
"Yosh! Karna Tsuki sudah sadar mari kita membuat pesta! " Teriak Asahi yang sangat bersemangat sambil mengelap air matanya.
Di tengah malam itu pun mereka semua langsung sibuk untuk menyiapkan pesta untuk merayakan kesadaran Tsuki.
******
Di sisi lain, Kapten Shinobi yang telah berhasil di bawa kabur oleh seorang misterius di bawa ke suatu goa yang besar. Orang misterius itu pun menggendong Kapten Shinobi masuk ke. dalam goa yang besar itu. Kapten Shinobi itu masih saja terdiam membeku, karena masih shock akibat pertempurannya dengan Tsuki tadi.
Kapten Shinobi itu semakin di bawa ke dalam goa, di dalam goa itu sangat gelap dan hanya terdengar suara tetesan air dan langkah kaki orang misterius itu.
Mereka pun tiba di depan pintu yang sangat besar dan tinggi, di pintu itu terdapat ada bercak-bercak darah yang lumayan banyak dan tepat di tengah pintu yang besar itu terdapat kepala patung naga yang besar.
Orang misterius itu pun menyentuh perlahan pintu besar itu, dan seketika mata dari patung naga itu bersinar terang mengeluarkan warna merah yang indah.
Pintu besar itu pun terbuka lebar, orang misterius langsung berjalan masuk ke dalam dan pintu besar itu pun tertutup rapat kembali.
Di dalam ruangan itu juga sangat gelap, ada banyak obor yang tertempel di dinding namun obor itu semua tidak ada yang menyala satu pun.
Orang misterius itu terus berjalan, sampai ia berhenti lagi di depan sebuah bangku yang sangat megah.
"Tuanku! Aku sudah menyelesaikan misi ku! " Ucap orang misterius itu sambil menaruh kapten Shinobi di lantai dan bersujud di depan bangku yang megah itu.
'BLURR! '
Tiba-tiba obor-obor yang tertempel di dinding satu persatu menyala oleh api, namun warna api yang menyalakan obor-obor itu berwarna hitam pekat.
Ruangan itu pun langsung menjadi terang dan ternyata sudah ada orang yang sedang duduk di bangku yang megah itu. Orang itu memakai jubah hitam dan aura Ki nya sangat menyeramkan.
Orang itu pun berdiri dan berjalan pelan menghampiri Kapten Shinobi yang tergeletak di bawah. Ia membukukan sedikit tubuhnya dan langsung mencekik kapten Shinobi dan mengangkat nya ke atas.
"Woi, cepatlah sadar berengsek!" Teriak orang itu sampai menampar kapten Shinobi itu dengan sangat kencang
Namun, Kapten Shinobi itu tetap tidak sadar juga. Dia pun menjadi semakin kesal, ia langsung mencekik Kapten Shinobi itu sambil memukul-mukuli tubuhnya.
"Kuro-sama, Tolong berhenti, jika tidak orang itu akan mati. " Teriak orang misterius itu sambil memohon.
__ADS_1
Ternyata orang yang memiliki aura sangat menyeramkan itu adalah Kuro. Kuro pun langsung menatap ke orang itu, ia pun langsung melepaskan cekikan nya ke Kapten Shinobi itu dan berjalan lagi duduk di kursi megah nya.
"Pelayan, cepat bawa Shinobi tidak berguna ini ke ruang eksekusi. " Ucap Kuro sambil menunjuk ke Kapten Shinobi.
Tiba-tiba, muncul orang yang berpakaian seperti pelayan, ia pun langsung menggendong Kapten Shinobi ke yang Kuro perintahkan.
"Hei, kau cepat jelaskan kepadaku apa yang terjadi? " Tanya Kuro sambil menatap ke orang yang membawa Kapten Shinobi.
"Baik, Tuan! " Jawab orang itu sambil bersujud ke hadapan Kuro.
Ia pun langsung menceritakan dengan sangat detail semuanya kejadian yang terjadi di pertempuran itu.
Setelah mendengar cerita dari bawahannya itu, Kuro pun terdiam sejenak sambil terus memikirkan ceritanya. Kuro terkejut karena di dalam cerita bawahannya, ia bilang melihat orang yang menggunakan kekuatan Iblis juga dan bisa menyerang sambil menghilang.
