Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 21 - Kurungan Ilusi


__ADS_3

Mereka berdua saling menatap dengan tatapan membunuh, Beelzebub sangat ingin membunuh Tsuki, begitu juga dengan Tsuki, ia ingin segera keluar dari alam bawah sadarnya.


"MATI LAH KAU!" Teriak Beelzebub yang berlari kencang ke arah Tsuki, sambil mengeluarkan pedang merah besar dari dalam tangan nya.


Tsuki juga langsung berlari ke depan Beelzebub, dia juga langsung mengeluarkan sebuah pedang hitam pekat dari dalam tangannya.


'TANG!!! '


'TING!!!'


Mereka saling jual beli serangan, pertarungan mereka sangat cepat dan kuat, bahkan hampir tidak dapat di lihat.


Beelzebub juga berkali-kali menyerang Tsuki terus dengan pedang besarnya, namun Tsuki terus menangkis serangan Beelzebub dengan pedang nya. Walaupun pedang Tsuki tidak sebesar milik Beelzebub, namun ia dapat menyerang dan menangkis setiap serangan dari Beelzebub.


"DASAR BOCAH SIALAN! "


Beelzebub mundur sedikit kebelakang, dan tiba - tiba datang banyak sekali tombak - tombak besar dari atas Tsuki. Tsuki yang melihatnya langsung segera menghindari nya dengan mudah.


Tsuki menarik nafasnya."Hampir saja aku terkena tombak besar itu!" Lalu Tsuki langsung mundur beberapa langkah.


"APA KAU TAKUT??"Ucap Beelzebub sambil meremehkan Tsuki yang mundur setelah ia serang.


"Takut? Tentu saja tidak bodoh." Ucap Tsuki sambil mengeluarkan lidahnya dan meledek Beelzebub." Aku hanya tidak ingin dekat dekat saja dengan makhluk bau seperti mu. "Lanjut nya sambil menutup hidungnya.


Beelzebub sangat kesal dengan tingkah laku Tsuki, yang terus - menerus meledaknya. " "JANGAN KIRA KAU BISA HIDUP SETELAH MELEDEK KU SEPERTI ITU. " Ucap Beelzebub sambil mengeluarkan satu pedang besar lagi dari dalam tangan kirinya.


Dia langsung memutar - mutar dua pedang nya dengan kecepatan tinggi. Putaran pedang Beelzebub membuat angin yang sangat kencang, namun Tsuki masih dengan santai nya menatap Beelzebub.


"ALIRAN DUA PEDANG, PERNAFASAN ANGIN TERAKHIR, TIDAK ADA YANG TIDAK BISA DI BELAH!!" Beelzebub langsung berlari ke arah Tsuki dengan sangat cepat, sambil melapisi kedua pedangnya dengan Ki miliknya.


Tsuki yang melihat Beelzebub ingin menyerangnya, dia pun juga langsung mengeluarkan sebuah perisai besi besar dari dalam tangannya. Dia langsung menaruh perisai itu tepat di depannya, dan berlindung di belakang perisai itu.


"KAU KIRA HANYA DENGAN PERISAI AJA CUKUP YA, BOCAH!"


'TRANG!!! '


Dengan mudahnya perisai besar itu dapat di belah oleh Beelzebub, bahkan serangan dari Beelzebub membuat gempa kecil di dalam alam bawah sadar Tsukim


"HAHAHA, KAN SUDAH KU BILANG PERISAI LEMAH INI TIDAK AKAN KUAT UNTUK MENAHAN SERANGAN KU! " Ucap Beelzebub dengan sombong sambil tertawa dengan keras. " OI BOCAH APA KAU SUDAH MATI! " Lanjutnya sambil melihat kedepannya.

__ADS_1


Namun tidak ada Tsuki di depan Beelzebub, dia pun menjadi bingung pergi ke mana Tsuki.


"PERGI KE MANA BOCAH ITU?! "


Beelzebub langsung melihat - lihat sekeliling nya sambil terus waspada, karena ia tidak ingin terkena serangan dari Tsuki nantinya. Ia tidak memberikan celah sedikit pun untuk Tsuki menyerang dari mana pun.


