Lahirnya Keturunan Dewa Bulan

Lahirnya Keturunan Dewa Bulan
Chapter 28 - Iblis Kesombongan Lucifer


__ADS_3

"HAHAHA, BAIKLAH LAWAN LAH MALAIKAT SAMPAH INI! " Jawab Rikuo yang tertawa mendengar jawaban penuh semangat dari mereka bertujuh


"HEI, JIKA KAU BISA MENGALAHKAN MEREKA BERTUJUH, KAU AKAN KEMBALI LAGI KE SURGA. " Ucap Rikuo yang berbisik di samping kuping Mikael sambil berjalan mundur ke arah Kursi besar nya, Rikuo pun duduk di kursinya sambil memandangi mereka semua.


Mikael yang mendengarnya pun langsung bersemangat, karena jika ia bisa kembali lagi ke surga, dia akan balas dendam ke semua Iblis yang ada di neraka.


Mikael pun langsung berusaha berdiri dengan perlahan, setelah dia sudah berdiri dengan benar, dia langsung menatap tajam ke arah mereka bertujuh sambil mengeluarkan sisa aura Ki miliknya untuk mengintimidasi mereka bertujuh.


"Hahaha, dengan aura ki milik ku ini, bocah - bocah ini akan segera pingsan. " Gumam Mikael yang meremehkan ke tujuh Iblis muda itu sambil tersenyum.


Namun kenyataan ketujuh Iblis muda itu tidak ada yang pingsan dan ketakutan, malahan mereka bertujuh hanya balik menatap Mikael dan mengeluarkan aura Ki mereka yang sangat menyeramkan.


"Ti-tidak mungkin?!! " Ucap Mikael yang sangat terkejut.


Mikael pun terkejut melihatnya, karena ini pertama kali nya ada seorang iblis muda yang tidak pingsan karena aura miliknya.Tapi, ia lebih terkejut lagi melihat aura mereka bertujuh yang sangat menyeramkan, dan seperti siap untuk membunuhnya kapan saja.


"Rikuo-sama, kapan kita akan memulai pertarungannya nya? Aku sudah sangat bosan!" Tanya Lucifer dengan sombong dan sudah tidak sabar untuk melawan Mikael.


"YAA, KAU BENAR JUGA, BAIKLAH KITA AKAN MULAI SAJA PERTA...


'BUAGRH!'


'ARRGH!'


Belum juga Rikuo menyelesaikan kata - kata nya, tiba - tiba tangan dari Mikael sudah terputus dari badan nya, dan tepat di depannya sudah ada Beelzebub yang sedang memegang tangan kanan Mikael sambil menatap dingin ke arah nya.


"Aku sama sekali tidak merasakan hawa keberadaan tadi. Bagaimana bisa bocah ini melakukan hal seperti itu? " Guman Mikael yang sudah terjatuh di lantai dan bingung karena tidak merasakan aura Beelzebub yang menyerang nya.


Semuanya pun terkejut melihat itu, bahkan mata mereka sampai melotot tajam menatap. Beelzebub.


Di sisi lain, Lucifer juga terkejut kesal melihat itu, karena ia ingin sekali membunuh Mikael dengan tangan nya sendiri.


"Woi! Beelzebub apa yang kau lakukan! " Teriak Lucifer sambil jalan ke arah Beelzebub dengan muka yang marah.


"Aku hanya mencabut tangan nya saja. " Ucap Beelzebub dengan santai sambil melihat ke arah tangan Mikael.


Di sana Mikael sudah sekarat dan tergeletak di lantai dengan darah yang keluar dari tangan kananya.

__ADS_1


"Sialan kau, Bocah berengsek! " Ucap Mikael dengan keras sambil memegangi tangan kanannya.


Mendengar itu membuat Beelzebub menjadi kesal terhadap Mikael, dia pun langsung menendang muka Mikael dan membuatnya terpental jauh ke belakang.


"DUGH!!! "


"ARGH!!! "


Namun, Lucifer semakin tidak suka melihat mangsanya di tendang oleh Beelzebub, dia pun langsung memukul Beelzebub tepat di muka nya.


"DUGH! "


Beelzebub sampai terpental terkena pukulan Lucifer yang sangat kuat. Beelzebub tidak dapat menghindari pukulan Lucifer, karena Lucifer memukulnya dengan cepat dan di saat Beelzebub sedang lengah.


Beelzebub terpental sampai terpentok dengan tembok , bahkan tembok yang keras itu sampai hancur.


"Huh, rasakan itu, Dasar pecundang. " Ucap Lucifer sambil menangkap sinis Beelzebub yang sudah tergeletak di tanah.


Lucifer pun langsung berjalan ke arah Mikael yang sudah sekarat di belakang nya, Mikael yang melihat Lucifer berjalan ke arah nya hanya bisa pasrah saja sambil terus memegangi tangannya yang sudah putus.


Sesampainya di tepat depan muka Mikael, Lucifer jongkok dan tersenyum ramah ke Mikael. Namun Mikael malah ketakutan melihat senyuman dari Lucifer, Lucifer pun langsung menutup kedua matanya, karena takut melihat tatapan dan senyuman Lucifer yang seram menurutnya.