"Apa kau tidak salah lihat dengan orang yang mempunyai kekuatan iblis itu juga?" Tanya Kuro dengan suara yang kencang.
"Te-tentu saja aku tidak salah liat, Tuan. Dia memiliki kekuatan Iblis yang sama seperti mu dan ia juga memiliki mata yang mirip dengan mu. " Jawab orang itu sambil melihat ke arah Kuro.
"Tcih! Kenapa kau tidak menangkap orang itu, dasar bodoh! " Teriak Kuro yang kesal sambil menendang wajah bawahannya itu.
'BUGH!'
"Woi! Cepat bawah Shinobi tadi ke sini! " Teriak Kuro dengan sangat kencang.
Pelayan yang tadi di suruh Kuro pun langsung datang lagi sambil membawa lagi Kapten Shinobi ke Kuro, ia langsung meletakkan Kapten Shinobi tepat di bawah Kuro.
"Woi cepat kau bangun dasar berengsek! " Teriak Kuro sambil menginjak Shinobi itu. Kaki Kuro sudah di selimuti oleh aura Ki miliknya.
Kuro terus menginjak leher Shinobi itu, tapi tetap saja Shinobi itu tidak kunjung sadar. Kuro pun langsung saja mengalirkan aura Ki nya ke tubuh Kapten Shinobi itu.
Jika tubuh seseorang menyerap atau menerima aura Ki terlalu banyak, akan membuat tubuh orang yang menyerap Ki itu akan hancur tidak tersisa.
Tiba-tiba tubuh Kapten Shinobi langsung kejang-kejang setelah menerima aura Ki dari Kuro yang sangat banyak.
"Hahaha, akhirnya kau bergerak juga ya. " Ucap Kuro sambil tersenyum seram. "Cepatlah kau bangun dasar bersengsek! " Lanjutnya sambil berteriak.
__ADS_1
Seketika Kapten Shinobi itu pun langsung tersadar, dan ia dengan reflek langsung berdiri dan mengeluarkan kunai nya.
"Siapa kau?! " Teriak Kapten Shinobi yang belum sepenuhnya sadar. Penglihatannya masih samar-samar dan ia juga masih kebingungan.
"Siapa aku?! Dasar bodoh! " Teriak Kuro sambil memukul perut Kapten Shinobi itu dengan kencang.
'BUGH! '
"Argh! Sakit! " Kapten Shinobi merintih kesakitan, tapi ia juga sedikit mengenali suara itu.
"Suara ini seperti suara, Kuro-sama. " Gumam Kapten Shinobi sambil membungkuk menahan perutnya.
"Woi, kau cepat katakan padaku dimana lokasi anak buah mu yang sudah mati?!" Tanya kuro sambil memegang leher Kapten Shinobi.
"Ka-kami semua di serang di dalam pepohonan, tapi musuh yang menyerang kami sama sekali tidak terlihat. " Jawab Kapten Shinobi.
Setelah mendengar perkataan Kapten Shinobi itu, Kuro pun langsung melemparkan Kapten Shinobi dan langsung berjalan keluar pergi dari sana.
******
Hari sudah pagi dan persiapan pesat untuk Tsuki juga sudah selesai, mereka pun berencana untuk merayakan nya nanti siang saat jam makan siang.
"Tsuki, coba kau rasakan ayam ini. " Ucap Asahi sambil mengambil sumpit dan memberikannya ke Tsuki.
"Hoooh, ayam ini sepertinya sangat enak ya. " Ucap Tsuki yang sedang mencium aroma dari ayam itu.
"Hahaha, tentu saja, aroma ayam goreng ini aja sangat enak. Sudah cepat kau cicipi. " Balas Asahi sambil tertawa senang.
Tsuki pun langsung mengambil sumpit yang di berikan Asahi dan langsung mencicipi ayam goreng itu.
"Eeeemm.... "
"Bagaimana? Enak banget kan? " Tanya Asahi yang penasaran.
"ENAK! AYAM INI SANGAT ENAK! " Teriak Tsuki dengan sangat kencang.
__ADS_1
"Hahahahaha"
Orang-orang yang ada di sana pun langsung tertawa melihat Tsuki yang kegirangan setelah mencicipi ayan goreng tersebut.