Sudah sepuluh menit lebih Tsuki menghilang, dan Beelzebub belum juga menemukannya, padahal ia sudah menggunakan Shu untuk merasakan aura dari Tsuki.


'ARGH!!!'


Tiba - tiba, ada yang menyerang Beelzebub di bagian belakangnya. Dia terkena pukulan yang sangat keras di punggung nya.


Beelzebub langsung tau, bahwa yang menyerang nya adalah Tsuki, dia pun lang mengayunkan pedangnya ke belakang nya


"KENA KAU!!" Teriak Beelzebub sambil mengayunkan pedangnya ke belakangnya.


namun ia tidak menemukan Tsuki di belakangnya. Beelzebub menjadi bingung dan terkejut, tetapi ia langsung memasang posisi bertahan miliknya, agar tidak terkena serangan Tsuki yang selanjutnya.


Di saat Beelzebub terus waspada, ia merasa udara di dekatnya semakin dingin, bahkan ujung tombak - tombak yang di pakai Beelzebub untuk menyerang Tsuki sudah mulai membeku.


"APA SAKING TAKUT NYA SEKARANG KAU BERSEMBUNYI?!! TUNJUKAN DIRIMU SHINIGAMI TSUKI!!!" Teriak Beelzebub yang sudah sangat marah, sambil memancing Tsuki untuk menunjukan dirinya.


Namun, Tsuki sama sekali tidak termakan oleh omongan dari Beelzebub, dan tempat Tsuki bersembunyi masih tidak ada yang tahu.


Ternyata selama ini Beelzebub terkurung di dalam kurungan ilusi yang di buat oleh Tsuki, dan orang yang ada di dalam kurungan ilusi ini dapat merasakan sakit, bahkan bisa terbunuh jika di serang terus - menerus oleh pengendali kurungan ilusi tersebut.


Dan pengendali Kurungan ilusi bisa melakukan apapun ke orang yang berada di dalam kurungan ilusi tersebut.


Kurungan ilusi Tsuki berbentuk bulat dan di dalamnya sangat mirip dengan alam bawah sadarnya. Itu lah sebabnya Beelzebub tidak tahu bahwa ia sudah terkurung dari tadi.


Namun kurungan ilusi yang di buat Tsuki tidak memiliki daya tahan yang kuat, jadi bisa saja jika Beelzebub menghancurkan kurungan ilusi itu.


"Jadi ini ya yang namanya Ki, pantas saja aku jadi bisa mengeluarkan benda - benda aneh dari dalam tangan ku yang mirip seperti Iblis sialan itu." Ucap Tsuki yang kagum melihat kekuatan Ki Milik Dewa Tsukoyomi. "Tapi, kenapa tubuhku semakin lama semakin lelah apa ini efek samping dari menggunakan ki terlalu lama ya? "Lanjutnya sambil menatapi tubuhnya yang sudah kelelahan, karena terlalu lama menggunakan Ki.


Ki yang Tsuki pakai bukanlah miliknya, namun itu adalah sisa Ki milik Dewa Tsukoyomi yang tertinggal di dalam tubuhnya.


"Uhuk... Uhuk... Uhuk. Sepertinya aku harus segera mengakhiri ini..." Ucap Tsuki yang sudah batuk darah, karena terkena efek samping dari menggunakan Ki terlalu lama. Di luar kurungan Tsuki sudah sangat lelah dan lemas.


Jika fisik dari orang yang menggunakan Ki belum terlalu kuat dan menggunakan nya terlalu lama, ia akan terkena efek sampingnya. Efek samping nya bisa bermacam - macam, salah satunya seperti batuk berdarah yang di alami Tsuki.

__ADS_1


Tsuki memaksakan tubuhnya untuk terus menggunakan Ki nya lebih lama lagi, demi mengalahkan Beelzebub yang sudah ada di dalam Kurungannya.