Tiba - tiba, Mikael merasakan seperti ada yang menyentuh kepala nya, dia tahu yang menyentuh kepala nya adalah Lucifer. Namun, seketika ia merasakan luka di tubuhnya seperti sembuh dan energi Ki miliknya mulai terkumpul kembali.


"Ada apa ini? Kenapa aku merasa luka - luka di tubuhku seperti hilang?" Gumam Mikael yang bingung.


Setelah beberapa menit Mikael tidak merasakan ada yang menyentuhnya lagi, dia pun memberanikan diri untuk membuka kedua matanya.


"Boo! "


Mikael sangat terkejut melihat di depan mukanya ada Lucifer yang sedang jongkok sambil tersenyum senang, Mikael pun reflek menggerakkan tangannya dan menghajar pipi sebelah kanan Lucifer.


Pipi sebelah kanan Lucifer pun menjadi merah namun ia malah tersenyum sambil memegang pipi nya yang merah.


"Ehh?!" Mikael merasa jijik melihat Lucifer yang malah tersenyum senang."Tapii..." Ucap Mikael sambil melihat ke arah tangan kanan nya, Dia pun menjadi terkejut bingung melihat tangan kanannya sudah terpasang kembali ke badan nya, dan ia senang merasakan tubuhnya sudah sembuh kembali. Dia dengan senang langsung memegang tangan kanan dan mencium tangan kanan nya.


"Ahhh, tangan kanan ku telah kembali! " Ucap Mikael yang senang.

__ADS_1


"Yosh, sekarang kau sudah pulih kembali kan? Sekarang lawan lah aku. " Ucap Lucifer yang sudah berdiri sambil menyuruh Mikael untuk melawan nya, dan seketika tatapan Lucifer langsung berubah menjadi dingin dan mencekam.


Mikael langsung menengok ke arah Lucifer. "Yaa, baiklah akan aku lawan kalian semua. " Ucap Mikael dengan sombong dan mulai berusaha untuk berdiri.


Lucifer pun tersenyum senang melihat mangsanya sudah percaya diri lagi dan berani untuk melawannya. "Baiklah, tapi kau hanya perlu melawan ku saja, dan jika kau menang kau boleh kembali lagi ke surga. Bagaimana itu adalah aturan nya? " Ucap Mikael dengan santai sambil memberitahu aturan nya.


"Hahaha, baiklah. " Jawab Mikael sambil tersenyum senang dan tertawa.


Para Iblis muda pun marah mendengar ucapan Lucifer yang seenaknya saja, mereka semua pun lang protes dengan suara yang kencang.


"Hei! Kau kira kau ini siapa?"


"Apa - apaan kau ini, dasar berengsek! "


"Kau jangan bertindak seperti ketua di sini, Lucifer!"


Lucifer, kau jangan terlalu sombong atau kau akan menyesal nanti!


"Lucifer, kau jangan bertindak seenaknya saja di sini! "


Ucap mereka berlima yang protes kepada Lucifer, kecuali Beelzebub yang hanya melihat mereka semua saja dari pojokan, karena ia mengira itu hanya akan merepotkan saja. Beelzebub tidak pingsan karena serangan Lucifer, dia hanya sengaja saja diam tergeletak di lantai saja.


Namun, Lucifer hanya diam dan menghiraukan mereka berlima, dia hanya fokus saja kepada Mikael yang ada di depannya.


"Huaahh, Rikuo-sama, Apa anda memberikan Izin atas peraturan yang di buat oleh Lucifer? Tanya Tengu yang baru saja bangun dari tidurnya, dia tidur di atas sebuah bantal besar yang sangat empuk.


Tengu adalah Iblis kecil yang sangat malas dan kerjaannya hanya tidur, makan, tidur saja, dia selalu melakukan itu setiap hari. Walaupun begitu ia sangat pintar dan kuat, ia juga tidak memiliki emosi dan cuek.


"HMMM, INI SEPERTI NYA AKAN MENARIK JADI AKAN KU IZINKAN. " Jawab Rikuo yang tertarik dengan aturan dari Lucifer.


"Nahh, itu adalah jawaban dari, Rikuo sama, jadi jangan ada yang protes lagi ya, karena itu sangat mengganggu tidur ku. " Ucap Tengu yang kesal karena tidurnya terganggu tadi, dan dia pun langsung melanjutkan tidurnya lagi.


Kelima Iblis muda itu merasa kesal terhadap Lucifer, tetapi mereka tidak bisa melawan lagi karena Rikuo sudah memberikan izin, jadi mereka hanya bisa diam saja dan menontonnya.


"Hahaha, dengan ini kita berdua bisa bertarung tanpa ada yang mengganggu. " Ucap Lucifer yang senang sambil menatap bersiap untuk bertarung melawan Mikael.


"Huh, kau akan segera mati, bocah! " Teriak Mikael sambil bersiap untuk menyerang Lucifer juga.

__ADS_1


__ADS_2