mu"
kata Ranika menyapa Toni yang berada di samping Eva.
"Saya baik nyonya...sangat baik..."
jawab Toni sambil tersenyum manis.
"Mari masuk dulu ..."
__ADS_1
imbuh Toni mempersilahkan Ranika masuk.
Mereka pun banyak berbincang basa-basi tentang kabar mereka maupun Tama yang sudah tumbuh besar, tampan dan cerdas.
Eva yang sudah sangat penasaran dengan keadaan Arsana dan Daniel pun akhirnya memutuskan untuk bertanya. Karna Ranika yang sama sekali tak membahas tentang kehidupan anaknya itu.
"Maaf nyonya...dimana Arsana...kenapa dia tak ikut dengan nyonya hari ini..."
kata Eva dengan wajah penasarannya.
"Iya nyonya...kemana sebenarnya Daniel dan Arsana mereka sudah lama tak pernah menjenguk Tama...sepertinya Tama juga sudah sangat merindukan kehadiran mereka..."
kata Toni menambahkan.
"Apa kalian benar-benar tak tau dengan apa yang terjadi pada mereka selama ini.."
kata Ranika dengan wajah heran.
"Kami sungguh tak tau nyonya...sebenarnya ada apa dengan mereka.."
kata Toni bertambah penasaran.
kata Ranika dengan wajah sedihnya.
"Apaa....kenapa nyonya..apa yang terjadi.."
jawab Eva yang terkejut, dia tak menyangka pasangan yang sangat saling mencintai, pasangan dengan wajah yang sama-sama sempurna dan juga selalu terlihat romantis itu berpisah.
"Apaa...kami sungguh tak tau tentang itu nyonya...karna mereka juga tak bisa di hubungi dan juga mereka tak pernah lagi muncul di pemberitaan manapun..."
kata Toni yang tak kalah terkejut.
"Ya memang....Arsana sendiri yang mundur dari segala dunia keartisannya..dia meninggalkan semua....dan saya juga yang telah menutupi segala berita tentang kehidupannya dari para awak media...saya tak akan biarkan mereka mengekpos kehidupan anak saya sekarang yang sangat memilukan..."
Dengan pandangan yang lurus ke depan pun, Ranika menceritakan segalanya yang telah terjadi pada anak dan keluarganya.
Saat itu tepatnya 2 tahun silam, Arsana yang telah mundur dari dunia modelingnya. Dia fokus pada program kehamilannya. Dia kini ingin menurut pada suaminya, dia tak ingin mengecewakannya lagi, dengan menuruti segala kata dan kemauan Daniel yang sangat di cintainya.
__ADS_1
Arsana sendiri setelah mengalami keguguran yang kedua kali, yang terjadi di tempat pemotretannya, dia belum mengalami kehamilan lagi sejak itu.
Arsana juga telah mencoba berbagai cara untuk segera hamil kembali, dan itu juga alasan kenapa dia berhenti dari pekerjaannya.
Dia ingin segera hamil kembali dengan istirahat di rumah menjalani program kehamilan yang teratur dan sesuai dengan anjuran dokter.
Beberapa bulan mengikuti aturan dan anjuran dari sang dokter Arsana berhasil memperoleh kehamilannya kembali.
Dia pun bersukacita dan kini hanya beristirahat di rumah, benar-benar menjaga dengan hati-hati kehamilannya saat ini.
Daniel juga sangat gembira dengan kabar itu, dia pun selalu berpesan pada Arsana di sela-sela kesibukannya, untuk menjaga dan memakan makanan yang sehat, agar janin yang di kandungnya juga sehat
Daniel waktu itu juga memperoleh sebuah proyek besar yang mengharuskan dirinya selalu lembur untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Bahkan Daniel sering kali lembur semalaman, meninggalkan Arsana sendirian di rumah.
Di kehamilan Arsana yang berjalan di usia 2 bulan. Arsana merasa curiga dengan tingkah Daniel, dia semakin jarang pulang ke rumah. Apalagi saat Vincent asisten pribadi Daniel berkata, bahwa dia tak pernah lagi di ijinkan mengikuti kemana Daniel pergi, Arsana semakin curiga.
Arsana pun menyuruh beberapa orang untuk menyelidiki apa yang sebenarnya di lakukan oleh Daniel di luar sana, alasan apa yang membuatnya sampai tak pulang ke rumah selain pekerjaannya.
Dan benar saja kecurigaan Arsana terbukti dengan di temukannya Daniel di kost seorang wanita sedang berduaan.
Arsana mendapatkan foto-foto bukti kedekatan Daniel dengan wanita itu. Arsana pun di buat sangat terpukul dengan apa yang telah di lakukan oleh Daniel di belakangnya.
Arsana pun memutuskan untuk pergi ke alamat wanita itu sendiri, untuk menyuruhnya pergi dari kehidupan Daniel. Karna Arsana tak ingin ada orang yang mengganggu kehidupan rumah tangganya. Apalagi sekarang kehidupan keduanya yang sudah di nilai Arsana sempurna dengan kehamilannya yang sekarang, yang jauh lebih di jaga dari sebelumnya.
Tak di sangka ketika Arsana sedang berkunjung ke kost wanita itu, Arsana menyuruhnya untuk tak mengganggu lagi kehidupannya dengan Daniel. Arsana juga memberikan sejumlah uang padanya untuk pergi meninggalkan Daniel secepatnya.
Saat itu tiba-tiba Daniel datang dan dia pun terkejut mendapati Arsana disana. Tak mendapatkan reaksi kemarahan dari Arsana. Arsana malah menggandeng Daniel untuk pulang bersamanya dan melupakan wanita lain di hadapannya itu.
Sementara Daniel sendiri tak menginginkan hal itu, dia malah terlihat marah karna Arsana berusaha mengusir wanita itu dari kehidupannya. Terjadilah pertengkaran di antara keduanya.
"Pulanglah...aku memaafkan perselingkuhanmu ini...aku anggap semua tak pernah terjadi...tinggalkan dia dan lupakan dia pernah ada dalam hidupmu..."
kata Arsana pada Daniel.
"Dan kau pergilah dari sini...pergi jauh darisini dengan uang yang telah aku berikan..."
__ADS_1
kata Arsana pada wanita di hadapannya dengan tatapan tak ada amarah sama sekali.
Bersambung....