"Hmmm....Dia sama sekali tidak terpancing." Gumam Beelzebub sambil terus melihat sekitarnya." Baiklah mungkin aku akan bermain sedikit kasar." Ucap Beelzebub sambil mengangkat ke dua tangannya ke atas dan merapatkan kedua tangannya.


Tsuki melihat Beelzebub yang melakukan gerakan aneh, dia yang ada di luar kurungan langsung mendekatkan wajahnya untuk melihat lebih jelas lagi.


"Apa yang dia lakukan? " Ucap Tsuki yang kebingungan melihat Beelzebub.


"Aura apa ini?!! " Ucap Tsuki terkejut merasakan aura mencekam dari dalam kurungan ilusi tersebut. "Ti-tidak salah lagi ini aura dari Iblis berengsek itu! " Lanjut Tsuki sambil menunjuk Beelzebub yang ada di dalam kurungannya, ia sangat terkejut merasakan aura Ki yang sangat mencekam di dalam kurungan ilusinya.


'BRUSSHHH! '


'BRUSSHHH!'


Tiba - tiba, Beelzebub mengeluarkan api biru dari kedua tangannya, api biru itu benar - benar panas. Seketika hawa dingin yang ada di dalam kurungan Tsuki langsung menghilang, dan bertukar menjadi hawa panas yang sangat dahsyat.


"Iblis itu benar - benar ingin membakar semuanya! " Ucap Tsuki yang tambah terkejut dan panik melihat api biru milik Beelzebub.


"CEPAT KELUAR KAU BOCAH SIALAN! " Ucap Beelzebub dengan sangat keras, sambil terus mengeluarkan api biru dari kedua tangan nya..


"Tapi aku tidak akan membiarkan dia merusak Kurungan ini! " Ucap Tsuki sambil menyentuh kurungannya ilusi tersebut.


FREEZE! "


Seketika api biru yang ada di dalam kurungan Ilusi langsung menjadi beku, dan hawa di sana menjadi menjadi dingin kembali. Namun, serangan es yang mendadak dari Tsuki, tidak dapat mengenai Beelzebub, karena Beelzebub langsung menyemburkan api di sekelilingnya.


Beelzebub menghela nafasnya. "


SEPERTI YANG AKU DUGA KAU AKAN LANGSUNG MENYERANG KU." Ucap Beelzebub yang seperti sudah mengira Tsuki akan langsung menyerang nya. " Tapi ini aneh, mengapa aku tidak merasakan Aura Ki milik bocah itu." Gumam Beelzebub sambil terus menatap sekeliling dengan tajam.


"Uhuk...Uhuk...Uhuk...Tcih, dasar iblis berengsek!" Tsuki batuk berdarah yang sangat banyak, dia hampir mencapai batasan nya. "Sekarang apa yang dia ingin lakukan!" Ucap Tsuki sambil mengelap mulutnya yang terkena darah.


Beelzebub berjalan ke arah pojok kanan, sesampainya di sana ia langsung menyemburkan api biru nya, namun api biru itu langsung terpantul lagi ke arah Beelzebub lagi. Tetapi api biru itu langsung padam saat Beelzebub meniupnya.


"Hahaha, apa dia sudah menyerah?" Ucap Tsuki sambil menertawai Beelzebub di luar kurungan.


Tiba - tiba, Beelzebub langsung menatap tajam ke atas dan tersenyum lebar.


"Heh! Apa - apaan Iblis cabul ini?" Ucap Tsuki sambil menjauh dari luar kurungan, karena terkejut melihat Beelzebub tersenyum sendiri.

__ADS_1


"SHINGAMI TSUKI, AKU SUDAH MENEMUKAN MU! " Teriak Beelzebub dengan sangat kencang.


Tsuki pun terkejut mendengar teriakan Beelzebub, ia langsung mendekati lagi kurungan ilusi miliknya. Tiba - tiba tubuhnha bergetar dan matanya terus menatap tajam ke kurungan ilusinya, dan ternyata ia melihat Beelzebub yang sedang menatap dan tersenyum sambil terus menunjuk - nunjuk ke atas nya.


__ADS_2